Politikus Demokrat: Pencabutan HET Minyak Goreng Sulit Untuk Dipahami Minyak Goreng. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Pemerintah memutuskan menyerahkan harga minyak goreng kemasan dengan harga keekonomian atau pasar. Pemerintah hanya akan memberikan subsidi pada minyak curah.

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Demokrat Herman Khaeron menyebut, kebijakan yang diputuskan dalam rapat terbatas itu sulit untuk dipahami. Pasalnya, saat ini rakyat sedang mengalami kesulitan dengan tingginya harga kebutuhan bahan pokok.

Baca Juga:

Kejati DKI Tindak 3 Perusahaan Lakukan Ekspor Minyak Goreng

"Kebijakan yang sulit dipahami, justru rakyat sedang susah dengan tingginya harga kebutuhan pokok, malah minyak goreng dilepas ke harga pasar untuk yang kemasan,” kata Herman kepada wartawan, Kamis (17/3).

Herman menyoroti, harga minyak goreng curah yang melambung menjadi Rp 14.000 setelah sebelumnya memiliki harga eceran tertinggi (HET) di angka Rp 11.500.

Menurut anak buah Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini, penyesuaian harga minyak goreng kemasan dengan harga keekonomian akan beresiko terjadinya pengemasan dari curah ke migor kemasan secara ilegal.

Operasi Pasar Minyak Goreng. (Foto: Antara)
Operasi Pasar Minyak Goreng. (Foto: Antara)

Sementara itu, Deputi Strategi dan Kebijakan Balitbang Partai Demokrat, Yan Harahap mendesak, Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera mengevaluasi Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lufti.

"Mungkin, menteri terkait perlu segera dievaluasi, bila perlu 'dipecat'," tegas Yan.

Ia memaparkan, imbas dari kelangkaan dan tingginya harga minyak goreng menimbulkan korban jiwa. Seorang ibu rumah tangga di Kalimantan Timur, Rita Riyani, meninggal usai mengantre minyak goreng dan seorang perempuan berinisial S (41) juga meninggal dunia akibat sesak napas saat mengantre minyak goreng pada Sabtu (12/3).

Pemerintah telah memutuskan harga minyak goreng kemasan akan disesuaikan dengan harga keekonomian. Dengan begitu, harga minyak goreng kemasan akan mengikuti harga di pasar kecuali minyak curah. Kebijakan ini diambil agar kelangkaan minyak di pasaran dapat diatasi. (Pon)

Baca Juga:

DPR Segera Bentuk Pansus Kelangkaan Minyak Goreng

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ketua KPK: Penangkapan Walkot Bekasi Jadi Bukti Praktik Korupsi Masih Ada
Indonesia
Ketua KPK: Penangkapan Walkot Bekasi Jadi Bukti Praktik Korupsi Masih Ada

Kepala daerah yang baru saja ditangkap menjadi bukti bahwa praktik korupsi masih ada.

PKS Belum Pasti Dukung Anies Baswedan di Pilpres 2024
Indonesia
PKS Belum Pasti Dukung Anies Baswedan di Pilpres 2024

Menurut Aboe, keputusan partai besutan Ahmad Syaikhu ini dalam mendukung salah satu tokoh pada Pemilu 2024, akan diputuskan oleh Majelis Syuro.

DPR RI Minta Kominfo Sosialisasikan Migrasi TV Analog ke Digital Secara Masif
Indonesia
DPR RI Minta Kominfo Sosialisasikan Migrasi TV Analog ke Digital Secara Masif

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari menyatakan pihak kominfo harus mensosialisasikan program tersebut secara masif.

Satgas Minta Warga Tak Takut Berlebihan Munculnya Varian Omicron XE
Indonesia
Satgas Minta Warga Tak Takut Berlebihan Munculnya Varian Omicron XE

Dunia kini digegerkan lagi dengan adanya varian baru COVID-19. Yakni varian Omicron XE.

Hindari Gelombang ke-3 COVID-19, Pelanggaran Pengendalian COVID-19 Harus Disanksi
Indonesia
Hindari Gelombang ke-3 COVID-19, Pelanggaran Pengendalian COVID-19 Harus Disanksi

Ketegasan para pemangku kepentingan dalam menerapkan sanksi atas pelanggaran kebijakan itu,harus dilakukan demi menegakkan aturan dan kelancaran proses pengendalian COVID-19.

Tanggapan Gerindra Terkait Aksi Arogan Anggota Fraksi PSI Saat Terjaring Gage
Indonesia
Tanggapan Gerindra Terkait Aksi Arogan Anggota Fraksi PSI Saat Terjaring Gage

Politisi Gerindra ini menganggap, peristiwa itu merupakan insiden kecil yang harus ditanggapi secara kepala dingin. Hal tersebut juga hanya proses komunikasi yang kurang baik.

Perusahaan Bir Sponsori Formula E Jakarta, Sahroni Beri Penjelasan
Indonesia
Perusahaan Bir Sponsori Formula E Jakarta, Sahroni Beri Penjelasan

Menanggapi hal itu, Ketua Komite Pelaksana atau Organizing Committee (OC) Formula E Ahmad Sahroni buka suara. Ia menjelaskan bahwa sponsor yang tengah beredar di masyarakat merupakan sponsor dari luar negeri. Sehingga, tidak ada urusannya bagi Indonesia.

Politikus Demokrat Andi Arief Penuhi Panggilan KPK
Indonesia
Politikus Demokrat Andi Arief Penuhi Panggilan KPK

Andi Arief telah memenuhi panggilan KPK. Menggunakan baju kotak-kotak lengan pendek dengan masker putih, anak buah Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu sedang menunggu panggilan penyidik ke ruang pemeriksaan.

Tersangka Kasus Kredit Fiktif Rp 11,6 Miliar Diserahkan ke Kejari Magelang
Indonesia
Tersangka Kasus Kredit Fiktif Rp 11,6 Miliar Diserahkan ke Kejari Magelang

Tersangka kasus korupsi kredit fiktif di Bank Bapas 69 Magelang berinisial SN (42) diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Magelang. Kasus ini merugikan negara sebesar Rp 11,6 miliar.

Pengembangan KEK Mandalika Tak Akan Berhenti di Pertamina Grand Prix of Indonesia
Indonesia
Pengembangan KEK Mandalika Tak Akan Berhenti di Pertamina Grand Prix of Indonesia

Hal ini sesuai dengan komitmen dan arahan Presiden Joko Widodo