2 Hari Jadi Tersangka, Kepastian Penahanan Olivia Nathania Masih Gantung Ilustrasi rekrutmen CPNS. (Antara/Ist)

Merahputih.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimu) Polda Metro Jaya menetapkan Olivia Nathania sebagai tersangka kasus dugaan penipuan dengan modus seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Penetapan Olivia sebagai tersangka berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan penyidik beberapa waktu lalu.

Baca Juga

Anak Nia Daniaty Sebut Hanya Tawarkan Les, Bukan Jasa Penerimaan CPNS

"Hasil gelar perkara pada alat bukti yang ada pada Pasal 378 sesuai laporan polisi (LP)," kata Wadirkrimum Polda Metro Jaya, AKBP Jerry Raymond Siagian saat dihubungi wartawan Jakarta, Kamis (7/11).

Olivia hari ini telah hadir di Polda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai tersangka. Polisi belum bisa memastikan apakah melakukan penahanan terhadap Olivia atau tidak.

Baca Juga

Anak Nia Daniaty Bakal Diperiksa Polisi Terkait Kasus Dugaan Jasa Penerimaan CPNS

"Kita lihat perkembangan setelah hasil pemeriksaan. Apakah kooperatif atau tidak itu tergantung pemeriksaan. Kita tunggu," ucap Jerry.

Informasi penetapan tersangka Olivia Nathania juga sudah dibenarkan kuasa hukumnya. Anak penyanyi lawas Nia Dhaniaty itu ditetapkan sebagai tersangka sejak dua hari yang lalu.

Olivia Nathania dan suaminya, Rafly N Tilaar dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas tuduhan penggelapan, penipuan, serta pemalsuan surat pada 23 September 2021. Diduga akibat masalah itu, sebanyak 225 terduga korban mengalami kerugian mencapai mencapai Rp 9,7 miliar. (Knu)

Baca Juga:

Anak Nia Daniaty Penuhi Panggilan Penyidik Polda Metro Jaya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PSI Sindir Penjualan Tiket Formula E Kalah dengan Justin Bieber
Indonesia
PSI Sindir Penjualan Tiket Formula E Kalah dengan Justin Bieber

Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta mengaku kecewa dengan keputusan Pemprov yang terus mengulur waktu atau menunda penjualan tiket menonton balap mobil Formula E. Padahal gelaran balap mobil bertaraf internasional tersebut akan berlangsung kurang lebih dua bulan lagi.

Kurun Waktu Seminggu, 1 Juta Lebih Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
Indonesia
Kurun Waktu Seminggu, 1 Juta Lebih Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Polda Metro Jaya menyatakan telah terjadi peningkatan arus mudik libur Lebaran 2022 sejak sepekan terakhir.

Update COVID-19: Kasus Harian dan Aktif Alami Penurunan
Indonesia
Update COVID-19: Kasus Harian dan Aktif Alami Penurunan

Kasus positif harian COVID-19 di Indonesia hari ini, Kamis (17/3), kembali menurun atau tercatat 11.532.

Kritik Keras Perppu Cipta Kerja, Legislator PKS Ingatkan Jokowi Jangan Arogan
Indonesia
Kritik Keras Perppu Cipta Kerja, Legislator PKS Ingatkan Jokowi Jangan Arogan

"Eloknya ini dulu yang diperbaiki. sehingga status UU Cipta Kerja yang masih inkonstitusionalitas bersyarat itu bisa berubah. Jangan justru arogan dengan menerbitkab Perppu Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja," tegasnya.

100 Ribu Lebih ASN Kemenag tidak Profesional
Indonesia
100 Ribu Lebih ASN Kemenag tidak Profesional

"Kemarin Pak Sekjen (Nizar Ali) melalui Karo Kepegawaian sudah melakukan tes indeks profesionalisme dan moderasi beragama. Hasilnya luar biasa mengejutkan, 40 persen ASN Kementerian Agama tidak profesional. Itu artinya ada 100 ribu lebih ASN di Kemenag yang tidak profesional," ucap Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas

Surya Darmadi Jalani Pemeriksaan di Kejagung
Indonesia
Surya Darmadi Jalani Pemeriksaan di Kejagung

Ia ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi penguasaan lahan sawit karena merugikan negara hingga Rp 78 triliun.

Bareskrim Telah Periksa 2 Pejabat BPOM Terkait Kasus Ginjal Akut
Indonesia
Bareskrim Telah Periksa 2 Pejabat BPOM Terkait Kasus Ginjal Akut

Bareskrim Polri telah memeriksa dua orang pejabat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait dugaan tindak pidana dalam kasus gangguan ginjal akut.

Moeldoko Minta Polemik Perpanjangan Jabatan Presiden Disudahi
Indonesia
Moeldoko Minta Polemik Perpanjangan Jabatan Presiden Disudahi

Kepala Staf Presiden Moeldoko meminta agar masyarakat menyudahi polemik perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo.

Menanti Kebijakan Pro Rakyat dari Mendag Zulkifli Hasan di Sektor Perdagangan
Indonesia
Menanti Kebijakan Pro Rakyat dari Mendag Zulkifli Hasan di Sektor Perdagangan

Publik tentu menantikan kebijakan-kebijakan solutif yang pro rakyat dari Zulkifli Hasan di sektor-sektor perdagangan.

1,4 Juta Pasangan di Kabupaten Bogor Tidak Miliki Akta Nikah
Indonesia
1,4 Juta Pasangan di Kabupaten Bogor Tidak Miliki Akta Nikah

Baru 45,21 persen pasangan suami istri di daerah tersebut yang tercatat negara dan memiliki akta nikah.