Politikus PDIP Bakal Temui Kapolda Metro Jaya, Tagih Pengusutan Kasus Rizieq Henry Yosodiningrat politisi PDI Perjuangan yang juga Ketua DPP Granat (Foto: Twitter @henry_yosodiningrat)

Merahputih.com - Politikus PDI Perjuangan, Henry Yosodiningrat mengaku akan menemui Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana. Hal untuk menindaklanjuti laporan dugaan pencemaran nama baik terhadapnya yang hingga kini tak jelas penanganannya.

"Iya betul (akan datang ke Polda Metro Jaya)," kata dia kepada wartawan, Rabu (11/11).

Baca Juga

Anies Temui Rizieq Shihab Subuh Besok

Hal ini dilakukan karena Imam Besar Front Pembela Islam, Rizieq Shihab telah kembali ke Tanah Air.

Laporan yang dia buat pada tahun 2017 lalu adalah melaporkan akun Facebook dan Instagram yang diduga mencemarkan nama baiknya.

Dimana untuk yang akun Instagram bernama 'Rizieq Shihab'. Maka dari itu, dirinya berharap permintaannya akan ditindaklanjuti.

"Fitnah itu ada foto saya dan ditulis bahwa saya Henry Yosodiningrat adalah politisi berhaluan komunis kemudian memusuhi umat Islam," katanya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Pimpinan FPI Muhammad Rizieq Shihab, Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain dalam pertemuan di kediaman Rizieq di Petamburan, Jakarta Pusat, Selasa (10/11). Foto: ANTARA/H

Sekedar informasi, Henry Yosodiningrat melaporkan dua akun media sosial kepada Polda Metro Jaya. Ia melaporkan akun Facebook dan Instagram atas dugaan pencemaran nama baik.

"Intinya, saya melaporkan satu yang bertanggung jawab terhadap akun Facebook satu channel dan satu lagi yang bertanggung jawab terhadap Instagram atas nama Habib Rizieq," kata Henry, usai membuat laporan di Polda Metro Jaya, Selasa 31 Januari 2017 silam.

Dalam dua akun itu terdapat fotonya, disertai kata-kata yang menyebutkan dia adalah politikus berhaluan Partai Komunis Indonesia (PKI). Dia juga dituduh memusuhi umat Islam, karena berhaluan komunis itu.

Henry menganggap, tuduhan itu adalah fitnah yang sangat keji. Dia tak berpikir dua kali untuk melaporkan fitnah itu kepada polisi demi kehormatannya. "... dan, agar tidak terjadi perpecahan, karena bisa terjadi terbelah kita ini," ujarnya.

Baca Juga

Rizieq Shihab Mau Pakai Monas, Begini Kata Wagub DKI

Ia pun meminta Kepolisian menelusuri siapa di balik dua akun itu. Ia tidak menuduh siapapun meski dalam akun Instagram itu menggunakan nama Rizieq Shihab, pemimpin Front Pembela Islam (FPI).

"Biarkan penyidik yang melakukan penyelidikan dan penyidikan," kata Anggota Komisi II DPR itu. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
  Pemda DIY Godok SOP Konsep New Normal Pariwisata
Indonesia
Pemda DIY Godok SOP Konsep New Normal Pariwisata

"Umpamanya pandemi ini tidak selesai-selesai ya tidak mungkin kita mau tutup terus. Maka perlu ada SOP new normal dimana pariwisata tetap bisa jalan, tapi tetap tidak mengacuhkan pandemi," kata Singgih

Vaksin Tahap Ketiga Tiba di Tanah Air, Satgas Minta Masyarakat Tak Kendor 3M
Indonesia
Vaksin Tahap Ketiga Tiba di Tanah Air, Satgas Minta Masyarakat Tak Kendor 3M

Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo meninjau proses bongkar muat 15 juta dosis vaksin Sinovac di Bandara Soetta.

PAN Apresiasi Jokowi Divaksin Pertama: Simbol Benar-benar Aman
Indonesia
PAN Apresiasi Jokowi Divaksin Pertama: Simbol Benar-benar Aman

Partai Amanat Nasional mengapresiasi langkah pemerintah yang akan melakukan vaksinasi perdana pada 13 Januari mendatang.

Pimpinan KPK Angkat Bicara Soal Isu Liar Kebakaran Gedung Kejagung
Indonesia
Pimpinan KPK Angkat Bicara Soal Isu Liar Kebakaran Gedung Kejagung

Terlebih, saat ini pihak kepolisian bekerjasama dengan para petugas Damkar tengah mencari pemicu terjadinya kebakaran

AHY Sebut Kader Pemilih Moeldoko Mayoritas Pecatan
Indonesia
AHY Sebut Kader Pemilih Moeldoko Mayoritas Pecatan

AHY juga menyebut para peserta KLB bukan pemilik suara yang sah.

COVID-19 AS Lewati Angka 11 Juta Kasus
Dunia
COVID-19 AS Lewati Angka 11 Juta Kasus

Jumlah kasus virus corona di Amerika Serikat melewati 11 juta pada hari Minggu (15/11).

Polisi Libatkan BSSN Oprek Laptop Predator Anak
Indonesia
Polisi Libatkan BSSN Oprek Laptop Predator Anak

Selama berada di Indonesia FAC kerap berpindah-pindah hotel. Setidaknya, ada tiga hotel di wilayah Jakarta Barat, yang diduga menjadi tempat FAC mencabuli ratusan anak-anak di bawah umur dengan modus fotomodel.

Jalani Tes Usap, Enam dari 159 Pedagang Pasar Pramuka Positif COVID-19
Indonesia
Jalani Tes Usap, Enam dari 159 Pedagang Pasar Pramuka Positif COVID-19

Atas temuan itu pengelola pasar memutuskan untuk menghentikan operasional pada 11-13 Juli 2020

Cuaca Buruk Hambat Evakuasi dan Penyaluran Bantuan Korban Banjir Bandang di NTT
Indonesia
Cuaca Buruk Hambat Evakuasi dan Penyaluran Bantuan Korban Banjir Bandang di NTT

“Untuk wilayah yang terisolasi, tadi sudah saya sampaikan bahwa faktor utama dalam menjangkau wilayah yang terisolasi ini adalah faktor cuaca,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo kepada wartawan, Kamis (8/4).

Pasien OTG di Wisma Atlet Bertambah 194 Orang
Indonesia
Pasien OTG di Wisma Atlet Bertambah 194 Orang

Jumlah pasien di kedua tower ini berkurang 54 orang