Polisi Tetapkan 131 Demonstran Jadi Tersangka Demo berujung bentrok dan rusuh. (Foto: Antara).

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya telah mengidentifikasi dalang atau penggerak massa dalam aksi demo tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja di Ibukota yang berujung kerusuhan. Diketahui, massa perusuh demo pada Kamis (8/10) dan Selasa (13/10) lalu berasal dari para pelajar.

Mereka menyusup ke demo yang berjalan damai dengan melalukan provokasi ke petugas kepolisian.

“Ya kami sampaikan penggerak pelajar ataupun dari SMK, SMP, bahkan sampai SD ada beberapa yang sudah kami identifikasi ada beberapa dan terus kita lakukan penyelidikan,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (19/10).

Baca Juga:

Mendagri Wanti-wanti Libur Panjang Jangan Sampai Terjadi Lonjakan Corona

Saat ini, sebut Nana, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap dalang yang membuat kerusuhan saat aksi demo tolak Omnibus Law tersebut. “Saat ini penggerak (aksi rusuh), kemudian kemarin banyaknya pelajar yang aksi kita kejar terhadap penggerak aksi (rusuh),” ucapnya.

Penyidik sendiri menetapkan 131 tersangka dalam kasus kerusuhan aksi demo tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja pada Kamis (8/10) dan Selasa (13/10) di Jakarta.

Nana mengungkapkan, penetapan ratusan orang sebagai tersangka ini meliputi pengeruskan kantor Kementerian ESDM, mobil polisi di penjompongan, vandalisme, kasus ambulans di Cikini, kerusuhan di Tugu Tani, penganiayaan anggota Polda Metro dan Polres Tangerang Kota.

Dari ratusan orang tersebut, kata Nana, sebanyak 69 orang sudah dilakukan penahanan atas aksi anarkis dalam aksi demo menolak UU tersebut.

“Termasuk perkembangan terbaru Polda Metro Jaua telah menahan 20 orang tersangka pengerusakan yaitu halte, fasilitas publik dan pos polisi disepangjang Jalan Sudirman,” jelasnya.

Nana menyebutkan, 131 orang yang dilakukan penahanan itu dijerat pasal 212 KUHP dan atau Pasal 218 KUHP dan atau Pasal 170 KUHP, dan atau Pasal 406 KUHP.

Halte tras
Kerusakan sat demo di Jakarta. (Foto: Antara).

Diketahui, pada 8 Oktober 2020, mahasiswa dan buruh di berbagai kota turun ke jalan. Aksi menuntut pencabutan UU Cipta Kerja juga terus berlanjut. Pada Senin, 12 Oktober 2020, massa dari Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) melakukan unjuk rasa di sekitar Patung Kuda, Jakarta Pusat.

Keesokan harinya yakni Selasa (13/10) giliran massa dari Persaudaraan Alumni 212 yang berdemonstrasi. Aksi tersebut awalnya berjalan damai sampai pada akhirnya berubah anarkis pada sore hari. Selain itu, aksi juga dilakukan dari elemen buruh dan mahasiswa pada Jumat (16/10) lalu.

Rencananya, massa juga akan melakukan aksi yang lebih besar lagi pada Selasa (20/10) atau bertepatan dengan satu tahun menjabatnya Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin. (Knu)

Baca Juga:

Jokowi Perintahkan Cegah Lonjakan COVID-19 Saat Libur Panjang Oktober

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Menteri Nadiem Makarim Dukung Langkah Pemda Liburkan Sekolah
Indonesia
Menteri Nadiem Makarim Dukung Langkah Pemda Liburkan Sekolah

Mantan CEO Gojek ini mengapresiasi langkah proaktif yang dilakukan di semua lini pemerintahan daerah serta mitra di kalangan swasta.

Update COVID-19 DKI Jakarta, Rabu (7/10): 107.229 Positif, 95.876 Orang Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 DKI Jakarta, Rabu (7/10): 107.229 Positif, 95.876 Orang Sembuh

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sebanyak 51 kasus

Erick Thohir: BUMN Dilarang Ambil Proyek Kecil
Indonesia
Erick Thohir: BUMN Dilarang Ambil Proyek Kecil

Upaya Kementerian BUMN menghapus praktik monopoli proyek pemerintah menjadi angin segar bagi pengusaha muda agar lebih berkembang.

Tantangan Petugas Saat Terapkan Teknologi Modifikasi Cuaca
Indonesia
Tantangan Petugas Saat Terapkan Teknologi Modifikasi Cuaca

Hujan ditargetkan turun sebelum memasuki wilayah Jabodetabek

[HOAKS atau FAKTA): Jokowi Curhat sama Orang-orangan Sawah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA): Jokowi Curhat sama Orang-orangan Sawah

Akun Facebook Vian Riadi mengunggah foto Presiden Joko Widodo di persawahan tengah berhadapan dengan orang-orangan sawah.

Proses PPDB Picu Keberatan dan Sulitkan Orang Tua Peserta Didik
Indonesia
Proses PPDB Picu Keberatan dan Sulitkan Orang Tua Peserta Didik

KPAI mengakui banyak keluhan dari masyarakat terkait proses penerimaan peserta didik baru (PPDB).

PT KAI Minta Anies Hapus SIKM
Indonesia
PT KAI Minta Anies Hapus SIKM

Aturan SIKM mengharuskan pihak KAI menyeleksi penumpang dan apabila tidak memiliki SIKM maka terpaksa penumpang ditolak berangkat atau diharuskan isolasi mandiri 14 hari.

MUI Wajibkan Zakat, Infak dan Sedekah Digunakan untuk Penanggulangan COVID-19
Indonesia
MUI Wajibkan Zakat, Infak dan Sedekah Digunakan untuk Penanggulangan COVID-19

Termasuk masalah kelangkaan APD, masker, kebutuhan pokok masyarakat terdampak

Polisi Wanti-wanti Provokasi Penyusup di Demo UU Cipta Kerja
Indonesia
Polisi Wanti-wanti Provokasi Penyusup di Demo UU Cipta Kerja

Polisi telah menyiapkan skema pengamanan agar unjuk rasa menola Undang-Undang Cipta Kerja Omnibus Law.

PAN Diprediksi Terbelah Gegara Loyalis Amien Rais
Indonesia
PAN Diprediksi Terbelah Gegara Loyalis Amien Rais

Yang menjadi kekuatan Amien Rais itu pendiri PAN dan juga mantan Ketum Muhammadiyah