Polisi Tegaskan Operasi Mantap Praja Petakan Daerah Rawan Pemilu Logo pilkada (ANTARA/HO)

Merahputih.com - Polri telah memetakan potensi kerawanan di wilayah-wilayah yang menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020.

Pemetaan daerah rawan tersebut sebagaimana tertuang dalam kesiapan pengamanan pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2020 di tengah Pandemi COVID-19 dengan sandi Operasi Mantap Praja 2020.

Baca Juga:

Kontestan Pilkada Diharap Tak Gunakan Pandemi COVID-19 'Goda' Wong Cilik

"Ada Operasi Mantap Praja nanti dilaksanakan seluruh Polda. Mereka memetakan kerawanan pilkada," ujar Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Agus Andrianto seperti dikutip Antara, Jumat (4/9).

Setelah memetakan potensi kerawanan pilkada serentak, Polri selanjutnya akan melakukan antisipasi dan upaya pencegahan dini.

"Dan mengantisipasi langkah-langkah, tahapan-tahapan yang dilaksanakan," beber Agus.

Sebelumnya Kapolri Jenderal Idham Azis telah menerbitkan Surat Telegram Kapolri mengenai rencana dimulainya Operasi Mantap Praja 2020 untuk menyukseskan pengamanan Pilkada Serentak 2020.

Ilustrasi Pilkada serentak 2020 (ANTARA/HO/20)
Ilustrasi Pilkada serentak 2020 (ANTARA/HO/20)

Operasi Mantap Praja 2020 itu sebagaimana tertuang dalam Surat Telegram Nomor : STR/387/VI/OPS.1.3./2020 tanggal 30 Juni 2020 tentang Rencana Dimulainya Operasi Mantap Praja 2020 secara serentak TMT (Terhitung Mulai Tanggal) 3 September 2020.

Operasi Mantap Praja 2020 dilakukan menyambut tahapan pilkada serentak yang akan dimulai pada 4 September 2020.

Terkait hal itu, sejak 1 September 2020, Polda dan Polres jajaran telah melaksanakan Latihan Pra Operasi Mantap Praja 2020.

Baca Juga:

PKB Jabar Dorong 7 Kader di Pilkada Serentak

Mengingat pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 akan sedikit berbeda dari biasanya karena digelar di tengah pandemi COVID-19, Kapolri Idham Azis pun telah memerintahkan kepada seluruh jajaran Polri untuk selalu siap menghadapi situasi apapun dalam menyukseskan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020.

Seluruh kekuatan yang dilibatkan dalam tiap tahapan akan disesuaikan dengan tingkat kerawanan dan kebutuhan dari masing-masing wilayah. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gibran Jadi Cawali Tunggal Akibat Purnomo Mundur, Rudy: Saya Dukung
Indonesia
Gibran Jadi Cawali Tunggal Akibat Purnomo Mundur, Rudy: Saya Dukung

Pilkada akan diurusi semua oleh DPP dan DPD PDIP Jawa Tengah

Hari Ini, 6 Provinsi Laporkan Tidak Ada Kasus Baru COVID-19
Indonesia
Hari Ini, 6 Provinsi Laporkan Tidak Ada Kasus Baru COVID-19

Untuk jumlah spesimen, per hari ini, pemerintah memeriksa 23.947 dengan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) maupun Tes Cepat Molekuler.

Wisata Pendakian Gunung Lawu Dibuka Kembali Khusus Bagi Pengunjung Asal Jawa Tengah dan DIY
Indonesia
Wisata Pendakian Gunung Lawu Dibuka Kembali Khusus Bagi Pengunjung Asal Jawa Tengah dan DIY

Jalur pendakian tersebut sekarang mulai dibuka pada tanggal 22 Juni.

Arab Saudi Mulai Hentikan Salat Jamaah Lima Waktu dan Jumatan
Indonesia
Arab Saudi Mulai Hentikan Salat Jamaah Lima Waktu dan Jumatan

Pintu masjid-masjid akan ditutup dan panggilan salat (adzan) akan mengarahkan jamaah untuk melaksanakan ibada itu di rumah.

Polri Salurkan 100 Ton Beras untuk Korban Penanganan COVID-19
Indonesia
Polri Salurkan 100 Ton Beras untuk Korban Penanganan COVID-19

Totalnya 100 ton beras bantuan Polri akan disalurkan melalui Polda Banten, Polda Jabar dan Polda Metro Jaya.

Pemkot Bekasi Siapkan Jalankan PSBB
Indonesia
Pemkot Bekasi Siapkan Jalankan PSBB

Pemerintah Kota Bekasi telah membatasi jam operasional toko serba ada modern sampai maksimal pukul 20.00 WIB setiap hari.

Fahri Hamzah: Bu Risma, Kemiskinan Bukan Hanya Ada di Jakarta
Indonesia
Fahri Hamzah: Bu Risma, Kemiskinan Bukan Hanya Ada di Jakarta

Politisi Partai Gelora ini ingin Risma mengurus kemiskinan dan persoalan sosial lebih luas lagi. Sebab, kemiskinan tidak cuma terjadi di Jakarta.

Sekolah Perikanan dan Kelautan Wajib Terima Anak Nelayan
Indonesia
Sekolah Perikanan dan Kelautan Wajib Terima Anak Nelayan

Seluruh lulusan sekolah perikanan dapat bekerja atau menjadi pelaku usaha di sektor kelautan dan perikanan di berbagai daerah.

PSBB DKI Diperpanjang, Jumlah Penumpang KRL Tembus 103 Ribu
Indonesia
PSBB DKI Diperpanjang, Jumlah Penumpang KRL Tembus 103 Ribu

PT KCI mencatat hingga pukul 08.00 WIB jumlah pengguna KRL sebanyak 103.835 orang.

81 Persen Penerima BLT Dana Desa Pertama Kali Dapat Bantuan Pemerintah
Indonesia
81 Persen Penerima BLT Dana Desa Pertama Kali Dapat Bantuan Pemerintah

Terdapat Desa yang sengaja tidak menyalurkan BLT Dana Desa karena tidak satupun warganya masuk ke dalam kriteria penerima BLT Dana Desa.