Polisi Temukan Rambut di Lokasi Pembunuhan Editor Metro TV Wartawan Metro TV ditemukan tewas di sisi pinggir Tol JORR, Jalan Ulujami Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (10/7) siang. (Foto: Twitter @TMCPoldaMetro)

Merahputih.com - Tim penyidik gabungan Polres Metro Jakarta Selatan, Polda Metro Jaya dan Polsek Pesanggrahan menemukan bukti baru di lokasi pembunuhan editor Metro TV Yodi Prabowo.

"Informasi terakhir Tim Polda Metro Jaya menemukan rambut, entah itu rambut pelaku atau korban, atau bisa jadi rambut penyidik, sedang kita teliti," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Irwan Sartono di kantornya, Jumat (17/7).

Baca Juga

23 Orang Sudah Diperiksa Terkait Kematian Editor Metro TV

Barang bukti baru tersebut ditemukan di lokasi tempat jasad korban Yodi Prabowo ditemukan sudah meninggal dunia, yakni samping Tol JORR Ulujami, Pesanggrahan.

Hingga seminggu sejak kejadian korban ditemukan tewas Jumat (10/7), tim penyidik gabungan masih terus melakukan pemeriksaan dan pengumpulan data serta keterangan di lapangan.

"Tetap berjalan melakukan proses-proses pencarian untuk pembuktian. Sampai hari ini kita sudah 29 orang saksi kita periksa," kata Irwan.

Editor Metro TV Yodi Prabowo yang ditemukan tewas Jumat (10/7/2020), 11.45 WIB di Jalan Ulujami Raya, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Editor Metro TV Yodi Prabowo yang ditemukan tewas Jumat (10/7/2020), 11.45 WIB di Jalan Ulujami Raya, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Para saksi yang diperiksa dari beberapa pihak terkait yang diduga dekat atau kenal dengan korban.

Editor Metro TV Yodi Prabowo ditemukan tewas di pinggir Tol JORRR di Ulujami, Pesanggrahan, Jaksel, pada Jumat (10/7) setelah dinyatakan hilang oleh keluarga pada Selasa (7/7).

Pihak kepolisian juga mengungkapkan hasil autopsi terhadap korban menyebut luka tusukan benda tajam di bagian leher sebagai penyebab utama kematian Yodi.

Baca Juga

Kapolda Metro Jaya Turun Tangan Ungkap Kasus Pembunuhan Editor Metro TV

Tidak jauh dari lokasi tempat jasad korban ditemukan, petugas juga menemukan sebilah pisau dapur.

Dugaan sementara petugas, sebagaimana dikutip Antara, pisau dapur tersebut adalah senjata yang digunakan oleh pelaku pembunuhan Yodi. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ini Kata Kuasa Hukum Soal Langkah Rizieq Setelah Jadi Tersangka
Indonesia
Ini Kata Kuasa Hukum Soal Langkah Rizieq Setelah Jadi Tersangka

Imam Besar FPI Rizieq Shihab belum memutuskan terkait langkah yang akan ditempuh setelah penetapan tersangka dirinya.

Serang Polisi, 6 Orang Diduga Pengikut Rizieq Shihab Tewas Ditembak
Indonesia
Serang Polisi, 6 Orang Diduga Pengikut Rizieq Shihab Tewas Ditembak

"Mereka sedang melaksanakan tugas penyelidikan terkait rencana pemeriksaan Rizieq Shihab yang dijadwalkan berlangsung hari ini jam 10.00 WIB," kata Fadil

Risma Rangkap Jabatan, Politikus PKS: Tidak Etis
Indonesia
Risma Rangkap Jabatan, Politikus PKS: Tidak Etis

Partai Keadilan Sejahtera mengkritik Menteri Sosial Tri Rismaharini yang masih merangkap jabatan sebagai Wali Kota Surabaya.

Ketum Parpol Diminta Proaktif Tahan Kadernya Tak Undang Banyak Orang
Indonesia
Anies Akui Pernah Minta Pemerintah Pusat Batalkan Cuti Bersama
Indonesia
Anies Akui Pernah Minta Pemerintah Pusat Batalkan Cuti Bersama

Bukan tanpa alasan Pemprov DKI meminta hapus libur cuti bersama, karena dikhawatirkan akan terjadi lonjakan kasus COVID-19 saat libur panjang.

[HOAKS atau FAKTA]: Warga Bakri Bantaeng Sulsel Tutup Jalan karena Kecewa dengan Pemerintah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Warga Bakri Bantaeng Sulsel Tutup Jalan karena Kecewa dengan Pemerintah

Puluhan warga yang menutup jalan merupakan korban banjir bandang.

GP Ansor Ajak Seluruh Komponen Bangsa Bangkit dari Keterputukan Akibat COVID-19
Indonesia
Polisi Sebut Pesta yang Dihadiri Raffi Ahmad dan Ahok tidak Langgar Prokes
Indonesia
Polisi Sebut Pesta yang Dihadiri Raffi Ahmad dan Ahok tidak Langgar Prokes

Polisi menyebut tidak ada unsur pelanggaran Pasal 93 UU Karantina Kesehatan terkait pesta yang dihadiri Raffi Ahmad dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) beberapa waktu lalu.

Begini Cara Nadiem Agar Nasib Mahasiswa Tak Terkatung-katung Selama Pandemi
Indonesia
Begini Cara Nadiem Agar Nasib Mahasiswa Tak Terkatung-katung Selama Pandemi

Kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya gotong-royong dan dukungan pemerintah terhadap seluruh insan dan satuan pendidikan

Wagub DKI Prihatin Menteri Edhy Dicokok KPK
Indonesia
Wagub DKI Prihatin Menteri Edhy Dicokok KPK

Untuk status nasib orang kepercayaan Prabowo Subianto itu, nanti akan dijelaskan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani.