Polisi Tangkap Penyuplai Narkoba ke Pelaku Tawuran di Kawasan Jakarta Pusat Konferensi pers Polres Jakarta Pusat terkait penangkapan pengedar narkoba. (Foto: MP/Kanugrahan)

MerahPutih.com - Polisi meringkus tiga orang terkait peredaran ganja di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat.

Mereka yang ditangkap adalah DK, AN, dan MS.

Terungkapnya peredaran ganja tersebut berawal dari penyelidikan terkait tindak pidana tawuran.

Baca Juga:

Mabes Polri Cari Bandar Narkoba Diduga Lakukan Transaksi Sampai Rp 120 Triliun

Sebab, kawasan Johar Baru memang rentan, atau bahkan sering, menjadi "gelanggang" bentrok.

Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo Koes Heriyatno mengatakan, sebagian besar para pelaku tawuran terindikasi sebagai pengguna narkotika.

Hal itu diketahui seusai pihak kepolisian melakukan tes urine terhadap sejumlah pelaku tawuran.

"Kami sering menemukan bahwa pelaku tawuran di Johar Baru, sebagian besar, saya katakan sebagian besar terindikasi menggunakan narkoba," kata Setyo dalam keterangan persnya kepada wartawan, Jumat (8/10).

Penangkapan terhadap ketiga tersangka terjadi pada 28 September 2021 lalu. Kepolisian, saat itu melakukan penyelidikan di kawasan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat.

Semula, polisi meringkus tersangka DK dan AN. Setyo mengatakan, keduanya adalah pengedar yang biasa beroperasi di Johar Baru.

Polres Jakarta Pusat rilis hasil pengungkapan penjualan ganja gorila di wilayah Kembangan, Jakarta Barat. Polisi menyita 9,8 kilogram barang haram dari empat pelaku. Foto: MP/Kanu
Ilustrasi - Polres Jakarta Pusat rilis hasil pengungkapan penjualan ganja gorila di wilayah Kembangan, Jakarta Barat. Polisi menyita 9,8 kilogram barang haram dari empat pelaku. Foto: MP/Kanu

Dari tangan DK dan AN, polisi menyita barang bukti ganja siap edar. Dari penangkapan itu, polisi juga melakukan pengembangan.

"Dari Saudara DK dan AN setelah dilakukan penggeledahan ditemukan ganja seberat bruto 29,35 gram," sambung Setyo.

Kemudian, polisi bergerak ke kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat untuk memburu orang yang dicurigai sebagai bandar.

Muncul sosok MS, yang diakui oleh DK dan AN selama pemeriksaan berlangsung.

Setyo menyebut, dari penangkapan terhadap MS, pihaknya menyita ganja seberat 5 kilogram.

Kepada polisi, MS mengakui jika dia mendapatkan ganja siap edar tersebut dari kawasan Sumatera.

"Dan dari situ dilakukan introgasi didapatkan keterangan bahwa barang tersebut didapat dari Sumatera.Untuk itu, pengembangan belum selesai dan akan terus dikembangkan," beber Setyo.

Ia lantas membantah adanya indikasi terjadinya tindak pidana tawuran sebagai gerbang masuknya narkotika.

Hal itu diungkapkan saat mejawab pertanyaan terkait tertangkapnya tiga orang di kawasan Johar Baru terkait penyalahgunaan ganja.

Fakta di lapangan, polisi hanya menemukan jika sebagaian besar pelaku tawuran memang mengkonsumsi narkotika.

Baca Juga:

PPATK: Temuan Rp 120 Triliun Harus Diikuti Pemiskinan Para Bandar Narkoba

Terhadap fakta yang lain, polisi belum menemukannya, sampai sejauh ini.

"Yang kami temukan adalah memang para pelaku tawuran di wilayah itu terindikasi sebagai besar terpengaruh oleh narkotika," sambung Setyo.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka pasal 114 ayat 1 subsider pasal 111 jo pasal 132 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman seumur hidup kurungan penjara.

