Polisi Tingkatkan Status Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik terhadap Luhut Menko Marves Luhut Panjaitan mendatangi Polda Metro Jaya untuk memberikan klarifikasi terkait laporannya terhadap Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti. ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

MerahPutih.com - Kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan telah naik ke penyidikan.

"Kasus sudah sidik (penyidikan), tapi prinsipnya ini Haris Azhar masih menjadi saksi," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Auliansyah Lubis kepada wartawan, Kamis (6/1).

Aulia menyebut, pihaknya sudah menangani perkara ini sesuai dengan prosedur yang berlaku. Seperti, menyediakan ruang mediasi antara Luhut sebagai pelapor dan Direktur Lokataru Haris Azhar serta Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti selaku terlapor.

Baca Juga:

Fatia KontraS Sebut Siapkan Berbagai Data Hadapi Luhut di Pengadilan

Namun, proses mediasi berjalan buntu sehingga perkara dugaan pencemaran nama baik tersebut naik dari penyelidikan menjadi penyidikan.

"Kami sudah mengikuti aturan yang berlaku dan melakukan upaya mediasi, tapi ada tidak menemui titik temu hingga akhirnya kita lakukan gelar perkara dan naik ke penyidikan," jelasnya.

Baca Juga:

Datangi Pemeriksaan Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Luhut, Fatia KontraS Irit Bicara

Sedianya, Haris Azhar dan Fatia diperiksa hari ini sebagai saksi sekaligus terlapor.

Namun, mereka meminta pemeriksaan ditunda lantaran ada urusan pekerjaan yang tak bisa ditinggal.

Diketahui, Luhut melaporkan Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia ke Polda Metro Jaya pada Rabu (22/9) atas dugaan pencemaran nama baik dan berita bohong.

Laporan Luhut teregister dengan nomor LB/B/4702/IX/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Luhut melaporkan Haris Azhar dan Fatia dengan Pasal 27 ayat 3 jo Pasal 45 ayat 3 UU RI Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan Pasal 14 atau Pasal 15 UU Nomor 1Tahun 1986 tentang Peraturan Hukum Pidana Pasal 310 KUHP atau Pasal 311 KUHP. (Knu)

Baca Juga:

Mediasi dengan Luhut Tak Kunjung Terjadi, Haris Azhar Diperiksa Polisi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pertemuan Anies-Gibran Diklaim Tak Ganggu Koalisi Perubahan
Indonesia
Pertemuan Anies-Gibran Diklaim Tak Ganggu Koalisi Perubahan

Pertemuan Anies Baswedan dengan Rakabuming Raka diklaim tak mengganggu rencana deklarasi Koalisi Perubahan.

Indonesia Berhasil Redam Kekhawatiran Penambahan Kasus COVID-19 Pasca Nataru
Indonesia
Indonesia Berhasil Redam Kekhawatiran Penambahan Kasus COVID-19 Pasca Nataru

Namun, proyeksi yang telah dibuat nyatanya berbeda jauh dengan kondisi saat ini

14.602 Anak Usia 6-11 Tahun di Kota Solo Telah Divaksin
Indonesia
14.602 Anak Usia 6-11 Tahun di Kota Solo Telah Divaksin

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo sudah melakukan vaksinasi bagi anak berusia 6-11 tahun pada 21 Desember. Selama sepekan dilaksanakan, sebanyak 14.602 anak telah divaksin.

Buntut Pemecatan dr Terawan, Komite III DPD akan Panggil IDI
Indonesia
Buntut Pemecatan dr Terawan, Komite III DPD akan Panggil IDI

Ketua Komite III DPD RI Sylviana Murni menyatakan pihaknya akan memanggil IDI.

Pendaftaran SNMPTN 2022 Telah Dibuka, Ingat Jangan Salah Pilih Jurusan
Indonesia
Pendaftaran SNMPTN 2022 Telah Dibuka, Ingat Jangan Salah Pilih Jurusan

Penilaian SNMPTN 2022 murni berdasarkan nilai rapor dan prestasi akademik siswa. Jatah kuota SNMPTN di setiap sekolah juga bervariasi berdasarkan nilai akreditasinya.

Airlangga-Khofifah Gelar Pertemuan Tertutup Semalam, Bahas Apa?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Baswedan Mendapat Gelar Pemimpin Amanah dari Arab Saudi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Baswedan Mendapat Gelar Pemimpin Amanah dari Arab Saudi

Facebook dengan nama pengguna “Sabar Jadi Panjaitan” mengunggah sebuah foto yang menunjukkan Anies Baswedan mengenakan jubah berwarna hitam.

Warga Pesisir Mulai Mengungsi, BMKG Catat 15 Kali Gempa Setelah Magnitudo 7,5
Indonesia
Warga Pesisir Mulai Mengungsi, BMKG Catat 15 Kali Gempa Setelah Magnitudo 7,5

Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Respons KPK Terlempar dari Tiga Besar Lembaga Dipercaya Publik
Indonesia
Respons KPK Terlempar dari Tiga Besar Lembaga Dipercaya Publik

KPK akan menjadikan pengukuran persepsi publik sebagai salah satu baseline

TMII Buka Penjualan Tiket Masuk Secara Daring Mulai 16 November
Indonesia
TMII Buka Penjualan Tiket Masuk Secara Daring Mulai 16 November

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) selesai direvitalisasi selama hampir satu tahun. Mulai 20 November mendatang, TMII akan memulai uji coba terbatas untuk pengunjung umum.