Polisi Tangkap Ketua KNPB Mimika Terkait Kerusuhan Papua Ketua Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Mimika, Steven Itlay. Foto: Net

MerahPutih.com - Polisi menangkap Ketua Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Mimika, Steven Itlay terkait kerusuhan Papua pada 29 Agustus lalu. Ia diduga menggerakan massa untuk berbuat rusuh.

Karopenmas Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, saat ini, pelaku sedang didalami perannya dalam kerusuhan di Jayapura dan beberapa wilayah di Papua. Steven diduga melakukan komunikasi dengan Benny Wenda terkait unjuk rasa berujung kericuhan.

Baca Juga

Tokoh Papua Larang Benny Wenda Ikut Campur Masalah NKRI

"Diduga terkoneksi dengan BW (Benny Wenda)," kata Dedi kepada wartawan, Kamis (12/9)

Steven diketahui membantu mengatur pergerakan KNPB Mimika dan Sentani untuk berunjuk rasa. Steven juga mengirimkan instruksi ke seluruh pimpinan KNPB wilayah untuk beraksi.

Karopenmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo

Ia pernah tersandung kasus kepemilikan bahan peledak dan makar pada Oktober 2012. Dia juga ditangkap karena perkara makar pada 2016 lalu. Steven berstatus buronan kasus makar sejak September 2018.

Sebelum Steven, polisi menangkap Wakil Ketua United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), Buchtar Tabuni pada Senin (9/9). Dugaan awal, polisi menduga Steven berperan menggerakan massa di Mimika untuk unjuk rasa di Mimika. Dan juga mengatur mobilisasi massa dari Sentani.

Baca Juga

Benny Wenda Tuding Indonesia Perlakukan Papua Seperti Timor Leste

“(SI) Mengirim instruksi kepada seluruh pimpinan KNPB wilayah (untuk unjuk rasa),” imbuh Dedi.

Sebelumnya, intimidasi yang dialami mahasiswa Papua di Malang, dan Surabaya, Jawa Timur berbuntut panjang.

Senin (19/8) pagi kerusuhan pecah di Manokwari, Papua Barat dan beberapa titik lain. Sejumlah elemen masyarakat menggelar demontrasi di sejumlah titik. Kontak senjata pun terjadi antara petugas keamanan dengan kelompok perusuh dari Paniai di depan kantor Bupati Deiyai, Rabu (28/8).

Akibatnya 1 orang anggota TNI tewas dan 5 aparat lainnya terkena panah. Total sampai dengan Kamis (5/9), polisi telah menetapkan 87 orang tersangka dalam kerusuhan ini.

Baca Juga

Polda Papua Tangkap Anak Buah Benny Wenda

Mereka terdiri dari pihak yang berada di Papua dan Papua Barat, Jawa Timur, serta DKI Jakarta. Belum lama ini, polisi juga menangkap IBL yang diduga sebagai aktor intelektual lapangan yang menyebabkan kerusuhan. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH