Polisi Tetapkan Rizieq Tersangka Kerumunan Megamendung Rizieq Shihab. (Foto: Antara).

MerahPutih.com - Pimpinan Font Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab telah ditetapkan sebagai tersangka. Kali ini, ia dijerat dalam kasus kerumunan di Megamendung, Bogor, Jawa Barat, yang diduga melanggar UU kekarantinaan kesehatan.

"Benar (Rizieq) sudah jadi tersangka,” kata Dirtipidum Bareskrim Brigjen Andi Rian ketika dihubungi wartawan, Rabu (23/12).

Baca Juga:

Brigjen Prasetijo Divonis 3 Tahun, Kapolri: Melanggar Hukum Kami Sikat

Dalam kasus ini baru Rizieq yang menjadi tersangka. Ia sebagai penyelenggara sekaligus penanggungjawab acara.

Alasan lainnya karena kerumunan yang menyebabkan Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi dicopot itu tidak ada panitia penyelenggaranya.

Rizieq dijerat dengan Pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular, Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, dan Pasal 216 KUHP.

Rizieq Shihab. (Foto: Antara).
Rizieq Shihab. (Foto: Antara).

Artinya ini adalah jerat pidana kedua bagi Rizieq yang sebelumnya sudah menjadi tersangka. Saat ini, ia ditahan di Polda Metro Jaya dengan delik penghasutan dengan ancaman 6 tahun penjara.

Dalam kasus kerumunan Megamendung, Bogor, Jawa Barat, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Bupati Bogor Ade Yasin, dan berbagai pejabat kewilayahan sudah diperiksa kepolisian.

Kasus Megamendung ini, selain membuat Kapolda Jabar dicopot, juga Kapolres Bogor juga mengalami hal serupa dan ditarik ke Polda Jawa Barat. (Knu)

Baca Juga:

Pungli Oknum Anggota Polisi di Kasus Narkoba Naik 43 Persen

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1442 Hijriah pada 13 April
Indonesia
Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1442 Hijriah pada 13 April

PP Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1442 Hijriah jatuh pada 13 April 2021

 Jokowi Larang Mudik, Wali Kota Solo: Sudah Terlambat
Indonesia
Jokowi Larang Mudik, Wali Kota Solo: Sudah Terlambat

"Larangan mudik oleh Presiden Joko Widodo sudah terlambat. Sebab saat ini sudah terlanjur banyak perantau Jabodetabek yang sudah mudik, termasuk warga Solo," ujar Rudy

Tiongkok Ingin Segera Mesra Dengan Amerika Serikat
Dunia
Tiongkok Ingin Segera Mesra Dengan Amerika Serikat

China merasa yakin adanya "Dewi Fortuna" (keberuntungan) yang menaungi kedua negara.

PAN Minta Jokowi Jangan Ragu Copot Menteri Berkinerja Jelek
Indonesia
PAN Minta Jokowi Jangan Ragu Copot Menteri Berkinerja Jelek

Mumpung pemerintahan Jokowi ini baru berlangsung satu tahun

Pelanggaran Protokol Kesehatan Hampir 1 Juta Kasus
Indonesia
Pelanggaran Protokol Kesehatan Hampir 1 Juta Kasus

Jumlah masyarakat yang ditindak dalam Operasi Yustisi 2020 yang sudah digelar sejak 14 September 2020 di seluruh Indonesia makin banyak.

Simak Nih! Cara Daftar dan Syarat Penerima KIP Kuliah
Indonesia
Simak Nih! Cara Daftar dan Syarat Penerima KIP Kuliah

KIP Kuliah dapat digunakan untuk program reguler

Eks Ketua Komisi I Buka-bukaan Soal Gatot Nurmantyo Diganti karena Film G30S
Indonesia
Eks Ketua Komisi I Buka-bukaan Soal Gatot Nurmantyo Diganti karena Film G30S

Nama mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo kembali menjadi sorotan.

Gubernur Kepri Dikarantina, Istana Yakin Pelantikan Sesuai Protokol
Indonesia
Gubernur Kepri Dikarantina, Istana Yakin Pelantikan Sesuai Protokol

"Saat pelantikan, kami tidak banyak mengundang para pejabat dan hanya dihadiri oleh keluarga dan pejabat tertentu," sebut Heru.

Update COVID-19 Jumat (24/4): 8.211 Positif, Jumlah Pasien Sembuh Tembus 1.002 Orang
Indonesia
Update COVID-19 Jumat (24/4): 8.211 Positif, Jumlah Pasien Sembuh Tembus 1.002 Orang

"Kasus positif bertambah 436 orang," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto

 Warga Pendatang yang Tak Miliki Keterampilan Khusus Diminta Tak Kembali ke Jakarta
Indonesia
Warga Pendatang yang Tak Miliki Keterampilan Khusus Diminta Tak Kembali ke Jakarta

“Bagi masyarakat yang tidak memiliki ketrampilan khusus dan tidak memiliki suatu keahlian diharapkan untuk tidak kembali ke Jakarta,” kata Argo