Polisi Ultimatum Restoran Hingga Tempat Hiburan Jangan Bikin Kerumunan Ilustrasi - Penyegelan. (Antara)

Merahputih.com - Polda Metro Jaya mengultimatum restoran, tempat hiburan dan sejenisnya untuk mengikuti aturan dalam masa PPKM Level 3 di DKI Jakarta. Jika tetap melanggar, hukuman tegas akan diberikan ke pelanggar.

“Jangan coba ada yang bermain-main lagi dengan membuat satu kerumunan baik itu di cafe-cafe di tempat-tempat hiburan ketentuannya sudah jelas PPKM level 3. Kami tidak segan-segan menindak dengan tegas,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Selasa (7/9).

Baca Juga

Polda Metro Beberkan Dugaan Pelanggaran Hukum Holywings

Yusri menyebut bukan hanya kafe Holywings yang ketahuan melanggar PPKM Level 3. Pihaknya mengungkapkan banyak kafe yang kucing-kucingan beroperasi melewati pukul 21.00 WIB.

Penutupan sementara Holywings Kemang, Jakarta Selatan, Senin (6/9). Foto: Twitter/Naufal Firman Yursak

Selama razia, polisi kerap menemukan beberapa kafe yang masih buka melewati batas jam operasional. Hari-hari yang rawan kata Yusri, ialah malam Sabtu dan malam Minggu serta malam Senin.

Sebelumnya, petugas gabungan menggelar razia penegakan aturan protokol kesehatan (prokes) di beberapa tempat hiburan malam. Antara lain Holywings Kemang, dan Epicentrum, Kuningan Jaksel.

Baca Juga

Satpol PP Jaksel: Kafe Holywings Berulang Kali Langgar Prokes di Masa Pandemi

Yusri menerangkan, razia rutin digelar terutama setiap akhir pekan.

Sebagaimana ketentuan PPKM level 3, pengunjung yang ada di restoran-restoran mal-mal harus menunjukan kartu vaksin kemudian juga ada batasan pengunjung yang berada di dalam. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anies Jamu Pemain Atletico Madrid dan Barcelona di Balai Kota
Indonesia
Anies Jamu Pemain Atletico Madrid dan Barcelona di Balai Kota

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerima tamu dari tim junior Atletico Madrid dan Barcelona di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat.

Biaya Karantina di Hotel Dikeluhkan, PHRI: Jauh di Bawah Standar Tarif
Indonesia
Biaya Karantina di Hotel Dikeluhkan, PHRI: Jauh di Bawah Standar Tarif

Satgas telah memperbaiki prosedur registrasi, menambah personel, hingga menambah kamar karantina untuk mengurai antrean sejak Minggu (19/12).

Satgas Minta Masyarakat Tak Cetak Sertifikat Vaksin
Indonesia
Satgas Minta Masyarakat Tak Cetak Sertifikat Vaksin

Masyarakat diminta untuk dapat men-download aplikasi Peduli Lindungi

Wagub Riza Bantah Anies Lakukan Malaadministrasi Ganti Rugi Rusun Petamburan
Indonesia
Wagub Riza Bantah Anies Lakukan Malaadministrasi Ganti Rugi Rusun Petamburan

Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Ahmad Riza Patria membantah Anies melakukan malaadministrasi karena tidak menjalankan putusan pengadilan terkait pembayaran ganti rugi kepada warga penggusuran rusunami Petamburan.

KPK Setor Uang Denda Rp 500 Juta Juliari Batubara ke Kas Negara
Indonesia
KPK Setor Uang Denda Rp 500 Juta Juliari Batubara ke Kas Negara

KPK menyetor uang denda senilai Rp 500 juta yang dibayarkan eks Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara ke kas negara.

1.117 Narapidana Hindu Terima Remisi Khusus Nyepi 2022
Indonesia
1.117 Narapidana Hindu Terima Remisi Khusus Nyepi 2022

Pemerintah memberikan Remisi Khusus (RK) Nyepi Tahun 2022 bertepatan dengan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1944, Kamis (3/3).

Polisi Pasang Stiker Khusus di Kediaman Warga yang Sudah Divaksin
Indonesia
Polisi Pasang Stiker Khusus di Kediaman Warga yang Sudah Divaksin

Kediaman warga yang sudah divaksin COVID-19 kini ditandai dengan penempelan stiker khusus. Seperti yang ada di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Partai Buruh Usung Visi Negara Sejahtera
Indonesia
Partai Buruh Usung Visi Negara Sejahtera

Partai Buruh menyatakan visi mewujudkan Indonesia sebagai negara yang sejahtera (welfare state).

Putra Ketum Golkar Airlangga Hartarto Dilantik Jadi Anggota DPR PAW
Indonesia
Putra Ketum Golkar Airlangga Hartarto Dilantik Jadi Anggota DPR PAW

Salah satunya adalah Ravindra Airlangga MS, yang merupakan putra Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto.

Bupati Langkat Bersumpah Satwa Langka di Rumahnya Titipan
Indonesia
Bupati Langkat Bersumpah Satwa Langka di Rumahnya Titipan

Terbit bersumpah bahwa hewan langka itu bukan miliknya.