Polisi Tolak Laporan Soal Nikita Mirzani Nikita Mirzani. (Foto: Antara).

MerahPutih.com - Polisi menolak laporan yang dibuat Forum Masyarakat Pecinta Ulama (FMPU) DKI Jakarta terhadap artis Nikita Mirzani.

Ketua FMPU DKI Jakarta Muhammad Sofyan mengaku, pihaknya menyebut laporan mereka masih membutuhkan proses validasi dan dikaji untuk memenuhi unsur pornografi.

"Masih divalidasi dan dikaji untuk bukti-bukti indikasi ke pornografi," kata dia kepada wartawan, Senin (16/11).

Terkait bagaimana kelanjutannya, dia tidak merinci. Dirinya hanya menyebut yang terpenting pihaknya telah berupaya menempuh jalur hukum agar tidak membuat kegaduhan di media sosial.

Baca Juga:

Kegiatan Rizieq Shihab Juga Berimbas Terhadap Nasib 2 Kapolres

Ditolaknya laporan mereka dikuatkan dengan tidak adanya nomor polisi yang keluar.

"Yang penting kita sudah berupaya hukum untuk membuat laporan tanpa membuat kegaduhan," ujar dia.

Forum Masyarakat Pecinta Ulama (FMPU) DKI Jakarta melaporkan artis Nikita Mirzani ke Polda Metro Jaya atas dugaan melakukan sebuah tindakan atau dugaan ujaran kebencian terhadap Rizieq Shihab.

Penanggung jawab FMPU DKI Jakarta Saifudin mengatakan, kedatangannya untuk melaporkan Nikita Mirzani, atas dua perkara. Yakni dugaan ujaran kebencian dan perbuatan asusila atau pornografi yang dilakukan melalui media sosial.

"Kita serahkan proses ini kepada penyidik, karena mereka yang mengetahui tentang hukum acara pidananya," kata Saifudin di Polda Metro Jaya, Senin (16/11).

Baca Juga:

Alasan Pemprov DKI Tidak Bubarkan Massa di Hajatan Rizieq Shihab

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anita Kolopaking Hingga Jaksa Pinangki Diharapkan Jadi Justice Collaborator
Indonesia
Politisi Senayan Minta Segera Tangani Klaster Perkantoran
Indonesia
Politisi Senayan Minta Segera Tangani Klaster Perkantoran

Maraknya penyebaran wabah virus corona di perkantoran menjadi keprihatinan bersama. Manajemen maupun karyawan harus bersama-sama meningkatkan kewaspadaan.

Prajurit TNI Gugur di Kongo, KSAD Andika Tunggu Kronologi dari Mabes TNI
Indonesia
Prajurit TNI Gugur di Kongo, KSAD Andika Tunggu Kronologi dari Mabes TNI

Menurut Andika, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Mabes TNI.

Polisi Pastikan Perayaan Idul Fitri di Jakarta Kondusif
Indonesia
Wow! Goggle Gratiskan 'Google Meet' Hingga September
Indonesia
Wow! Goggle Gratiskan 'Google Meet' Hingga September

Selama ini, hanya orang-orang penting yang memiliki akses ke aplikasi dan alat ini

Klaster Perkantoran Meningkat 10 Kali Lipat Sejak PSBB Transisi di Jakarta
Indonesia
Klaster Perkantoran Meningkat 10 Kali Lipat Sejak PSBB Transisi di Jakarta

Dewi kembali menegaskan bahwa protokol kesehatan tetap harus diterapkan dengan disiplin dimana saja.

Data Penerima Bansos Kacau, Anak Buah Jokowi Minta Bantuan ke RT/RW
Indonesia
Data Penerima Bansos Kacau, Anak Buah Jokowi Minta Bantuan ke RT/RW

Muhadjir pun meminta pihak RT/RW, lurah, dan camat untuk mendata warga dengan teliti. Terutama warga yang benar-benar membutuhkan bantuan tersebut.

Kematian Akibat COVID-19 Diprediksi Menurun di April Mendatang
Indonesia
Kematian Akibat COVID-19 Diprediksi Menurun di April Mendatang

Telah tiba vaksin Sinovac yang akan digunakan untuk tahap pertama vaksinasi. Rencananya selain Sinovac akan digunakan juga vaksin Pfizer/BioNTech, Novavax dan AstraZeneca.

Dua Terpidana Penyerang Novel Bakal Dipecat dari Polri?
Indonesia
Dua Terpidana Penyerang Novel Bakal Dipecat dari Polri?

“Itu berproses terkait dengan statusnya tentunya nanti ada proses sendiri karena memang bagaimana proses penghentian anggota polri dari kepolisian negara RI, itu ada aturan mainnya,” katanya.

Begini Tanggapan Wagub DKI Soal Usulan Cabut PSBB Transisi
Indonesia
Begini Tanggapan Wagub DKI Soal Usulan Cabut PSBB Transisi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak ingin gegabah menindaklanjuti usulan pencabutan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.