Polisi Suruh Anak Buah Anies Pasang Rambu Tanda Perluasan Ganjil-Genap KaDishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo dan Wadirlantas Polda Metro Jaya, AKBP I Made Agus Prasatya. Foto: MP/Asropih

MerahPutih.com - Ditlantas Polda Metro Jaya mendukung kebijakan Pemprov DKI memperluas rute ganjil-genap di Jakarta yang mengimplementasikan Instruksi Gubernur (Ingub) nomor 66 tahun 2019 tentang pengendalian kualitas udara.

Wadirlantas Polda Metro Jaya, AKBP I Made Agus Prasatya, mengungkapkan penerapan baru aturan perluasan penerapan ganjil genap di Jakarta sudah melalui suatu proses kajian oleh forum lalu lintas.

Baca Juga: Pemprov DKI Resmi Perluas Sistem Ganjil-Genap, Berikut Rutenya

"Kami dari Ditlantas Polda Metro Jaya akan mendukung kebijakan perluasan penerapan ganjil genap ini. Untuk implementasinya jelas pertama harus didukung dengan peraturan Gubernur," kata I Made di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (7/8).

Made pun menyarankan pihak Pemprov DKI melalui Dinas Perhubungan DKI memasang rambu-rambu lalu lintas wilayah yang terkena sistem kendaraan nomor plat ganjil beroperasi pada tanggal ganjil, dan kendaraan nomor plat genap mengaspal tanggal genap.

"Kemudian dipasang rambu-rambu di titik-titik yang telah ditentukan terkait dengan perluasan, kemudian disampaikan," tutur Made.

Poster pelaksanaan Sistem Ganjil Genap di Jakarta

Sehingga, lanjut dia, masa berlakunya sistem ganjil genap pada 9 September 2019 nanti pihaknya bisa melakukan tindakan penegakan hukum kepada pengendara yang melanggar aturan tersebut.

"Masa kurang lebih rambu terpasang 30 hari kami dari ditlantas polda metro jaya, mulai tanggal 9 september akan melakukan tataran tindakan kepolisian penegakkan hukum yaitu penindakan secara represif (penilangan)," tutur dia.

Adapun sosialisasi mulai dari tanggal 7 Agustus hingga 8 September 2019. Aturan perluasan ganjil genap diberlakukan pada Senin sampai Jumat, kecuali hari libur, pada pukul 06.00-10.00 dan pukul 16.00-21.00 WIB.

"Saat ini kami akan melaksanakan tindakan preventif berupa sosialisasi termasuk preventif penempatan petugas petugas kami dititik titik yang telah ditentukan. Dan mulai tanggal 9 september kami akan melaksanakan tindakan represif," tutup dia.

Baca Juga: Ganjil-Genap Untuk Sepeda Motor Tak Tepat Dilakukan Jangka Panjang

Berikut aturan baru perluasan sistem ganjil genap, yaitu:

- Jalan Pintu Besar Selatan

- Jalan Gajah Mada

- Jalan Hayam Wuruk

- Jalan Majapahit

- Jalan Sisingamangaraja

- Jalan Panglima Polim

- Jalan RS Fatmawati (mulai simpang Jalan Ketimun 1 sampai dengan simpang Jalan TB Simatupang).

- Jalan Suryopranoto

- Jalan Balikpapan

- Jalan Kyai Caringin

- Jalan Tomang Raya

- Jalan Pramuka

- Jalan Salemba Raya

- Jalan Kramat Raya

- Jalan Senen Raya

- Jalan Gunung Sahari

Sistem ganjil genap juga tetap diberlakukan di ruas jalan yang semula sudah diterapkan kebijakan tersebut, yakni:

- Jalan Medan Merdeka Barat

- Jalan MH Thamrin

- Jalan Jenderal Sudirman

- Sebagian Jalan Jenderal S Parman, dari ujung simpang Jalan Tomang Raya sampai simpang Jalan KS Tubun.

- Jalan Gatot Subroto

- Jalan Jenderal MT Haryono

- Jalan HR Rasuna Said

- Jalan DI Panjaitan

- Jalan Jenderal Ahmad Yani (mulai simpang Jalan Perintis Kemerdekaan sampai dengan simpang Jalan Bekasi Timur Raya). (Asp)

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH