Polisi Targetkan Kerumunan Nobar Piala Eropa Saat Operasi Yustisi di Jakarta Operasi Yustisi saat PSBB di Jakarta. (Foto: Antara).

Merahputih.com - Polda Metro Jaya tengah gencar melakukan Operasi Yustisi di Jakarta. Langkah ini sebagai antisipasi untuk menekan angka penambahan kasus COVID-19 yang terus meningkat di Ibu Kota.

Kasat Patwal Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Argo Wiyono menyebut operasi ini salah satunya mencegah terjadinya kerumunan nonton bareng atau nobar Euro 2020/2021.

"Targetnya di kerumunan nobar bola. Kami ingatkan prokes dan bubarkan," jelas Argo saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (18/6).

Baca Juga

Piala Eropa 2020: Pemain Italia Mulai Bicara tentang Gelar Juara

Menurut Argo, untuk Operasi Yustisi ini pihaknya mengerahkan 100 personel. Operasi akan dimulai pukul 22.00 sampai 00.00 WIB dengan dibagi dalam dua tim.

Adapun sasaran operasi tersebut di antaranya tempat makan seperti cafe atau tempat hiburan malam yang masih beroperasi di tengah malam dan kerap dijadikan tempat nobar.

"Kami mengimbau untuk masyarakat nonton (pertandingan Euro 2020) di rumah masing-masing selama masa pandemi COVID-19," tuturnya.

Sebagai informasi, kasus COVID-19 di Jakarta meningkat pasca libur Lebaran 2021. Sementara itu, Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran bersama dengan Pangdam Jaya, Mayjen TNI Mulyo Aji melakukan rapat koordinasi sekaligus evaluasi kegiatan yang berkaitan dengan penanganan COVID-19 di wilayah DKI Jakarta.

Operasi Yustisi Prokes di Jakarta. (Foto: Kanugraha)
Operasi Yustisi Prokes di Jakarta. (Foto: Antara)

Mulyo Aji menuturkan saat ini pihaknya tengah fokus mengkaji dua hal utama terkait COVID-19 yakni herd immunity dan PPKM Mikro. "Kedua hal tersebut masih terus dievaluasi karena mengingat kondisi angka kasus aktif COVID-19 dalam beberapa hari terakhir terus meningkat," ujar Mulyo Aji.

TNI-Polri kini tengah berdiskusi guna mengumpulkan data pasti terkait angka kasus aktif COVID-19. Ia menyebut, data tersebut nantinya akan diserahkan ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk dicocokkan.

"Nanti siang, data ini akan dibawa ke Pemda DKI Jakarta untuk mengecek apakah data-data itu valid dan kita akan menggunakan rangkaian terstruktur untuk menyelesaikannya," imbuhnya.

Baca Juga

Kepuasan Slovakia Usai Bikin Robert Lewandowski Tak Berkutik

Mulyo Aji menegaskan, pencocokan data baik dari pihak TNI-Polri dan Pemda DKI Jakarta nantinya bertujuan untuk melihat kegiatan kedepan secara lebih terukur mengenai penanganan COVID-19.

"Semuanya akan kita cocokkan kemudian nanti akan kita sampaikan langkah-langkah lebih lanjut atau kegiatan yang lebih terukur," tutupnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Penumpang KRL Dites Swab Antigen, yang Positif Dilarang Naik Kereta
Indonesia
Penumpang KRL Dites Swab Antigen, yang Positif Dilarang Naik Kereta

Datanya dilaporkan ke satgas COVID-19 setempat

Guru Besar UI Tanggapi Rencana Mogok Kerja Serikat Pekerja Pertamina
Indonesia
Guru Besar UI Tanggapi Rencana Mogok Kerja Serikat Pekerja Pertamina

Guru Besar Hukum Ketenagakerjaan Universitas Indonesia (UI) Aloysius Uwiyono mengatakan serikat pekerja tidak seharusnya hanya mengajukan tuntutan secara agresif, tetapi juga sebaiknya membuka diri terkait dengan segala upaya penyelesaian yang telah ditempuh oleh perusahaan pelat merah itu.

Jokowi Puji Gerak Cepat Muhammadiyah Tangani Pandemi COVID-19
Indonesia
Jokowi Puji Gerak Cepat Muhammadiyah Tangani Pandemi COVID-19

Jokowi juga mengapresiasi kontribusi Muhammadiyah dalam penanganan pandemi COVID-19.

[Hoaks atau fakta]: Berhasil Kendalikan Ekonomi Saat Pandemi, Indonesia Pimpin G20
Indonesia
[Hoaks atau fakta]: Berhasil Kendalikan Ekonomi Saat Pandemi, Indonesia Pimpin G20

Beberapa narasi keliru juga ikut beredar di masyarakat. Salah satu narasi yang banyak ditemukan adalah tentang alasan Indonesia terpilih menjadi Presiden G20.

[HOAKS atau FAKTA]: Paracetamol Hingga Vitamin D3 Obat Tangkal Omicron
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Paracetamol Hingga Vitamin D3 Obat Tangkal Omicron

Pasien COVID19 tidak bisa sembarangan dalam mengonsumsi obat, karena obat yang dikonsumsi oleh pasien COVID-19 harus berdasarkan resep.

Harga dan Pasokan Gandum ke Jakarta Terimbas Perang Rusia Ukraina
Indonesia
Harga dan Pasokan Gandum ke Jakarta Terimbas Perang Rusia Ukraina

Tingginya harga bahan pokok ini terjadi atas tingginya permintaan masyarakat, pasokan yang kurang, hingga faktor cuaca.

Wagub DKI: Tarik Rem Darurat Kewenangan Pemerintah Pusat
Indonesia
Wagub DKI: Tarik Rem Darurat Kewenangan Pemerintah Pusat

"Dulu kewenangannya ada di daerah. sekarang kewenangan ada di pusat. Sekarang sudah ada aturan," ucap Riza

Terungkap! Ini Alasan Bareskrim Bebaskan Dokter Lois Owien
Indonesia
Terungkap! Ini Alasan Bareskrim Bebaskan Dokter Lois Owien

Polri mengedepankan restoratif justice

Tak Semua Penyedia Layanan PCR Ikuti Aturan Jokowi Patok Tarif Rp 300 Ribu
Indonesia
Tak Semua Penyedia Layanan PCR Ikuti Aturan Jokowi Patok Tarif Rp 300 Ribu

Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menurunkan harga swab tes PCR Rp 300 ribu tak mulus pada realitanya.

Perusahaan Jasa Penerbangan Ini Tawarkan Tes PCR dengan Harga Rp 285 Ribu
Indonesia
Perusahaan Jasa Penerbangan Ini Tawarkan Tes PCR dengan Harga Rp 285 Ribu

Yakni mulai Rp 285 ribu untuk tes PCR dan tes cepat antigen Rp 35 ribu di sejumlah fasilitas kesehatan mitra yang ditunjuk di sejumlah daerah.