Polisi tak Tahan 7 Orang Terkait Kasus Suap THR Kemendikbud Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya tidak menahan tujuh orang yang ditangkap dalam dugaan kasus suap tunjangan hari raya atau THR pejabat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Ketujuhnya diketahui Rektor Universitas Negeri Jakarta, Komarudin; Kabag Kepegawaian UNJ, Dwi Achmad Noor; Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan, Sofia Hartati; Analis Kepegawaian Biro SDM Kemdikbud, Tatik Supartiah; Karo SDM Kemdikbud, Diah Ismayanti; Staf SDM Kemdikbud, Dinar Suliya; dan Staf SDM Kemdikbud, Parjono.

Baca Juga

Respons Kemendikbud setelah Rektor UNJ Ditangkap KPK

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan, pihaknya tak menahan ketujuhnya itu karena belum ada yang ditetapkan sebaga tersangka dalam kasus ini.

"Ketujuh orang itu sementara dipulangkan dengan status wajib lapor," ujar Yusri di Jakarta, Sabtu (23/5).

Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Komarudin (unj.ac.id)
Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Komarudin (unj.ac.id)

Hingga kini Yusri melanjutkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan guna mengetahui konstruksi peristiwa kasus.

"Kemungkinan rencana akan kita siapkan untuk memanggil dan mengklarifikasi," perkara tersebut," jelas lagi.

Seperti diketahui, Deputi Penindakan KPK Karyoto menuturkan, untuk tindaklanjut kasus ini pihaknya akan melakukan supervisi dengan Polri.

Perkara ini diduga terkait peran Rektor UNJ Komarudin yang meminta dekan-dekan fakultas serta kepala lembaga di UNJ mengumpulkan uang THR. Selanjutnya, THR ini untuk pejabat Sumber Daya Ditjen Dikti dan sejumlah staf SDM di Kemendikbud.

Masing-masing dekan dan kepala lembaga diminta mengumpulkan uang Rp5 juta melalui Kepala Bagian Kepegawaian UNJ, Dwi Achmad Noor.

Baca Juga

KPK Tangkap Rektor UNJ Terkait Pemberian THR ke Pejabat Kemendikbud

KPK melakukan rangkaian Operasi Tangkap Tangan (OTT) ini pada Rabu (20/5) lalu. OTT diawali informasi dari Inspektorat Jenderal Kemendikbud kepada KPK.

Tim penyidik KPK pun bergerak merespons dengan melakukan OTT. Pun, barang bukti yang diamankan sebesar US$1.200 dan Rp27.500.000. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Penyaluran Bantuan Tunai Tahap Pertama di Jakpus Selesai Februari 2021
Indonesia
Penyaluran Bantuan Tunai Tahap Pertama di Jakpus Selesai Februari 2021

Dilaksanakan di tiap sekolah yang memiliki lahan luas

Miris, Jokowi Tegaskan Insentif Tenaga Medis COVID-19 tidak Berlaku se-Indonesia
Indonesia
Miris, Jokowi Tegaskan Insentif Tenaga Medis COVID-19 tidak Berlaku se-Indonesia

Jokowi menjelaskan para dokter akan diberikan insentif yang berbeda-beda

[HOAKS atau FAKTA]: Menggoyang-goyangkan Tabung Gas Bisa Timbulkan Ledakan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menggoyang-goyangkan Tabung Gas Bisa Timbulkan Ledakan

Beredar di Facebook video dua orang sedang mengoyang-goyangkan tabung untuk memperbaikinya.

Pencarian Jatuhnya Sriwijaya Air Diperpanjang hingga Pekan Depan
Indonesia
Pencarian Jatuhnya Sriwijaya Air Diperpanjang hingga Pekan Depan

Tim SAR gabungan memutuskan untuk memperpanjang pencarian atau pertolongan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu.

 Buntut OTT UNJ, MAKI Laporkan Deputi Penindakan KPK ke Dewas
Indonesia
Buntut OTT UNJ, MAKI Laporkan Deputi Penindakan KPK ke Dewas

Boyamin menduga, OTT tersebut dilakukan KPK tanpa perencanaan matang dan tidak detail mulai dari penerimaan pengaduan masyarakat sampai dengan keputusan untuk melakukan giat Tangkap Tangan.

Jabat Komisaris Pelindo, Polri Bakal "Copot" Arman Depari dari Kursi Deputi BNN
Indonesia
Jabat Komisaris Pelindo, Polri Bakal "Copot" Arman Depari dari Kursi Deputi BNN

Polri tengah melakukan assesment guna mencari sosok pengganti Arman Depari guna duduk sebagai Deputi Bidang Pemberantasan BNN.

Skandal Vaksin COVID-19, Menlu Peru Mengundurkan Diri
Indonesia
Skandal Vaksin COVID-19, Menlu Peru Mengundurkan Diri

Menteri Luar Negeri Peru Elizabeth Astete pada Minggu (14/2) malam mengatakan bahwa dia mengundurkan diri setelah mengaku menerima suntikan dosis vaksin COVID-19.

BPIP Kukuh Gelar Upacara Kelahiran Pancasila Saat Pagebluk, Ini Aturan Mainnya
Indonesia
BPIP Kukuh Gelar Upacara Kelahiran Pancasila Saat Pagebluk, Ini Aturan Mainnya

Biasanya, peserta upacara terdiri dari 9 pasukan upacara yang mewakili TNI-Polri, ASN, mahasiswa dan pelajar

Sudah 3 Bulan Indonesia Alami Deflasi
Indonesia
Sudah 3 Bulan Indonesia Alami Deflasi

Deflasi ini hampir terjadi pada seluruh sektor yang ditunjukkan oleh turunnya beberapa indeks kelompok pengeluaran.

  Mudik Dilarang, Jalur Alternatif Menuju Yogyakarta Ditutup
Indonesia
Mudik Dilarang, Jalur Alternatif Menuju Yogyakarta Ditutup

"Untuk jalan-jalan tikus atau jalan kecil ini kita serahkan penangannya ke pemerintah kabupaten dan Kota. Surat perintahnya sudah kita siapkan,” jelas Tavip.