Polisi Virtual Tegur 200 Akun Media Sosial karena Sebar Konten SARA Media Sosial (Foto: Thomas Ulrich/Pixabay).

MerahPutih.com - Polisi virtual Mabes Polri mengirimkan surat teguran kepada 200 akun media sosial sejak 23 Februari sampai 12 April 2021.

Peringatan dikirimkan kepada akun-akun yang mengunggah konten mengandung unsur suku, ras, agama, dan antargolongan (SARA) yang berpotensi melanggar Pasal 28 Ayat (2) UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Baca Juga

Polisi Virtual Ciduk Warga Slawi setelah Mengolok-olok Gibran

"Dari 329 konten yang diajukan peringatan virtual police, 200 lolos verifikasi," kata Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Slamet Uliandi dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (13/4).

Sementara itu, 38 konten saat ini sedang dalam proses verifikasi dan sisanya tidak lolos. Slamet menjelaskan, saat ini virtual police tengah memproses pengiriman peringatan ke 68 akun.

Kemudian, 45 akun sudah dapat peringatan pertama dan 46 akun dapat peringatan kedua. Sebanyak 27 akun akhirnya tidak dikirim karena konten sudah dihapus sebelum diberikan peringatan.

Ilustrasi media sosial. Foto: Net

Sementara itu peringatan ke 52 akun gagal terkirim karena meski target lolos verifikasi, tapi akun resmi Ditipidsiber diblokir oleh pengguna.

Menurut Slamet, konten yang mengandung unsur SARA itu paling banyak dilaporkan di Twitter dan Facebook. Kemudian, di Instagram, Youtube, dan Whatsapp.

Adapun kerja virtual police yaitu memantau aktivitas di media sosial dan akan melaporkan ke atasan jika menemukan unggahan konten yang berpotensi melanggar UU ITE.

Selanjutnya, unggahan konten yang diserahkan oleh petugas akan dimintakan pendapat ke para ahli, seperti ahli pidana, ahli bahasa, dan ahli ITE.

Jika ada potensi tindak pidana, unggahan konten itu akan diserahkan ke Direktur Tindak Pidana Siber atau pejabat yang ditunjuk.

Setelah pejabat setuju, virtual police akan mengirimkan peringatan kepada pemilik akun. (Knu)

Baca Juga

Polisi Virtual Hadir, Masyarakat Diminta Tak Perlu Takut Dibungkam

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Ancam Tangkap Pelaku Pengambil Paksa Jenazah PDP Virus Corona
Indonesia
Polisi Ancam Tangkap Pelaku Pengambil Paksa Jenazah PDP Virus Corona

Polisi masih menindaklanjuti apa yang telah terjadi di beberapa titik daerah Makassar.

Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus John Kei di Lima Lokasi
Indonesia
Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus John Kei di Lima Lokasi

"Hari ini (rencananya kami) akan menggelar rekonstruksi kasus John Kei," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus

Bamsoet Minta 'New Normal' Tak Bikin Kegaduhan
Indonesia
Bamsoet Minta 'New Normal' Tak Bikin Kegaduhan

Protokol kesehatan new normal telah dipersiapkan Kementerian Kesehatan dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Krisis Demokrasi Melanda Universitas Nasional
Indonesia
Krisis Demokrasi Melanda Universitas Nasional

Pihak kampus diduga melakukan tindakan represif terhadap para mahasiswa.

Gunung Merapi Siaga, Ganjar: Daerah Klaten Diperkirakan Paling Terdampak
Indonesia
Gunung Merapi Siaga, Ganjar: Daerah Klaten Diperkirakan Paling Terdampak

Peningkatan status itu berdasarkan evaluasi data pemantauan aktivitas vulkanik dapat berlanjut ke erupsi.

Syahrul Yasin Limpo Jabat Plt Menteri Kelautan dan Perikanan
Indonesia
Syahrul Yasin Limpo Jabat Plt Menteri Kelautan dan Perikanan

Syahrul Yasin Limpo ditunjuk untuk menjabat sementara sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan ad interim menggantikan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Pedagang Positif COVID-19, Ikappi Minta Protokol Kesehatan di Pasar Diperketat
Indonesia
Pedagang Positif COVID-19, Ikappi Minta Protokol Kesehatan di Pasar Diperketat

Jika penerapan protokol kesehatan di pasar berjalan baik maka aktivitas jual beli akan tetap menjadi pilihan masyarakat

PDIP Sebut Anies Belum Punya Program Atasi Angka Kemiskinan
Indonesia
PDIP Sebut Anies Belum Punya Program Atasi Angka Kemiskinan

Anies Baswedan yang hingga kini belum membuat program terobosan dalam mengatasi kemiskinan yang kini angkanya bertambah akibat COVID-19.

Sreg Pilkada 2024, PDIP Sebut Bukan Upaya Jegal Anies
Indonesia
Sreg Pilkada 2024, PDIP Sebut Bukan Upaya Jegal Anies

DPD PDIP DKI Jakarta lebih sreg pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah DKI digelar serentak dengan pileg dan pilpres pada tahun 2024.

6 Ribu Orang Diduga Jadi Pemasok Dana Jaringan Teror JI
Indonesia
6 Ribu Orang Diduga Jadi Pemasok Dana Jaringan Teror JI

Sejauh ini perekrutan generasi muda JI sudah ada sejak 2011. Sebanyak tujuh angkatan terbentuk dengan total 96 orang peserta pelatihan.