Politikus PDIP Minta Jokowi Pecat Sri Mulyani Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati di Hotel Kempinski, Jakarta, Jumat (7/2/2020). ANTARA/AstridFaidlatulHabibah

MerahPutih.com - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Effendi Simbolon meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) memecat Menteri Keuangan Sri Mulyani. Menurut Effendi, Sri Mulyani tak mampu menyegarkan kondisi ekonomi Indonesia.

"Kita defisit hampir Rp400 triliun. Sementara itu menjadi salah satu faktor penyebab terhambatnya pertumbuhan karena laju likuiditas. Saya tidak tahu Pak Jokowi begitu senangnya lihat Bu Sri Mulyani, tetapi menurut saya perlu diganti," ujarnya di Ibis Hotel Tamarin, Jakarta Pusat, Sabtu (8/2).

Baca Juga:

Usai Sri Mulyani, Satu Lagi Wanita Indonesia Berkarier di Bank Dunia, Siapa Ya?

Mulanya, Effendi menyoroti beberapa menteri yang dianggap tidak bekerja maksimal selama 100 hari kepemimpinan Jokowi-Maruf Amin.

Menurut anggota Komisi I DPR ini, terdapat beberapa menteri di Kabinet Indonesia Kerja yang perlu dievaluasi dari jabatannya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat menjadi pembicara di Ignite The Nation di Istora Senayan, Minggu, (18/8/2019). (ANTARA News/Natisha Andarningtyas)
Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat menjadi pembicara di Ignite The Nation di Istora Senayan, Minggu (18/8/2019). (ANTARA News/Natisha Andarningtyas)

Effendi mengatakan, Jokowi memiliki banyak program bagus di bidang ekonomi. Namun, program tersebut tak didukung dengan menteri di bidang perekonomian.

Politisi asal Sumatera Utara ini kemudian meminta Jokowi mengevaluasi Sri Mulyani. Pasalnya, Sri Mulyani dianggap tidak memiliki nilai jual di mata pasar.

"Ya, kalau memang diperlukan kenapa tidak dicari Menteri Keuangan yang fresh. Jadi, yang treasury yang punya nilai jual di pasar," tegas dia.

Baca Juga:

Sri Mulyani: Optimisme 2020 Berbalik dalam Seminggu karena Virus Corona

Lebih lanjut Effendi menegaskan, penilaiannya terhadap Sri Mulyani bukan didasari ketidaksukaan personal, melainkan murni atas kinerja mantan Direktur Bank Dunia tersebut.

"Saya bukan enggak suka sama Bu Sri Mulyani tetapi buktinya sampai tahun keenam ini sekarang, enggak ada poin yang menjadi nilai jual kemudian mendongkrak programnya Pak Jokowi," pungkas Effendi. (Pon)

Baca Juga:

Sri Mulyani: Karya Ciputra Selalu Visioner, Tak Hanya Profit


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH