Polisi Yakin Penyekatan Bakal Kurangi Pemudik Lalu lintas Jakarta. (Foto: TMC Polda Metro Jaya).

MerahPutih.com - Kepolisian bakal bertindak tegas dengan memutarbalikkan kendaraan yang masih nekat melakukan mudik Lebaran 2021. Upaya ini dilakukan sejalan dengan putusan pemerintah tentang larangan mudik guna menekan potensi penyebaran COVID-19.

"Sama seperti tahun lalu. Jadi nanti disekat-sekat dan yang melintas diperiksa untuk kemudian diputarbalikkan," ujar Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Rudy Antariksawan dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (7/4).

Baca Juga:

Pemkot Siapkan Solo Techno Park Sebagai Tempat Karantina Pemudik

Ia menegaskan, pemberlakuan sanksi putarbalik tidak berlaku bagi warga yang memiliki kepentingan mendesak dan tidak bisa diwakilkan, serta keperluan dinas (memiliki surat tugas).

"Kalau dia mungkin orang tuanya sakit keras atau mau melayat, itu ada surat keterangan dari lurah," kata Rudy.

Rudy belum mau merincikan lebih lanjut mengenai titik-titik persis lokasi penyekatan yang dipersiapkan nanti. Namun, lokasi penyekatan ini diyakini dapat menahan laju arus mudik Idul Fitri 2021karena berada di jalur yang dilewati pemudik.

Purbaleunyi. (Foto: Jasa Marga)
Purbaleunyi. (Fotp: Antara)

Pemerintah resmi melarang masyarakat mudik Lebaran 2021 agar menekan penularan COVID-19. Aturan ini berlaku mulai 6 Mei sampai 17 Mei 2021. Larangan ini berlaku bagi ASN, TNI dan Polri, karyawan BUMN, swasta, hingga masyarakat.

Kemenhub bersama Korlantas Polri sudah menggelar rapat koordinasi membahas larangan mudik. Nantinya Korlantas akan mendirikan 333 titik penyekatan tersebar di seluruh wilayah Indonesia. (Knu)

Baca Juga:

Polisi Bakal Lakukan Ini Jika Menemukan Pengendara yang Nekat Mudik

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gerindra: Kebijakan Nadiem Bikin Gaduh
Indonesia
Gerindra: Kebijakan Nadiem Bikin Gaduh

Menteri Nadiem dan para pejabat di lingkungan Kemendikbud harus dievaluasi

Meski Jadi Tersangka 'Red Notice' Djoko Tjandra, Jenderal Bintang Dua Ini Tak Ditahan
Indonesia
Alasan Djoko Tjandra Tak Pantas Dituntut Hanya 4 Tahun Penjara
Indonesia
Alasan Djoko Tjandra Tak Pantas Dituntut Hanya 4 Tahun Penjara

Model ini sebenarnya tidak layak bagi seorang Djoko S Tjandra

Dibunuh Pacar Sendiri, Seorang Wanita Tewas Mengenaskan di Apartemen Margonda Residence
Indonesia
Dibunuh Pacar Sendiri, Seorang Wanita Tewas Mengenaskan di Apartemen Margonda Residence

Astrid tewas di tangan seorang duda yang menjadi kekasihnya bernama Faiq Maulana (38).

36 Teroris Terlibat Penyerangan Bom Bunuh Diri di Katedral Makasar
Indonesia
Moeldoko: Selama Dikelola Keluarga Soeharto TMII Nggak Pernah Untung
Indonesia
Moeldoko: Selama Dikelola Keluarga Soeharto TMII Nggak Pernah Untung

Menurut dia, TMII selalu merugi sehingga Yayasan Harapan Kita menombok sekitar Rp40-50 miliar.

Indonesia Butuh Teknologi Tracking Buat Vaksinasi 180 Juta Warga
Indonesia
Indonesia Butuh Teknologi Tracking Buat Vaksinasi 180 Juta Warga

Anggaran yang disiapkan pemerintah untuk pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk tahun depan melalui APBN 2021 adalah sebanyak Rp29,6 triliun.

Sineas Kirim Surat Terbuka, Solusi Kemenperekraf Bakal Berikan Vaksin
Indonesia
Sineas Kirim Surat Terbuka, Solusi Kemenperekraf Bakal Berikan Vaksin

Melalui surat terbuka yang viral di media sodial, para insan film tanah air berharap dukungan dari pemerintah Indonesia, agar membuat mereka bisa terus bekerja membuat film.

Dishub DKI Tambah 2 Jalur Baru Road Bike, Ini Lokasinya
Indonesia
Dishub DKI Tambah 2 Jalur Baru Road Bike, Ini Lokasinya

Namun begitu, Syafrin mengatakan, jika kegiatan berolahraga road bike di Sudirman-Thamrin dibatasi selama 1,5 jam dimulai pukul 05.00 hingga 06.30 WIB.

Polda Metro Ringkus 2 Pelaku Pemalsuan Surat Hasil Tes COVID-19
Indonesia
Polda Metro Ringkus 2 Pelaku Pemalsuan Surat Hasil Tes COVID-19

Polda Metro Jaya meringkus dua orang pelaku pemalsuan dokumen hasil tes COVID-19 masing-masing berinisial MI dan NFA.