Polisi Ungkap Status Hukum Rachel Vennya Selebgram Rachel Vennya (tengah) tiba untuk menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (21/10). ANTARA FOTO/Reno Esnir

MerahPutih.com - Kasus kabur karantina yang dilakukan selebgram Rachel Vennya naik ke tingkat penyidikan. Rencananya, penyidik juga akan kembali memeriksa Rachel pekan depan.

"Iya diperiksa (pekan depan)," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (28/10).

Baca Juga

Kasus Kaburnya Rachel Vennya Naik Penyidikan

Tubagus menjelaskan, Rachel akan diperiksa kapasitasnya sebagai saksi dalam pemeriksaan ulang. Usai penyidik menemukan adanya unsur pidana dalam kasus dugaan kabur karantina tersebut.

"Masih saksi dulu ya," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Rachel bersama pacarnya Salim Nauderer dan manajernya Maulida Khairunnisa dikabarkan kabur saat menjalani karantina di RSDC Wisma Atlet usai berlibur dari Amerika Serikat.

Selebgram Rachel Vennya penuhi panggilan Polda Metro Jaya untuk dimintai klarifikasi terkait tindakannya kabur dari isolasi di RSDC Wisma Atlet Pademangan. ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat
Selebgram Rachel Vennya penuhi panggilan Polda Metro Jaya untuk dimintai klarifikasi terkait tindakannya kabur dari isolasi di RSDC Wisma Atlet Pademangan. ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

Kaburnya ketiga orang tersebut diduga karena dibantu dua oknum TNI berinisial FS dan IG.

Rachel sendiri telah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada Kamis (21/10) lalu selama 9 jam terkait dengan perkara ini dan dicecar 35 butir pertanyaan.

Usai diperiksa, Rachel juga sempat mengungkapkan permohonan maaf kepada publik atas tindakan kaburnya dan berjanji untuk menyelesaikan perkara sesuai dengan prosedur yang berlaku.

"Kami akan menjalani proses hukum yang berlaku, terima kasih mohon doanya," kata Rachel di Polda Metro Jaya. (Knu)

Baca Juga

Selebgram Rachel Vennya Dicecar Belasan Pertanyaan Soal Pelat Nopol

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
ICW Ungkit 900 Hari Harun Masiku Belum Tertangkap
Indonesia
ICW Ungkit 900 Hari Harun Masiku Belum Tertangkap

Indonesian Corruption Watch (ICW) menyoroti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang belum berhasil menangkap mantan calon legislatif (caleg) PDIP itu setelah hilang selama 900 hari. ICW menilai saat ini lembaga antirasuah tak lebih dari sekedar retorik dan penuh kontroversi.

Kapolri Yakinkan Stok BBM Jenis Solar Terpenuhi
Indonesia
Kapolri Yakinkan Stok BBM Jenis Solar Terpenuhi

"Jadi dari pengecekan tadi secara umum, kebutuhan bahan bakar minyak kita khususnya solar, semuanya dalam batas ketahanan yang terpenuhi," kata Sigit

7 Kota di Jatim Alami Hari Tanpa Bayangan
Indonesia
7 Kota di Jatim Alami Hari Tanpa Bayangan

Fenomena alam tersebut dialami Pacitan, Trenggalek, Blitar, Kepanjen Malang, Lumajang, Jember, dan Banyuwangi. Fenomena ini tak terjadi setiap saat. Fenomena tersebut mengartikan bahwa sumbu rotasi Bumi miring 66,6° terhadap ekliptika.

[HOAKS atau FAKTA] Indomaret Bagikan Uang Rp 13 Juta dalam Rangka HUT RI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Indomaret Bagikan Uang Rp 13 Juta dalam Rangka HUT RI

Indomaret akan meberikan uang tunai sebesar Rp 13 juta rupiah dengan cara mengetik “MERDEKA BERSAMA INDOMARET” sebelum tanggal 30 Agustus 2022.

Tiba di KPK, Bupati Langkat Bungkam
Indonesia
Tiba di KPK, Bupati Langkat Bungkam

KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum sejumlah pihak yang ditangkap tersebut.

Denmark Diguncang Teror
Dunia
Denmark Diguncang Teror

Ancaman teroris terhadap Denmark saat ini dinilai serius. Negara ini, terakhir mengalami serangan militan pada 2015.

DPR Minta Pemerintah Evaluasi Aturan JHT Cair di Usia 56 Tahun
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Aturan JHT Cair di Usia 56 Tahun

Anggota Komisi IX DPR Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Anas Thahir meminta pemerintah mengevaluasi regulasi tersebut.

LaNyalla Ingatkan Polemik Tukar Guling Aset Negara Ketika Ibu Kota Pindah
Indonesia
LaNyalla Ingatkan Polemik Tukar Guling Aset Negara Ketika Ibu Kota Pindah

DPD sempat dilibatkan dalam pembahasan UU IKN, namun beberapa catatan dari mereka tidak diakomodasi.

Harapan Ketua DPD Banyak Bermunculan LPH di Indonesia
Indonesia
Harapan Ketua DPD Banyak Bermunculan LPH di Indonesia

Kalau biayanya mahal justru akan semakin memberatkan pelaku usaha kecil dan mikro

[HOAKS atau FAKTA]: Bill Gates akan Tarik Semua Peredaran Vaksin COVID-19
Indonesia