Politikus Demokrat: Risma Perlu Belajar Lagi di Kementerian Sosial Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. (MP/Budi Lentera)

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan reshuffle kabinet dengan memasukkan enam tenaga baru. Salah satunya Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang didapuk menjadi Menteri Sosial.

Risma diharapkan dapat mendongkrak kinerja Kabinet Indonesia Maju. Harapan itu tentu tidak berlebihan mengingat Risma dinilai banyak pihak berhasil memimpin Surabaya.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya Lucy Kurniasari mengingatkan, memberikan banyak harapan terhadap Risma juga tidak baik. Sebab, masalah sosial bukan kompetensi Risma.

Baca Juga:

Harta Risma Naik Rp5 Miliar dalam Waktu Setahun

"Karena itu, Risma masih perlu belajar lagi agar memahami dengan baik lingkup fungsi dan tugas Kementerian Sosial," kata Lucy dalam keterangannya, Selasa (22/12).

Untuk itu, kata anggota Komisi IX DPR ini, Risma harus rendah hati dengan mau belajar kembali baik di internal Kementerian Sosial (Kemensos) maupun ke eksternal.

"Dengan memahami lingkup fungsi dan tugas Kementerian Sosial, Risma diharapkan mampu memetakan persoalan sebagai dasar untuk pengambilan kebijakan," ujarnya.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. (Foto: MP/Budi Lentera)
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. (Foto: MP/Budi Lentera)

Lucy menyarankan agar Risma sukses memimpin Kemensos, kebiasaan pemarah Ketua DPP PDI Perjuangan itu harus diminimalkan. Hal ini dimaksudkan agar dinamika di Kemensos lebih hidup, tidak dalam kecemasan atau ketakutan.

"Sulit kiranya mengharapkan bawahan berkinerja baik kalau dalam suasana ketakutan," imbuhnya.

Baca Juga:

Ditunjuk Jadi Menteri Sosial, Risma: Saya Tetap Arek Suroboyo

Terlepas kelebihan dan kekurangan Risma, anak buah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini mendoakan agar Risma sukses memimpin Kemensos.

"Suka tidak suka, ia mewakili arek Surabaya. Kalau ia gagal, tentu arek Surabaya juga yang akan menanggung malu," tutup Ning Surabaya tahun 1986 ini. (Pon)

Baca Juga:

Sah! Risma Jadi Menteri Sosial, Sandiaga Uno Masuk Kabinet

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
APBD Kolaps, Pemkot Solo Tegaskan Hanya Sanggup Bayar Gaji ASN
Indonesia
APBD Kolaps, Pemkot Solo Tegaskan Hanya Sanggup Bayar Gaji ASN

"Ya kita semua pasti tahu, anggaran APBD difokuskan untuk penanganan COVID-19. Sejumlah pos anggaran dilakukan rasionalisasi," ujar Ahyani

Kendornya Pemeriksaan Jadi Alasan Pemprov DKI Hapus SIKM
Indonesia
Kendornya Pemeriksaan Jadi Alasan Pemprov DKI Hapus SIKM

Dishub DKI Jakarta pun telah mengkaji dan mengevaluasi penggunaan SIKM sebagai syarat bepergian ke maupun dari wilayah ibu kota.

Hari Ini Wilayah Jakarta Didominasi Berawan Hingga Hujan Ringan
Indonesia
Hari Ini Wilayah Jakarta Didominasi Berawan Hingga Hujan Ringan

Pada malam harinya, hujan ringan diperkirakan terjadi di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara hingga Kepulauan Seribu

Polisi Buru Pelaku Pembakaran Halte Transjakarta Sarinah yang Terekam CCTV
Indonesia
Polisi Buru Pelaku Pembakaran Halte Transjakarta Sarinah yang Terekam CCTV

"Penyidik masih terus bekerja," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus

Berikut Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini
Indonesia
Berikut Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini

BMKG memprakirakan sebagai wilayah DKI Jakarta berpotensi diguyur hujan disertai petir pada sore dan malam hari.

Jenazah Anggota FPI Belum Bisa Diambil Keluarga, Ini Dalih Polisi
Indonesia
Jenazah Anggota FPI Belum Bisa Diambil Keluarga, Ini Dalih Polisi

Jenazah enam anggota laskar pengawal pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab masih berada di Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur

Arah Pembangunan Kawasan Wisata Komodo Labuan Bajo
Indonesia
Arah Pembangunan Kawasan Wisata Komodo Labuan Bajo

Pada 2020 ini saja, pemerintah mengalokasikan anggaran pembangunan infrastruktur untuk pengembangan KSPN Labuan Bajo sebesar Rp 1,3 triliun atau lebih besar dari tahun 2019 sebesar Rp 83,2 miliar.

Lakukan Vandalisme 'Mati Konyol atau Melawan', 5 Remaja Diciduk Polisi
Indonesia
Lakukan Vandalisme 'Mati Konyol atau Melawan', 5 Remaja Diciduk Polisi

2 orang lainnya ditangkap di Bekasi dan di Tigaraksa

Jika Masih Tak Kooperatif, Hadi Pranoto Siap-Siap Dijemput Paksa
Indonesia
TNI Diminta Antisipasi Karakter Pertempuran Masa Depan
Indonesia