Polisi Tak Ubah Pembuatan SIM Bagi Kaum Disabilitas di Tengah Pandemi Corona Tangkaan layar acara Regulasi dan Tata Cara Pembuatan SIM Baru/Perpanjangan Bagi Teman Disabilitas, Rabu (15/7). (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Direktorat Lalu Lintas ( Ditlantas) Polda Metro Jaya menyatakan bahwa tak ada perubahan bagi penyandang disabilitas yang ingin membuat dan memperpanjang surat izin mengemudi (SIM) di tengah kondisi pandemi corona.

"Penerbitan SIM khususnya bagi penyadang disabilitas yaitu untuk peraturan dan proses penerbitan seperti biasa tak ada perubahan (di kondisi pandemi corona)," kata Pamin Pendaftaran SIM Ditlantas Polda Metro Jaya Maria Ulfah di YouTube KamiBijak dalam acara Regulasi dan Tata Cara Pembuatan SIM Baru/Perpanjangan Bagi Teman Disabilitas, Rabu (15/7).

Baca Juga:

Kisah Petugas YPD Rawinala, Enggak Cengeng Menangani Anak Disabilitas Positif COVID-19

Hanya saja, di kondisi wabah COVID-19 ini, Ditlantas Polda Metro membuat inovasi baru dengan melakukan pendaftaran SIM melalui online di website www.korlantas.polri.go.id.

"Namun kita memiliki inovasi yaitu mengenai penerbitan registrasi SIM online yang kita bisa lihat website Korlantas Polri," tutur dia.

Ulfah menerangkan, untuk kaum disabilitas nantinya akan mendapatkan arahan dan pihak polisi akan menerbitkan jenis SIM golongan D.

Tangkaan layar acara Regulasi dan Tata Cara Pembuatan SIM Baru/Perpanjangan Bagi Teman Disabilitas, Rabu (15/7). (Foto: MP/Asropih)
Tangkaan layar acara Regulasi dan Tata Cara Pembuatan SIM Baru/Perpanjangan Bagi Teman Disabilitas, Rabu (15/7). (Foto: MP/Asropih)

Ulfah menjelaskan, kebijakan hukum penerbitan SIM bagi kaum disabilitas diatur dalam Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 9 Tahun 2012 tentang SIM. Khusus di pasal 7 huruf E yang berbunyi berlaku pengemudi kendaraan bermotor bagi penyandang disabilitas.

"Jadi pasal 1 butir 1 yang berbunyi penyandang disabilitas adalah orang mengalami keterbatasan fisik intelektual, mental dan atau sensorik dalam jangka waktu lama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dapat mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisifasi penuh dan efektif dengan warga negara lainnya berdasarkan kesamaan hak," terang dia.

Baca Juga:

3 Fitur iOS 14 Ini Bermanfaat Bagi Penyandang Disabilitas

Penerbitan SIM secara umum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yaitu Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia dan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"Selanjutnya UU nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dan Peraturan Perundangan Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) serta peraturan Kapolri nomor 9 tahun 2012 tentang penerbitan SIM. (Asp)

Baca Juga:

Simak Nih! Syarat dan Tata Cara Pemberian Penghargaan Bagi Penyandang Disabilitas

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Viral Balap Lari Liar, Polda Metro: Enggak Boleh Ini
Indonesia
Viral Balap Lari Liar, Polda Metro: Enggak Boleh Ini

Para peserta aksi balap lari liar ini bisa saja dikenakan sanksi pidana

Antisipasi Jatuhnya Korban Terulang, Polisi Minta Pendaki Gunung Lawu Dibatasi 100 Orang
Indonesia
Antisipasi Jatuhnya Korban Terulang, Polisi Minta Pendaki Gunung Lawu Dibatasi 100 Orang

Pembatasan pendaki yang diusulkan sebanyak 100 orang per hari di masing-masing jalur pendakian via Cemoro Kandang dan via Candi Cetho.

Sering Disulap Jadi Ambulans, Penjualan Suzuki APV Meroket
Indonesia
Sering Disulap Jadi Ambulans, Penjualan Suzuki APV Meroket

74 persen di antaranya disumbang oleh penjualan APV ambulans atau sebanyak 1.038 unit.

Menteri Basuki Tunggu Undangan Terkait Revitalisasi Monas
Indonesia
Menteri Basuki Tunggu Undangan Terkait Revitalisasi Monas

DPRD DKI Jakarta kemudian memutuskan untuk menghentikan sementara proyek tersebut sampai terjadi kejelasan akan izin-izin yang ada.

Dalam Kurun Waktu 2 Bulan, Pariwisata NTT Rugi Rp5 Miliar
Indonesia
Dalam Kurun Waktu 2 Bulan, Pariwisata NTT Rugi Rp5 Miliar

Pandemi COVID-19 membuat semua sektor usaha terutama pariwisata mengalami kerugian karena ditutup untuk dikunjungi wisatawan.

Pakar Sebut Puncak COVID-19 di Indonesia Tembus 100 Ribu Kasus
Indonesia
Pakar Sebut Puncak COVID-19 di Indonesia Tembus 100 Ribu Kasus

Wiku memprediksi bahwa angka terjangkit corona di Indoensia akan mulai menurun selepas bulan Mei

Pasien COVID-19 di Wisma Atlet Masih Bertambah
Indonesia
Pasien COVID-19 di Wisma Atlet Masih Bertambah

Pemerintah telah memperkirakan total kasus positif COVID-19 hingga Desember 2020, termasuk jumlah pasien yang masuk rumah sakit, telah tertampung dalam anggaran sebesar Rp87,55 triliun.

Tampilkan Video CCTV, Adian: Tak Ada Keributan Di PDIP Saat Penggeledahan KPK
Indonesia
Tampilkan Video CCTV, Adian: Tak Ada Keributan Di PDIP Saat Penggeledahan KPK

Adian menegaskan, tidak benar saat upaya penggeledahan dilakukan suasana berlangsung tegang

Akhir Pekan Ini, Beberapa Perjalanan KRL Dibatalkan
Indonesia
Akhir Pekan Ini, Beberapa Perjalanan KRL Dibatalkan

Kebijakan ini bagian dari pembangunan stasiun dan jalur dwi ganda (double - double track) Manggarai - Bekasi.

Mobil Mewah Jaksa Pinangki Diduga Hasil Suap Djoko Tjandra
Indonesia
Mobil Mewah Jaksa Pinangki Diduga Hasil Suap Djoko Tjandra

Mobil itu dibeli di tahun 2020 sehingga ada dugaan bahwa mobil itu dibeli dari hasil kejahatannya.