Politisasi SARA dan Penyebaran Hoaks Makin Massif Jelang Pencoblosan Menkopolhukam Wiranto bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marekal Hadi Tjahjanto (MP/Kanugraha)

Merahputih.com - Menkopolhukam Wiranto menyebut ancaman pemilu 2019 bukan hanya terjadi di dunia nyata. Melainkan ancaman tersebut juga terjadi media sosial.

Menurut Wiranto, semakin mendekati hari pemilihan, ancaman melalui media sosial seperti hoaks dan ujaran kebencian makin meningkat.

"Berita-berita hoaks atau berita bohong yang disampaikan terutama melalui media sosial tentunya memiliki tujuan politis. Yaitu dipakai sebagai alat untuk menyingkirkan lawan politik," kata Wiranto saat apel gelar pasukan pengamanan pemilu di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (23/3).

Wiranto melanjutkan, ada pihak-pihak yang menggunakan isu-isu SARA, sebagai strategi bagi pihak-pihak tertentu yang tidak bertanggungjawab dalam memenangkan konstelasi Pemilu.

"Sehingga menyebabkan hilangnya rasionalitas dalam menentukan pilihan politiknya. Itu bentuk lain dari teror kcepada masyarakat karena mempengaruhi kondisi psikologis rakyat Indonesia. Kepada pelakunya harus diambil tindakan tegas," kata Wiranto.

Menko Polhukam Wiranto usai memimpin rapat koordinasi khusus tingkat menteri, di Kantornya, Kamis (14 /3) (Antaranews/Syaiful Hakim)

Ia berharap baik TNI atau Polri agar selalu bersinergi dengan seluruh komponen masyarakat supaya setiap permasalahan yang muncul di lapangan dapat dihadapi, dikoordinasikan dan dipecahkan bersama.

"Anggota juga harus mampu untuk mendewasakan masyarakat dalam berdemokrasi sehingga tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu dan berita bohong atau hoaks yang beredar dan menimbulkan keresahan," imbuh dia.

"Saya sangat meyakini bahwa unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta perangkat pemerintahan pada strata desa/kelurahan sangat menguasai situasi di wilayahnya. Dengan bekal inilah diharapkan saudara-saudara mampu menjaga stabillitas keamanan dalam penyelenggaraan Pemilu Scremak Tahun 2019," tutup Wiranto. (Knu)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH