Polisi Ungkap 2 Kasus Penipuan dengan Modus 'Pemain Burung' Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Burhanuddin (seragam hitam). Foto: MP.Kanu

MerahPutih.com - Polres Metro Jakarta Pusat berhasil mengungkap dua kasus penipuan dan pencurian sepeda motor dengan modus menuduh korban memukuli saudaranya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakpus, AKBP Burhanuddin mengatakan, para pelaku biasanya beraksi dengan dua sepeda motor. Mereka lalu memepet pengendara sepeda motor di tengah jalan. Kemudian, salah satu pelaku akan meminta korban berhenti sembari menyampaikan tuduhan.

Baca Juga

Kampanye Jakarta Bermasker, Polisi Gunakan Video Parodi Soal Bahaya COVID-19

"Kamu yang menganiaya atau pukuli keluarga saya!" demikian kata pelaku kepada korbannya, seperti disampaikan Burhanuddin di Mapolres Jakpus, Jumat (5/1).

Korban yang merasa tak bersalah, lanjut Burhanuddin, lalu berhenti. "Kalau kamu menuduh saya, ayo kita buktikan saja," demikian jawab korban.

Salah satu pelaku lantas mengajak korban pergi menemui keluarga atau adiknya yang disebut dipukuli itu. Pelaku lalu meminta korban meninggalkan sepeda motornya kepada pelaku lainnya.

Pelaku utama dan korban pun pergi menggunakan satu sepeda motor ke suatu tempat yang tak jauh dari lokasi pertama. Sesampainya di sana, pelaku utama menyuruh korban untuk menunggu.

"Kamu tunggu di sini. Kalau kamu masuk ke dalam (rumah), kamu akan dipukuli atau diserang keluarga saya," kata pelaku utama kepada korban.

Akhirnya korban ditinggal di sana. Lalu pelaku kabur. Sedangkan sepeda motor korban di tempat kejadian perkara (TKP) pertama juga sudah hilang.

Burhanuddin mengatakan, para tersangka menamai modus seperti ini dengan "Pemain Burung". Kasus dengan modus seperti ini juga mulai marak terjadi di sejumlah daerah.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Burhanuddin (seragam hitam). Foto: MP.Kanu

Kasus pertama berlangsung di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya depan Hotel Sahid, Menteng, pada Rabu (26/11). Korbannya seorang mahasiswa berinisial JRP yang ketika itu sedang berkendara dengan rekannya berinisial AM. Sedangkan pelakunya ada enam orang.

Kasus pertama ini, ujar Burhanuddin, berhasil diungkap pada Rabu, 2 Desember 2020. Empat pelaku berhasil ditangkap, yakni PS (28 tahun), MRZ (24), A (24), I (14). Dua pelaku lainnya masih buron yakni DG (24) dan S (23).

Adapun kasus kedua, kata Burhanuddin, berlangsung di Jalan Percetakan Negara, Johar Baru, pada Senin (25/1). Korbannya adalah AF. Sedangkan pelakunya lima orang.

Kasus kedua ini, kata Burhanuddin, berhasil diungkap pada 31 Januari 2021. Dua pelaku berhasil ditangkap yakni HP (34) dan I (36). Tiga lagi buron, yakni FP (33), S (23), K (36).

Atas perbuatannya, baik pelaku kasus pertama maupun kasus kedua dijerat Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan atau 480 KUHP. Ancaman maksimalnya empat tahun penjara. (Knu)

Baca Juga

Cara Unik Polisi Bagi-bagi Masker dan Vitamin C di Jakarta Pusat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kudeta Demokrat, Moeldoko dan AHY Lagi Tunjukan Politik Petak Umpet
Indonesia
Kudeta Demokrat, Moeldoko dan AHY Lagi Tunjukan Politik Petak Umpet

Tudingan adanya dugaan keterlibatan elite Pemerintah pun cukup mengusik pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Update Corona DKI Rabu (3/6): 7.539 Positif, 2.530 Orang Sembuh
Indonesia
Update Corona DKI Rabu (3/6): 7.539 Positif, 2.530 Orang Sembuh

1.699 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit

Budi Karya Tiba-tiba Perlonggar Aturan Transportasi, Polri Belum Bersikap
Indonesia
Budi Karya Tiba-tiba Perlonggar Aturan Transportasi, Polri Belum Bersikap

Polisi mengaku belum bisa berkata lebih banyak sebelum ada keputusan yang pasti lebih lanjut terkait hal yang baru dikatakan Menteri Budi Karya Sumadi.

Dikaitkan dengan Majalah Playboy, Begini Pembelaan Dirut Baru TVRI
Indonesia
Dikaitkan dengan Majalah Playboy, Begini Pembelaan Dirut Baru TVRI

Dia mengatakan, majalah Playboy Indonesia sangat berbeda dengan versi di luar negeri.

Kemendagri, Kemendikbud dan Pemprov DKI Capai Titik Temu soal PPDB
Indonesia
Kemendagri, Kemendikbud dan Pemprov DKI Capai Titik Temu soal PPDB

Oleh karenanya pemerintah wajib menjamin keberlangsungannya.

KPU Ungkap 37 Calon Kepala Daerah Positif COVID-19
Indonesia
KPU Ungkap 37 Calon Kepala Daerah Positif COVID-19

Pilkada kali ini digelar dalam kondisi pandemi COVID-19. Sehingga semua pihak yang terlibat diminta menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Kondisi Dunia Usaha Berangsur Membaik
Indonesia
Kondisi Dunia Usaha Berangsur Membaik

Selain itu sektor perdagangan, hotel dan restoran, sektor industri pengolahan, dan sektor konstruksi terindikasi membaik.

Pelajar Ikut Demo, BPIP Duga karena Sistem Pendidikan tak Berjalan Baik
Indonesia
Pelajar Ikut Demo, BPIP Duga karena Sistem Pendidikan tak Berjalan Baik

Sistem pendidikan yang memerdekakan siswa menurut Benny adalah mampu menjadikan mereka menjadi diri sendiri dengan bergantung pada potensi yang dimiliki.

CFD di 30 Titik, Pemprov DKI Sebut tak Ada Kerumunan
Indonesia
CFD di 30 Titik, Pemprov DKI Sebut tak Ada Kerumunan

"Pesepeda memang banyak dan mereka terus bergerak dan tidak menimbulkan kerumunan," ujar Syafrin

Jika Besok Mangkir Lagi, Anita Kolopaking Bisa Dijemput Paksa Bareskim
Indonesia
Jika Besok Mangkir Lagi, Anita Kolopaking Bisa Dijemput Paksa Bareskim

Anita Kolopaking telah dijadikan tersangka dengan jeratan Pasal 263 ayat (2) KUHP terkait penggunaan surat palsu