Polisi Ungkap Rekaman CCTV Detik-Detik Siswa F Lakukan Aksi Ledakan di SMAN 72 Jakarta

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 12 November 2025
Polisi Ungkap Rekaman CCTV Detik-Detik Siswa F Lakukan Aksi Ledakan di SMAN 72 Jakarta

Lokasi ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading. Foto: Dok. Istimewa

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polisi mengungkap isi rekaman CCTV yang merekam gerak-gerik F, siswa pelaku ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11).

Kronologi tersebut dijelaskan oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya Kombes Roberto Gomgom Pasaribu.

Menurut Roberto, F tiba di sekolah pada pukul 06.28 WIB. Dalam rekaman CCTV, siswa tersebut terlihat mengenakan seragam sekolah, membawa tas punggung berwarna merah, dan menenteng tas biru di tangan kirinya.

“Dia memasuki gerbang sekolah SMAN 72 Jakarta dengan menggendong tas merah, menenteng tas biru, memakai sepatu hitam, dan berjalan ke arah kiri kamera,” ujar Roberto dalam keterangannya, Rabu (12/11).

Baca juga:

Polisi Ungkap Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Bawa 7 Bom Aktif, Ditaruh di Masjid hingga Taman Baca

Masih di waktu pagi, F terlihat berjalan menuju koridor ruang kepala sekolah dan berpapasan dengan seorang perempuan yang diduga guru di sekolah tersebut.

Kemudian, sekitar pukul 11.43 WIB, menjelang waktu salat Jumat, pelaku kembali terpantau menuju arah masjid sekolah sambil membawa tas merah.

“Pada pukul 11.43 real-time, pelaku terlihat menuju arah masjid tanpa alas kaki dan mengenakan celana luar. Ia membawa tas punggung warna merah,” jelas Roberto.

Beberapa menit kemudian, pada pukul 11.44 WIB, F terlihat memasuki pintu depan masjid dan sempat memantau situasi di dalam dan luar masjid.

Namun, rekaman CCTV tidak lagi menampilkan aktivitasnya di dalam ruangan tersebut.

Baca juga:

Motif Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Terungkap, Polisi Sebut tak Ada Kaitan dengan Terorisme

Ketika waktu menunjukkan 12.05 WIB, pelaku terekam sudah melepas seragam sekolahnya, mengenakan celana hitam dan kaus putih, sambil menenteng senjata mainan menuju masjid.

“Siswa tersebut tampak mengarahkan senjata mainan ke arah masjid. Tak lama kemudian, muncul cahaya merah dari dalam masjid, disertai suara ledakan dan asap putih,” ungkap Roberto.

Ledakan itu menimbulkan asap tebal dan kepanikan di lingkungan sekolah. Peristiwa tersebut menyebabkan belasan korban luka bakar dan luka akibat serpihan.

Baca juga:

KPAI Dorong Sekolah Perkuat Sistem Deteksi Dini Usai Ledakan di SMAN 72 Jakarta

Sementara itu, Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri AKBP Mayndra Eka Wardhana mengungkapkan bahwa F diduga menyimpan dendam pribadi terhadap perlakuan orang-orang di sekitarnya.

“Pelaku merasa sendiri dan menaruh dendam terhadap perlakuan yang diterimanya. Dendam itu sudah disimpan sejak awal 2025,” kata Mayndra.

Menurutnya, pelaku juga sempat mencari tahu cara-cara kematian serta mengonsumsi konten kekerasan di media sosial. Ia bahkan bergabung dalam komunitas daring yang mengapresiasi tindakan kekerasan.

“Pelaku melakukan kekerasan dan mengunggahnya ke komunitas itu. Di sana, hal-hal seperti itu dianggap heroik. Ini sangat memprihatinkan,” ujar Mayndra.