Tidak sampai situ, Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek Johar Baru berjanji akan terus memberantas tindak pidana narkotika.

"Seluruh jajaran Polsek di Jakarta Pusat tidak akan berhenti untuk memberantas penyalahgunaan narkotika," tutup Setyo. (Knu)

Baca Juga:

PPATK Duga Rekening Jumbo Sindikat Narkoba Libatkan Ribuan Orang dan Korporasi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
200 Ribu Lebih Warga Kota Tangerang Dapat Bansos, per Keluarga Terima 10 Kg Beras
Indonesia
200 Ribu Lebih Warga Kota Tangerang Dapat Bansos, per Keluarga Terima 10 Kg Beras

Herman menambahkan, beras yang disalurkan sebanyak 2.031.710 kg

Menag Minta Mitigasi Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan Agama
Indonesia
Menag Minta Mitigasi Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan Agama

Kementerian Agama mulai tingkat provinsi hingga kabupaten/kota diminta investigasi menyeluruh serta mitigasi pencegahan kekerasan seksual di lembaga pendidikan keagamaan.

[HOAKS atau FAKTA] Gibran akan Bebaskan Palestina dari Israel
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Gibran akan Bebaskan Palestina dari Israel

“Mas Gibran emang pemimpi Muda Indonesia yg Visioner dan Sang Pembebas Telah dinubuatkan dlm kitab2 sang Satria Piningit”

Anies Dorong Integrasi Vertikal Pemerintahan di U20
Indonesia
Anies Dorong Integrasi Vertikal Pemerintahan di U20

"Ini adalah momentum agar pemerintah daerah dan nasional untuk memiliki integrasi vertikal, untuk saling bantu, menerjemahkan kesepakatan global ke dalam kebijakan-kebijakan,” ujar Anies

Pemerintah Targetkan 2022 Ekonomi Nasional Tumbuh 5,2 Persen
Indonesia
Pemerintah Targetkan 2022 Ekonomi Nasional Tumbuh 5,2 Persen

Pengendalian pandemi COVID-19 yang efektif terbukti menjadi kunci bagi pemulihan ekonomi Indonesia.

DPR Minta Pemerintah Evaluasi Aturan JHT Cair di Usia 56 Tahun
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Aturan JHT Cair di Usia 56 Tahun

Anggota Komisi IX DPR Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Anas Thahir meminta pemerintah mengevaluasi regulasi tersebut.

Brigjen Junior Tumilaar Kirim Surat Minta Pengampunan dari Tahanan, KSAD Bereaksi
Indonesia
Brigjen Junior Tumilaar Kirim Surat Minta Pengampunan dari Tahanan, KSAD Bereaksi

Jabatan Junior Tumilaar sebagai Staf Khusus KSAD seharusnya mengajukan izin terhadap KSAD ketika akan keluar.

Menko Luhut Bakal Dimediasi dengan Haris Azhar dan Fatia Kontras
Indonesia
Menko Luhut Bakal Dimediasi dengan Haris Azhar dan Fatia Kontras

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan dijadwalkan untuk mediasi bersama Haris Azhar-Fatia Maulidiyanti pada Senin (1/11).

Puan Minta Kepala Daerah Jujur soal Data COVID-19
Indonesia
Puan Minta Kepala Daerah Jujur soal Data COVID-19

Kepala Daerah di seluruh Indonesia diminta jujur soal data kasus COVID-19 yang terjadi di wilayahnya. Karena keterbukaan itu akan bermanfaat guna menentukan langkah pengendalian pandemi di setiap daerah.

Kemen PUPR Restorasi Pura Mangkunegaran dengan Anggaran Rp 18 Miliar
Indonesia
Kemen PUPR Restorasi Pura Mangkunegaran dengan Anggaran Rp 18 Miliar

Kemen PUPR menggelontorkan dana sebesar Rp 18 miliar untuk merestorasi bangunan Pura Mangkunegaran yang sudah rusak.