Polisi Tangkap Admin Facebook Grup STM se-Jakarta Hasut Berbuat Anarkis saat Demo UU Ciptaker Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana (pegang mic). Foto: MP/Kanu

MerahPutih.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menangkapi sejumlah admin facebook grup STM se-Jakarta. Ada dua orang tersangka berinisial GAS (16) dan JF (17) memiliki peran berbeda dan ditangkap di lokasi terpisah

Tim yang dipimpin Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Roma Hutajulu ini menangkapi para tersangka GAS di beberapa tempat berbeda. Yakni di Stasiun Kereta Api Kelas II Klender RT.6/RW.8, Jatinegara Kaum, Pulo Gadung, Jakarta Timur, pada Kamis (22/10). Sedangkan, tersangka JF ditangkap di Jalan Bulak Timur 1 Kelurahan Klender, Jakarta Timur pada Sabtu (24/10).

Baca Juga

Kapolda Metro Angkat Suara saat Jakarta Jadi Marak Begal Sepeda

Roma juga telah melakukan penangkapan terhadap 3 pelaku lainnnya, yaitu MLAI (16) dan WH (16) admin grup Facebook STM Sejabodetabek serta SN (17) akun instagram @panjang.umur.perlawanan yang menghasut dan memprovokasi pelajar melakukan kerusuhan.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana menuturkan, pelaku membuat postingan pada akun media sosial facebook yang bermuatan provokasi dan ajakan.

"Tujuan membuat kericuhan dan melawan aparat keamanan pada saat pelaksanaan demo tolak UU Cipta Kerja beberapa waktu lalu," jelas Nana di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (27/10).

Nana
Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana (tengah). Foto: MP/Kanu

Nana menuturkan, penangkapan ini berawal ketika Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menerima informasi adanya akun media sosial facebook grup STM Sejabodetabek dengan followers 20.000 menghasut dan provokasi para pelajar untuk ikut demo dan berbuat kerusuhan.

"Sehingga dilakukan profiling terhadap akun-akun tersebut kemudian dilakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan 2 orang yang merupakan pembuat atau creator dan admin akun facebook grup STM Sejabodetabek," tegas Nana.

Atas perbuatan itu, keduanya dikenakan Pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45a ayat 2 UU Nomor 19 tahun 2016 atas perubahan UU Nomer 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 tahun penjara.

Kemudian, dikenakan Pasal 14 UU No 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, dihukum dengan hukuman penjara setinggi-tingginya 10 tahun. Dan Pasal 15 UU No 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, dihukum dengan hukuman penjara setinggi-tingginya 3 tahun.

Nana menjelaskan, proses pengungkapan akun facebook grup STM sejabodetabek tidak berhenti sampai disini.

"Jadi tidak menutup kemungkinan akan banyak para members didalam grup tersebut yang akan diamankan karena sejumlah postingan terkait dengan ajakan, hasutan, provokasi dengan tujuan untuk membuat kerusuhan dan melawan aparat keamanan pada saat pelaksanaan demo tolak UU Cipta Kerja," jelas Nana.

Sementara itu, sebanyak 67 tersangka demo rusuh menolak Undang-Undang Cipta Kerja Omnibus Law pada 8 dan 13 September 2020 di wilayah hukum Polda Metro Jaya memiliki dua peran berbeda. Nana menjelaskan, kelompok pertama adalah orang-orang masuk kategori pelaku lapangan.

Para pelaku lapangan ini, berperan merusak sejumlah fasilitas publik. Mereka membakar dan merusak sejumlah tempat, salah satunya gedung Kementerian Energi Sumber Daya Mineral.

Baca Juga

Bareskrim Garap Tersangka Kasus Kebakaran Kejagung

Sedangkan, kelompok kedua adalah pelaku yang menggerakkan massa untuk berbuat rusuh. Mereka terbukti mengunggah dan menyebarkan seruan di media sosial agar merusuh saat aksi.

"Pertama, kelompok pelaku lapangan yaitu yang melempar, merusak, membakar di beberapa TKP seperti gedung di ESDM, halte busway, dan pos polisi. Kelompok 2, pelaku yang menggerkakan, dimana kelompok yang mengadu, mempositing dan menyebarkan dan mengajak demo rusuh melalui medsos dan ajakan langsung," katanya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polda Metro Selidiki Pembuat Hoaks Chat Kapolda Metro soal Sikat Laskar HRS
Indonesia
Polda Metro Selidiki Pembuat Hoaks Chat Kapolda Metro soal Sikat Laskar HRS

Selain itu, polisi kembali mengingatkan masyarakat untuk bijak dalam memakai media sosial.

Ingat! Peniadaan Ganjil-Genap Ikut Diperpanjang Sepekan Kedepan
Indonesia
Ingat! Peniadaan Ganjil-Genap Ikut Diperpanjang Sepekan Kedepan

Polisi menyesuaikan kebijakan Pemprov DKI

Satgas Ingatkan Raffi Ahmad dan Siapapun yang Sudah Divaksin Soal Protokol Kesehatan
Indonesia
Satgas Ingatkan Raffi Ahmad dan Siapapun yang Sudah Divaksin Soal Protokol Kesehatan

Jokowi juga mengungkapkan bahwa orang yang telah disuntik vaksin tidak boleh meremehkan protokol kesehatan

Cuaca Berawan Naungi Jakarta pada Jumat
Indonesia
Cuaca Berawan Naungi Jakarta pada Jumat

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika memprakirakan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada Jumat (15/1) pagi didominasi berawan di semua kota dan kabupaten.

Puluhan Tempat Usaha di Jakarta Ditutup karena Langgar Aturan saat Tahun Baru
Indonesia
Puluhan Tempat Usaha di Jakarta Ditutup karena Langgar Aturan saat Tahun Baru

Satpol PP DKI Jakarta menindak puluhan tempat usaha yang dikenakan sanksi penyegelan atau penutupan sementara selama 1x24 jam.

Stimulus dan Permintaan Bikin Kegiatan Dunia Usaha Bergeliat
Indonesia
Stimulus dan Permintaan Bikin Kegiatan Dunia Usaha Bergeliat

BI pun mencatat kapasitas produksi terpakai mengalami peningkatan pada kuartal I 2021 menjadi sebesar 73,38 persen,

Proyek Wisata Super Premium Berpotensi Musnahkan Komodo
Indonesia
Proyek Wisata Super Premium Berpotensi Musnahkan Komodo

Menurut dia, pembangunan wisata super premium itu bisa menghilangkan keaslian kawasan yang selama telah nyaman dan cocok dengan kehidupan komodo.

Mangkir dari Panggilan Polisi, Rizieq Shihab Diklaim Alami Kelelahan
Indonesia
Mangkir dari Panggilan Polisi, Rizieq Shihab Diklaim Alami Kelelahan

"Habib sehat. Kecapean beliau, ya agak cape beliau itu kelihatan dari mukanya kelelahan," ucap salah satu Pengacara FPI, Ichwan Tuankotta.

Gandeng BIN, 'Obat COVID-19' Unair Masuk Tahap Desain Kemasan
Indonesia
Gandeng BIN, 'Obat COVID-19' Unair Masuk Tahap Desain Kemasan

Unair rencananya akan menggandeng Badan Intelijen Negara (BIN) dalam melanjutkan proses produksinya.

77 ASN dan Pensiunan Terima Bansos dari Kemensos Rp600 Ribu
Indonesia
77 ASN dan Pensiunan Terima Bansos dari Kemensos Rp600 Ribu

"Perubahan data baru bisa kami lakukan pada penyealuran BST tahap kedua bulan Juni," kata dia.