Polisi Terus Cari Penyebar Hoaks COVID-19 Tangkapan layar info hoaks. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Maraknya hoaks soal COVID-19 dianggap menjadi bahaya bagi masyarakat yang tengah mencari informasi kesehatan.

Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto menginstruksikan jajarannya untuk menindak tegas adanya informasi palsu atau hoaks yang mengganggu upaya Pemerintah dalam penanganan COVID-19.

Ia menegaskan, jika pelanggaran person to person terapkan RJ (Restorative Justice) dan SE Kapolri, tetapi jika yang berkaitan mengganggu upaya Pemerintah dalam penanganan COVID-19, harus ditindak tegas.

Baca Juga:

Polda Jateng Buru Penyebar Hoaks Ajakan Tolak PPKM Darurat di Pekalongan

"Jangan sampai masyarakat ini bingung dengan banyaknya berita bohong yang berkembang di masyarakat," kata Agus.

Agus memerintahkan seluruh jajarannya untuk melakukan pengawalan dan pengamanan penyerapan belanja modal di provinsi, kabupaten, dan kota.

Menurutnya, dalam penanganan Pandemi COVID-19, masih banyak provinsi yang ragu untuk menyerap anggaran dan belanja modal. Reskrim untuk betul-betul bijaksana dalam menangani perkara terkait dengan hal tersebut.

"Pengawasan dan pengamanan penyerapan anggaran ini bisa bekerjasama dengan Forkopimda dan Kementerian atau Lembaga," ujar mantan Kapolda Sumatera Utara ini.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, kata Agus telah menginstruksikan untuk melakukan pendampingan kepada kepala daerah untuk tidak ragu menyerap anggaran.

"Apabila ada rekan-rekan yang melakukan kriminalisasi akan dilakukan pemeriksaan oleh Propam," ucap Agus.

Disisi lain, Kapolri, menurut Agus, telah menekankan kepada seluruh anggota kepolisian untuk tidak bersifat arogan kepada masyarakat. Terlebih ketika pelaksanaan PPKM Darurat ini. Jangan sampai tindakan yang dilakukan ini sifatnya kontra produktif dengan kebijakan Pemerintah.

Kabareskrim Polri Komjen Pol. Agus Andrianto (kiri depan) memimpin rapat virtual dengan jajaran di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (20/7/2021). ANTARA/HO-Divisi Humas Polri
Kabareskrim Polri Komjen Pol. Agus Andrianto (kiri depan) memimpin rapat virtual dengan jajaran di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (20/7/2021). ANTARA/HO-Divisi Humas Polri

"Mohon jajaran mengingatkan agar semua lini tidak bersifat arogan kepada masyarakat. Seperi contoh di Solo yang menggunakan bahasa daerah dan lebih persuasif," tutur Agus.

Agus mengingatkan, terkait dengan protokol kesehatan, kepada pedagang selagi menerapkan sosial distancing maka hal tersebut masih diperbolehkan. Kecuali, sudah melanggar jam operasional yang ditentukan.

Kemudian, Agus meminta agar jajarannya telah melakukan pengecekan setiap harinya terkait dengan distribusi dan ketersediaan obat-obatan maupun oksigen.

"Kapolri mengingatkan bahwa Polri siap membantu pelaksanaan distribusi bantuan sosial kepada setiap daerah yang paling terdampak," pungkas Agus Andrianto. (Knu)

Baca Juga:

Ajak Warga Ikut Vaksinasi, Wagub DKI: Jangan Percaya Hoaks

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Beberkan Alasan Nanang Farid Syam Mengundurkan Diri
Indonesia
KPK Beberkan Alasan Nanang Farid Syam Mengundurkan Diri

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan alasan Penasihat Wadah Pegawai (WP) KPK Nanang Farid Syam.

Eks Sekretaris MA Nurhadi Jalani Sidang Dakwaan Suap dan Gratifikasi
Indonesia
Eks Sekretaris MA Nurhadi Jalani Sidang Dakwaan Suap dan Gratifikasi

Nurhadi beserta menantunya Rezky Herbiyono bakal menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

Penggeledahan Berakhir, Bekas Kantor FPI Dipasang Garis Polisi
Indonesia
Penggeledahan Berakhir, Bekas Kantor FPI Dipasang Garis Polisi

Polisi telah selesai menggeledah bekas kantor Front Pembela Islam (FPI) pada Selasa (27/4) pukul 23.00 WIB. Kini, bangunan tersebut dipasang garis polisi.

Tsunami COVID-19 di Kudus Diduga Akibat Kegiatan Religi Pasca Lebaran
Indonesia
Tsunami COVID-19 di Kudus Diduga Akibat Kegiatan Religi Pasca Lebaran

Dari kunjungan tersebut didapatkan keadaan ini terjadi sebagai dampak dari adanya kegiatan wisata religi berupa ziarah serta tradisi kupatan yang dilakukan oleh warga Kudus pada tujuh hari pasca Lebaran.

Freddy Numberi Ingatkan Masyarakat Papua Jangan Terprovokasi
Indonesia
Freddy Numberi Ingatkan Masyarakat Papua Jangan Terprovokasi

Mantan Menteri Perhubungan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Freddy Numberi, mengingatkan masyarakat Papua mewaspadai provokasi.

Libur Nataru, Pemudi Masuk Solo Tanpa Surat Hasil Swab Bakal Dikarantina
Indonesia
Libur Nataru, Pemudi Masuk Solo Tanpa Surat Hasil Swab Bakal Dikarantina

Warga dilarang melakukan kerumunan lebih dari lima orang di tempat umum atau di lingkungan rumah tinggal.

KPK Periksa Eks Bos Sarana Jaya Terkait Kasus Korupsi Lahan DKI
Indonesia
KPK Periksa Eks Bos Sarana Jaya Terkait Kasus Korupsi Lahan DKI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap eks Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Pembangunan Sarana Jaya, Yoory Corneles, Jumat (23/7).

Tekan Angka Kemiskinan, Indramayu Siapkan Lahan Industri
Indonesia
Tekan Angka Kemiskinan, Indramayu Siapkan Lahan Industri

Angka kemiskinan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat mencapai 191 ribu orang atau 11 persen dari total jumlah penduduk .

Berkat Rekomendasi Nakes dan Pegawai RSUD Soreang, Dayat Dapat Hadiah Rumah
Indonesia
Berkat Rekomendasi Nakes dan Pegawai RSUD Soreang, Dayat Dapat Hadiah Rumah

Dayat Hidayat (47) tak akan melupakan jasa para tenaga kesehatan (nakes) di tempatnya bekerja sebagai petugas kebersihan, RSUD Soreang.

Update Kasus Corona DKI Senin (26/10): 101.897 Positif, 87.977 Orang Sembuh
Indonesia
Update Kasus Corona DKI Senin (26/10): 101.897 Positif, 87.977 Orang Sembuh

Pemprov DKI Jakarta menyampaikan perkembangan terkini kasus corona di ibu kota Senin (26/10).