Polisi Tak Temukan Racun di Tubuh Wabup Sangihe yang Meninggal di Pesawat Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Helmud Hontong di ruang kerjanya. ANTARA/HO-Dok. Pribadi

Merahputih.com - Polri telah selesai melakukan autopsi terhadap jenazah Wakil Bupati Sangihe Sulawesi Utara, Helmud Hontong. Helmud meninggal saat berada di pesawat dalam penerbangan Denpasar-Ujungpandang pekan lalu. Autopsi ini sendiri telah dilakukan pada Senin (14/6) pukul 05.30 WITA-09.00 WITA.

"Pada saat pemeriksaan tidak ditemukan adanya racun," kata Kabid Humas Polda Sulawesi Utara Kombes Jules A Abast saat dihubungi, Senin (14/6).

Baca Juga:

Sebelum Naik Pesawat di Bandara Soetta, Lion Air Minta Penumpang Rapid Test

Sementara ini, Helmud dipastikan meninggal karena komplikasi. "Dokter tidak menjelaskan ke sana (dugaan jantung)," tutupnya.

Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara, Helmud Hontong tutup usia saat berada di pesawat dalam penerbangan Denpasar-Ujungpandang.

Pesawat Lion Air. (Facebook/Lion Air Group)
Pesawat Lion Air. (Facebook/Lion Air Group)

Pejabat Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Sangihe, Maya Budiman mengatakan, informasi yang diperoleh bahwa Helmud Hontong menumpang pesawat dengan nomor penerbangan JT 740 menempati Seat: 25E ditemani Harmen Kontu selaku ajudan yang duduk di seat 25F.

"Pukul 16.17 WITA saat di bandara Hasanudin Makassar, dokter dan perawat segera naik ke pesawat untuk mengecek kondisi Bapak Helmud yang sudah tidak sadarkan diri," kata dia, Rabu (9/6).

Setelah melakukan pemeriksaan, dokter menyatakan Helmud Hontong telah meninggal dunia.

"Jenazah saat ini sementara berada di tempat pemulasaran jenazah CV Daya Mitra Husada dipersiapkan untuk diterbangkan ke Manado terus ke Tahuna pada hari Kamis 10 Juni," katanya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
HUT ke-75 TNI, Polresta Surakarta Beri Kejutan Empat Tumpeng ke Korem 074/WRT
Indonesia
HUT ke-75 TNI, Polresta Surakarta Beri Kejutan Empat Tumpeng ke Korem 074/WRT

Empat buah tumpeng melengkapi kejutan manis tersebut.

Jakarta Tutup Sejumlah Tempat Wisata
Indonesia
Jakarta Tutup Sejumlah Tempat Wisata

Sebanyak 27 destinasi wisata diumumkan dipastikan ditutup sementara waktu awal pekan depan.

[HOAKS atau FAKTA] Jenazah Korban Gempa Bumi di Mamuju Dibungkus Pakai Daun Pisang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Jenazah Korban Gempa Bumi di Mamuju Dibungkus Pakai Daun Pisang

Beredar foto di media sosial berupa prosesi shalat jenazah korban gempa bumi di Mamuju dengan narasi jenazah korban gempa hanya dibungkus daun pisang.

Kru ANTV Korban Penyerangaan Polsek Ciracas Keluar Rumah Sakit
Indonesia
Kru ANTV Korban Penyerangaan Polsek Ciracas Keluar Rumah Sakit

Salah satu korban kondisinya masih memprihatinkan. Masih ada peluru yang saat ini masih belum bisa dikeluarkan karena kesehatan belum memungkinkan.

Langgar 2 Hari di Rumah Saja, Puluhan Kios di Pasar Tradisional Ditutup 7 Hari
Indonesia
Langgar 2 Hari di Rumah Saja, Puluhan Kios di Pasar Tradisional Ditutup 7 Hari

Pelaksanaan program Dua Hari di Rumah Saja yang digagas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk menekan angka kasus COVID-19 pada Sabtu-Minggu (6-7/2) masih ditemukan pelanggaran.

[Hoaks atau Fakta]: Presiden Jokowi Makan Codot Panggang
Lainnya
[Hoaks atau Fakta]: Presiden Jokowi Makan Codot Panggang

Foto Jokowi yang sedang makan sate pertama kali muncul dari sebuah blog yaitu ponorogokomunitasonline.blogspot.com pada 20 Agustus 2013.

1,4 Juta Vaksin Buat Gotong Royong dan Berbayar Tiba di Indonesia
Indonesia
1,4 Juta Vaksin Buat Gotong Royong dan Berbayar Tiba di Indonesia

dalam tiga hari ke depan juga akan datang lagi vaksin Sinopharm sebanyak 4 juta dosis yang akan digunakan untuk program vaksinasi gotong royong.

KontraS: Pemerintahan Jokowi Legitimasi Pelanggaran HAM
Indonesia
KontraS: Pemerintahan Jokowi Legitimasi Pelanggaran HAM

Legitimasi negara terhadap pelanggaran HAM muncul dalam berbagai bentuk

Kasus Dugaan Tipikor PT Asabri, Polisi Tunggu Laporan BPK
Indonesia
Kasus Dugaan Tipikor PT Asabri, Polisi Tunggu Laporan BPK

Setidaknya, ada tiga laporan dari masyarakat terkait dengan perusahaan pelat merah itu

Secara De Jure, FPI Dianggap Bubar Sejak Tahun Lalu
Indonesia
Secara De Jure, FPI Dianggap Bubar Sejak Tahun Lalu

Dalam butir satu SKB ditegaskan, FPI adalah organisasi yang tidak terdaftar