Lebih jauh, pelaku disebut terinspirasi aksi penembakan massal di luar negeri. Bahkan, ia menuliskan nama-nama pelaku penembakan terkenal di luar negeri pada senjata mainan yang dibawanya saat beraksi. (Knu)

#Ledakan Di SMAN 72 Jakarta #Densus 88 #Polisi #SMA Negeri 72 Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
14 Hari Operasi Patuh Jaya, Polisi Utamakan Edukasi dan Imbauan
Pendekatan edukasi lebih diutamakan dalam operasi tahun ini agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
14 Hari Operasi Patuh Jaya, Polisi Utamakan Edukasi dan  Imbauan
Indonesia
Ada Keluhan soal Polisi atau Penegakan Hukum? Ini Kanal Aduan Kapolda Metro Jaya
Polda Metro Jaya menerima 197 aduan masyarakat pada 11–25 Oktober 2026. Sebanyak 36 laporan selesai. Simak nomor WhatsApp Aduan Kapolda.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Ada Keluhan soal Polisi atau Penegakan Hukum? Ini Kanal Aduan Kapolda Metro Jaya
Indonesia
7 Tahun Koma Dikeroyok Bubarkan Bentrok Antarpesilat, Eks Kasatreskrim Polres Wonogiri Meninggal
Aditia berpulang setelah menjalani perawatan intensif panjang setelah insiden pengeroyokan brutal yang dialaminya pada Rabu, 8 Mei 2019 malam.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
7 Tahun Koma Dikeroyok Bubarkan Bentrok Antarpesilat, Eks Kasatreskrim Polres Wonogiri Meninggal
Indonesia
Bobotoh 16 Tahun Tewas Usai Garudakyaksa vs Persib, Polres Bogor Cari Info TKP
Polres Bogor usut kematian Bobotoh ARK (16) di KM 50 Cimandala usai laga Garudayaksa vs Persib. Kapolres periksa saksi. Simak selengkapnya!
Wisnu Cipto - Senin, 26 Oktober 2026
Bobotoh 16 Tahun Tewas Usai Garudakyaksa vs Persib, Polres Bogor Cari Info TKP
Indonesia
Seorang Dokter di Bandung Cabuli Anak Kandung
Saat ini, korban telah ditempatkan di rumah aman dengan pendampingan tim perlindungan anak UPTD PPA Provinsi Jawa Barat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Seorang Dokter di Bandung Cabuli Anak Kandung
Indonesia
Propam Polri Turun Tangan Tangani Polisi Tembak Polisi
Tim penyidik telah selesai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta menyita sejumlah barang bukti.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Propam Polri Turun Tangan Tangani Polisi Tembak Polisi
Indonesia
Truk Dalmas Dibakar, Polrestabes Bandung Buru Pelaku
Kendaraan polisi tersebut tengah melaju sebelum tiba-tiba diserang sekelompok orang di lokasi kejadian. Para pelaku diduga melempari kendaraan dengan batu, kembang api, petasan, hingga bom molotov.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Truk Dalmas Dibakar, Polrestabes Bandung Buru Pelaku
Indonesia
Polisi Tembak Polisi, Menko Polkam Dudung Perintahkan Evaluasi Sistem Rekrutmen
Setiap anggota Polri yang dibekali senjata harus memiliki sikap dan mental yang lebih stabil. Dengan mental dan pengendalian emosi yang baik,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Polisi Tembak Polisi, Menko Polkam Dudung Perintahkan Evaluasi Sistem Rekrutmen
Indonesia
Jaga Hutan Sesuai Perintah Presiden, Kabaharkam Siapkan Polisi Khusus Kehutanan
Kepolisian telah menyelesaikan pendidikan dan pelatihan Polisi Khusus Kehutanan bagi 586 personel
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Jaga Hutan Sesuai Perintah Presiden, Kabaharkam Siapkan Polisi Khusus Kehutanan
Indonesia
Mutasi Gelombang Tiga, Kapolri Sasar Bintang Satu dan Kombes
Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan, rotasi tersebut merupakan bagian dari pembinaan karier sekaligus penyesuaian kebutuhan organisasi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Mutasi Gelombang Tiga, Kapolri Sasar Bintang Satu dan Kombes
Bagikan