Polisi Wajib Serahkan Dua Jenazah Anak Buah Ali Kalora ke Keluarga Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono. (ANTARA/ Anita Permata Dewi)

Merahputih.com - Polisi menyatakan jenazah dua anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso pimpinan Ali Kalora yang tewas dalam baku tembak dengan Satgas Madago Raya TNI/Polri bakal diserahkan kepada keluarga.

"Kewajiban Polri setelah melakukan identifikasi menyerahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Sampai sekarang masih proses identifikasi," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono, Rabu (3/3).

Baca Juga:

Dugaan Salah Tembak, 12 Anggota Satgas Tinombala Ditarik ke Jakarta

Terkait pemakaman dua anggota kelompok MIT Poso pimpinan Ali Kalora tersebut, Rusdi mengatakan jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Rusdi juga memastikan pada saat pemakaman dapat pengamanan dari aparat di wilayah guna memastikan tidak ada kerumunan dan arak-arakan.

Tampang Ali Kalora yang baru. Foto: Net

Selain itu, Satgas Madago Raya TNI/Polri juga tengah memburu simpatisan-simpatisan yang memberikan logistik kepada kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso pimpinan Ali Kalora.

"Kita sedang dalami pihak-pihak yang memberi logistik kepada kelompok ini," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono, Rabu (3/3).

Kelompok MIT pimpinan Ali Kalora bersembunyi di pegunungan dan hutan-hutan usai kontak tembak. Tim TNI/Polri melakukan penyisiran dan pengejaran di sejumlah pegunungan di wilayah Kabupaten Poso.

Baca Juga:

Anak Buah Ali Santoso Masih Berkeliaran, Kepolisian Perpanjang Operasi Tinombala

Penyisiran dilakukan setelah Satgas terlibat Kontak tembak dengan kelompok MIT. Kontak tembak menewaskan seorang prajurit TNI Praka Dedi Irawan.

"Setelah TNI dan Polri banyak di sana, aktivitas mereka (kelompok MIT) semakin terjepit, mudah-mudahan bisa segera diselesaikan kelompok Ali Kalora ini," tandas dia. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Istri Edhy Prabowo Akui Diberi Uang 50 Ribu Dolar Sebelum Pelesiran ke Hawaii
Indonesia
Istri Edhy Prabowo Akui Diberi Uang 50 Ribu Dolar Sebelum Pelesiran ke Hawaii

Istri mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Iis Rosita Dewi mengakui diberi uang sebesar 50 ribu dolar Amerika Serikat (AS) beberapa hari sebelum berangkat ke Hawaii.

Disdik DKI Tetap Lanjutkan PTM Meski Kasus COVID-19 Tinggi
Indonesia
Disdik DKI Tetap Lanjutkan PTM Meski Kasus COVID-19 Tinggi

Humas Disdik DKI, Taga Radja menegaskan, proses uji coba TPM tahap I maupun kedua, belum ditemukan adanya siswa dan pengajar yang terjangkit COVID-19.

Kalangan Ahli Perdebatkan Penyebab Kematian Maradona
Dunia
Kalangan Ahli Perdebatkan Penyebab Kematian Maradona

Sebanyak 20 ahli memulai perdebatan tentang penyebab kematian ikon sepak bola Argentina Diego Maradona.

Novel Harap Jokowi Turun Tangan Sikapi Langkah Pimpinan KPK
Indonesia
Novel Harap Jokowi Turun Tangan Sikapi Langkah Pimpinan KPK

Novel Baswedan meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk turun tangan menyikapi pimpinan lembaga antirasuah dalam persoalan alih status pegawai.

Ketua DPD Minta Masyarakat Patuhi Aturan PPKM Darurat
Indonesia
Ketua DPD Minta Masyarakat Patuhi Aturan PPKM Darurat

PPKM juga masih mengizinkan restoran atau tempat makan untuk buka

DPR Dukung Pembukaan Sekolah Tatap Muka di 2021
Indonesia
DPR Dukung Pembukaan Sekolah Tatap Muka di 2021

"Jika orang tua siswa tidak mengizinkan, maka siswa tetap dibolehkan ikut belajar secara daring,” ujar Sofyan Tan.

Puluhan Warga Gagal Dapat Vaksin Dosis Kedua, Gibran Minta Maaf
Indonesia
Puluhan Warga Gagal Dapat Vaksin Dosis Kedua, Gibran Minta Maaf

Puluhan warga gagal mendapatkan vaksin dosis kedua saat mengikuti vaksinasi massal yang diadakan 074/Warastratama, Kamis (12/8).

5 Jurnalis di Surabaya Diintimidasi saat Demo, AJI Minta Polisi Belajar Lagi UU Pers
Indonesia
5 Jurnalis di Surabaya Diintimidasi saat Demo, AJI Minta Polisi Belajar Lagi UU Pers

"Kecaman tak mengubah apapun. Sebab itu, pada akhirnya kami ingin ucapkan, SELAMAT BELAJAR (LAGI)," tutup Faridl

Komjen Listyo Diminta Yakinkan Publik, Polisi Tak Hanya Hadir jika Terjadi Masalah
Indonesia
Komjen Listyo Diminta Yakinkan Publik, Polisi Tak Hanya Hadir jika Terjadi Masalah

Komjen Listyo Sigit Prabowo bakal menghadapi tantangan pertama menuju kursi Tribrata 1.

Kemenkes Jawab Isu Vaksin Sinovac Banyak yang Kedaluwarsa
Indonesia
Kemenkes Jawab Isu Vaksin Sinovac Banyak yang Kedaluwarsa

Vaksin tersebut memiliki tampilan fisik yang berbeda dengan vaksin Sinovac yang didatangkan langsung dari Tiongkok