Polisi Tangkap Penyebar Video Azan 'Jihad' Polisi menangkap pria berinisial H yang menyebar video azan ditambah dengan kalimat “hayya alal jihad". Foto: MP/Kanu

MerahPutih.com - Polisi menangkap pria berinisial H yang menyebar video azan ditambah dengan kalimat “hayya alal jihad”. Dia adalah penyebar masif video itu di media sosial Instagram.

"Pemiliknya H, pekerjaan kurir keliling dokumen di salah satu PT swasta di Jakarta. Diamankan tanggal 3 Desember di kediamannya di Cakung," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di Markas Polda Metro Jaya, Kamis (3/12).

Baca Juga

KPK Tangkap Bupati Banggai Laut

Dia menyebarkan video itu secara masif lewat akun IG-nya, @hashophasan. Dari tangan H, polisi menyita telepon genggam milik H yang diduga dipakai untuk menyebar video itu lewat akun IG-nya. Pada polisi, M mengakui perbuatannya.

Yusri menambahkan, hingga kini pihaknya masih melakukan pengembangan guna mengungkap pembuat video.

"Dia (H) sebarkan secara masif," katanya.

Video azan jihad

Di media sosial, viral sebuah video orang yang mengumandangkan azan di jejaring media sosial YouTube menjadi viral.

Azan memang sudah biasa dikumandangkan setiap waktu salat, baik di musala maupun di masjid-masjid yang ada di pelosok negeri ini.

Namun, yang membuat ramai di media sosial karena lafad suara azan ditambah dengan kalimat “hayya alal jihad” orang muazin tersebut.

Dalam sebuah video pendek di laman YouTube yang berjudul 'Merinding Azan di Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin Pimpinan Al Habib Bahar Bin Smith', Senin, 30 November 2020. (Knu)

Baca Juga

Soni Pemilik Akun @ustadzmaaher_ Ditangkap Polisi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
BPHN Bentuk Satgas Pencegahan dan Penanganan COVID-19
Indonesia
BPHN Bentuk Satgas Pencegahan dan Penanganan COVID-19

Bila ditemukan pegawai yang tertular virus ini, Satgas Pencegahan dan Penanganan COVID-19 akan cepat tanggap

Verifikasi Faktual Dukungan Calon Perseorangan Pilwakot, KPU Solo Terjunkan 330 Petugas
Indonesia
Verifikasi Faktual Dukungan Calon Perseorangan Pilwakot, KPU Solo Terjunkan 330 Petugas

Tahapan verfak dilakukan dengan protokol kesehatan dalam menangani COVID-19.

Enam Mal di Depok Tutup Sementara Cegah Penyebaran COVID-19
Indonesia
Enam Mal di Depok Tutup Sementara Cegah Penyebaran COVID-19

"Enam mal ini sudah mulai tutup untuk sementara waktu selama dua pekan ke depan," kata Zamrowi Hasan

Selain COVID-19, Kasus DBD di Indonesia Alami Lonjakan
Indonesia
Selain COVID-19, Kasus DBD di Indonesia Alami Lonjakan

"Artinya angka ini sesuatu yang agak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya," katanya

 Hakim Tolak Mentah-Mentah Gugatan Praperadilan Nurhadi Cs
Indonesia
Hakim Tolak Mentah-Mentah Gugatan Praperadilan Nurhadi Cs

"Menyatakan pemohon praperadilan I, pemohon II dan pemohon III tidak dapat diterima," kata Hakim tunggal Hariyadi

BRI Kucurkan Rp1,5 Triliun di Bisnis Fintech
Indonesia
BRI Kucurkan Rp1,5 Triliun di Bisnis Fintech

Dengan layanan digital, BRI mampu mencatat efektivitas dalam pengajuan dan penyaluran kredit melalui sistem biometri.

Sepanjang 2020, Belasan Anggota Polda Jateng Diberhentikan Tidak Hormat
Indonesia
Sepanjang 2020, Belasan Anggota Polda Jateng Diberhentikan Tidak Hormat

Polda Jawa Tengah telah menghentikan tidak hormat sebanyak 18 anggota sepanjang 2020.

Stafsus Milenial Jokowi Dikritik tak Jelas Kinerjanya, Tapi Kerap Bikin Gaduh
Indonesia
Stafsus Milenial Jokowi Dikritik tak Jelas Kinerjanya, Tapi Kerap Bikin Gaduh

“Memang Andi Taufan harus mundur. Karena telah membuat kesalahan fatal dan agar tidak membebani Jokowi,” ujar Ujang Komarudin

Jumlah Pelanggaran Tilang Elektronik Motor Terus Menurun
Indonesia
Jumlah Pelanggaran Tilang Elektronik Motor Terus Menurun

"Jumlah pelanggaran sepeda motor sejumlah 157 pelanggaran," katanya.

Jokowi Tunjuk Sandiaga Jadi Menteri, Begini Respons PKS
Indonesia
Jokowi Tunjuk Sandiaga Jadi Menteri, Begini Respons PKS

Sandiaga sebagai sosok yang mampu memetakan masalah dan mencari peluang terkait dengan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.