Polisi Tembak Mati Residivis Curas Ilustrasi mayat. Foto: Ist

MerahPutih.com - Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung menembak mati residivis pencurian disertai kekerasan berinisial Skinhead alias ES yang baru keluar dari penjara.

Aksi terakhir pelaku yang berujung maut itu terjadi di Jalan Kangkung Kaler, Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Lengkong, Jumat (9/2) sekitar pukul 19.00 WiB.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, tersangka merupaka residivis kasus pencurian dengan kekerasan. Berdasarkan catatan kepolisian, tersangka telah empat kali keluar masuk penjara. Namun hukuman penjara tak membuat dia jera.

Setelah keluar dari penjara, tersangka kembali melakukan kejahatan ser×upa. Akibat kejahatannya itu, tersangka menjadi target operasi (TO) Polda Jabar, Polrestabes Bandung, Polres Bandung, dan Polres Cimahi.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo mengatakan, tersangka ES ditembak mati karena sangat meresahkan masyarakat Kota Bandung. ES alias Skinhead empat kali keluar masuk penjara.

Pertama, pada 2007 karena kasus pengeroyokan di Kiaracondong, ES dijebloskan ke penjara selama delapan bulan. Kedua, pada 2008, ditangkap oleh Satreskrim Polrestabes Bandung karena kasus pengeroyokan dan divonis 9 bulan.

Ketiga, pada 2012, ES kembali ditangkal dan dijebloskan ke penjara karena terlibat kasus curas. Setelah keluar dari penjara, tersangka ES kembali berulah dengan terlibat kasus curas dan ditangkal Polsek Bojongloa Kidul.

Terakhir, pada Agustus 2017, dia terlibat curas di Cihampelas. ES bersama temannya Andre merampaa sepeda motor korban. Namun saat itu ES berhasil melarikan diri. Petugas hanya menangkap temannya Andre dan sudah divonis. Sedangkan ES buron. "Sudah banyak TKP dan kasus pencurian disertai kekerasan yang dilakukan oleh pelaku," jelas Hendro.

Kemarin sore, anggota membuntuti dan hendak menangkap tersangka sampai ke Jalan Kangkung Kaler. Tersangka terjatuh setelah sepeda motor yang dikendarainya terperosok ke parit. Namun dia bukan menyerah melainkan melawan petugas menggunakan parang.

"Karena membahayakan jiwa petugas dan warga, tersangka ditindak tegas dengan tembakan yang mengenai dada kanan. Tersangka meninggal dunia di lokasi kejadian. Sebelum ditembak mati, petugas sempat memberikan tembakan peringatan," tegas Kapolrestabes Bandung.

Berita ini merupakan laporan Yugi Prasetyo, kontributor merahputih.com, untuk wilayah Bandung dan sekitarnya.


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH