Polisi Tangkap 1.365 Orang Terkait Demo Rusuh di Jakarta Demonstran di jalan tol dalam kota, Penjompongan, Jakarta, Senin, (30/9). (Foto: merahputih.com/Rizki Fitrianto

MerahPutih.com - Polisi menangkap sebanyak 1.365 orang terkait aksi unjuk rasa yang berujung rusuh di depan Gedung DPR RI pada Senin (30/9). Mereka yang diringkus adalah pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat sipil.

Ribuan orang tersebut ditangkap oleh Polda Metro Jaya beserta seluruh Polres di wilayah hukum DKI Jakarta.

Baca Juga:

Alasan Polisi Tak Bebaskan Perusuh Saat Demo Anarkis

"Polda Metro Jaya dengan jajarannya mengamankan 1.365 perusuh. Artinya dari jumlah itu dengan jajarannya ya, polres-polres, kemudian kita pilah-pilah, di sana ada mahasiswa, pelajar juga ada, dan orang sipil juga," ungkap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Kamis (3/10).

Demonstrasi di jalan tol dalam kota, Penjompongan, Jakarta, Senin, (30/9). (Foto: merahputih.com/Rizki Fitrianto

Argo merinci, dari total tersebut, sebanyak 611 pelajar dan 126 mahasiswa ditangkap, sisanya merupakan masyarakat sipil.

"Dari 1.365 orang yang kita amankan ada 611 pelajar, dan 126 mahasiswa dan orang sipil di luar pelajar dan mahasiswa sisanya," sambungnya.

Saat ini, polisi telah menetapkan sebanyak 380 orang sebagai tersangka terkait unjuk rasa yang berujung rusuh. Dari jumlah tersebut, 179 orang kekinian ditahan.

Baca Juga:

KPAI Berharap Pemprov DKI Tak Cabut KJP Pelajar yang Ikut Demo

"Kemudian dari itu kita tetap tersangka sekitar 380 tersangka kita tetapkan, dari 380 orang itu ada 179 kita tahan," papar Argo.

Argo menyebut, para tersangka berasal dari sejumlah wilayah untuk datang ke Jakarta. Mereka berasal dari Depok, Bekasi, Bogor, Jawa Tengah, hingga Pulau Sumatera.

Petugas kepolisian mengawal demonstran di depan Gedung DPR, Jakarta, Senin, (30/9). (Foto: merahputih.com/Rizki Fitrianto
Petugas kepolisian mengawal demonstran di depan Gedung DPR, Jakarta, Senin, (30/9). (Foto: merahputih.com/Rizki Fitrianto

"Ada beberapa pelaku yang ada datang ke Jakarta yang kita amankan dan sudah kita tahan juga. Itu ada massa yang berasal dari Depok, Bekasi, Jawa Tengah, Sumatera, Bogor ada semuanya," tutup Argo.

Jumlah 380 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka terbukti melakukan perusakan sejumlah fasilitas umum. Bahkan para tersangka ada yang membawa senjata tajam. (Knu)

Baca Juga:

Buruh Batalkan Diri Demo ke Istana, Ada Apa?



Zulfikar Sy