Polisi Tembak Mati Begal Motor yang Tewaskan Ojek Online Begal berinisial A alias AB yang tewas ditembak Polres Jakarta Utara di Jalan Papanggo, Tanjung Priok pada Rabu (25/11/2020) petang. (ANTARA/HO/JJU)

MerahPutih.com - Polres Metro Jakarta Utara menembak mati seorang begal motor yang sering beroperasi di wilayah itu, Rabu (25/11) petang.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Sudjarwoko menyatakan, begal berinisial A alias AB itu merupakan buronan. Sebelumnya telah menewaskan seorang pengemudi ojek daring.

"Saat ditangkap, pelaku mencoba melarikan diri dan melukai salah seorang polisi dengan senjata tajam," kata Sudjarwoko di lokasi kejadian di Jalan Papanggo, Tanjung Priok, dikutip Antara.

Baca Juga:

Takut Ditembak, Pelaku Pembegalan terhadap Marinir Bersepeda Serahkan Diri

Sudjarwoko mengatakan pelaku A merupakan target operasi yang sudah dianggap meresahkan saat digelarnya Operasi Kilat Jaya. Saat hendak ditangkap pelaku berusaha kabur, namun tembakan polisi tepat mengenai dada pelaku.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Sudjarwoko saat memberikan keterangan penembakan pelaku begal motor di Jalan Papanggo, Tanjung Priok, Rabu (25/11/2020) petang. (ANTARA/HO/JJU)
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Sudjarwoko saat memberikan keterangan penembakan pelaku begal motor di Jalan Papanggo, Tanjung Priok, Rabu (25/11/2020) petang. (ANTARA/HO/JJU)

Polisi kemudian melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara. Sementara itu, jenazah pelaku dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk dilakukan proses visum.

Baca Juga:

Jasa Kawal Pesepeda dari Ancaman Begal, Tarifnya Rp750 Ribu Per Jam

Sebelumnya, seorang pengemudi ojek Azhari (55), tewas tergeletak di Jalan Papanggo Raya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (30/10). Diduga korban tewas akibat aksi komplotan begal motor. (*)

Baca Juga:

Kolonel TNI Dibegal Saat Bersepeda di Bintaro

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Nasdem Sentil PDIP: Kalau Mau Revisi UU Pemilu Ya Total!
Indonesia
Nasdem Sentil PDIP: Kalau Mau Revisi UU Pemilu Ya Total!

Tapi sejauh ini kita ikut apa yang diminta oleh pemerintah

Punya Garis Pantai Terpanjang, Indonesia Bisa Pilih Arus Gelombang Jadi Listrik
Indonesia
Punya Garis Pantai Terpanjang, Indonesia Bisa Pilih Arus Gelombang Jadi Listrik

Bahwa jangka waktu 30 tahun atau hingga 2050 bukanlah waktu yang terbilang sebentar guna merealisasikan target tersebut.

Dalam 24 Jam, Brazil Catat Rekor 42.725 Kasus Baru COVID-19
Indonesia
Dalam 24 Jam, Brazil Catat Rekor 42.725 Kasus Baru COVID-19

Sejauh ini Brazil telah melaporkan hampir 1,2 juta kasus penyakit pernapasan, yang disebabkan oleh virus corona jenis baru, sejak pandemi mulai melanda.

[HOAKS atau FAKTA] Buni Yani Menyesal Memenjarakan Ahok
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Buni Yani Menyesal Memenjarakan Ahok

'Terlambat: Buni Yani Menyesal telah Memenjarakan Ahok Dan Sekarang Berjanji Tak Akan Mengulanginya Lagi. Tobat…. Tobat…. Tobat'

Alasan NasDem Setuju Jadwal Pemilu 2024 Dimajukan
Indonesia
Alasan NasDem Setuju Jadwal Pemilu 2024 Dimajukan

KPU sudah mengajukan desain dan konsep penyelenggaraan Pemilu

Kapal Sitaan Kasus Korupsi PT Asabri Alami Kerusakan Mesin
Indonesia
Kapal Sitaan Kasus Korupsi PT Asabri Alami Kerusakan Mesin

Status kapal sita cuma karena ada beberapa pertimbangan sehingga itu harus operasional

Tujuh Anak Buahnya Positif COVID-19, Wagub DKI: Balai Kota Tidak Perlu Lockdown
Indonesia
Tujuh Anak Buahnya Positif COVID-19, Wagub DKI: Balai Kota Tidak Perlu Lockdown

Dia berharap jika semua pihak bersinergi positif saling membantu, mata rantai COVID-19 bisa diputus

Dunia Kesehatan Sambut Positif Kehadiran Vaksin COVID-19
Indonesia
Dunia Kesehatan Sambut Positif Kehadiran Vaksin COVID-19

Perusahaan teknologi kesehatan yang merupakan bagian dari dunia kesehatan di Indonesia, menyambut positif kehadiran vaksin COVID-19.

Seribu Lebih Pengungsi Merapi Dievakuasi ke Empat Kabupaten
Indonesia
Seribu Lebih Pengungsi Merapi Dievakuasi ke Empat Kabupaten

Warga paling banyak dievakuasi ke Kabupaten Magelang