Polisi Siapkan Sanksi Tegas bagi Pelanggar PPKM Darurat Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi di Kantor Polres Jakarta Pusat Kemayoran, Rabu (7/7). MP/Kanu

MerahPutih.com - Pemberian sanksi kepada pelanggar pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat, bakal segera diberikan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Hengki Haryadi memastikan keseriusannya dalam hal penegakan PPKM darurat di Jakarta Pusat.

Baca Juga

103 Perusahaan di Jakarta Disegel karena Langgar PPKM Darurat

"Intinya ini harus kita serius dalam pelaksanaannya, karena kuncinya PPKM darurat adalah membatasi mobilitas dan menghindari kerumunan," kata Hengki Haryadi dalam keterangan persnya, Rabu (7/7).

Menurut Hengki penentuan penindakan kepada pelanggaran PPKM darurat baik itu pelanggaran perusahaan, restoran maupun terkait hal yang dilarang saat pelaksanaan PPKM darurat. Nantinya dalam penindakan itu akan masuk ketegori pidana ringan, pidana umum atau sebagainya.

"Yang terpenting percaya diri dan selalu kompak di Jakarta Pusat di backup oleh pak kajari dan intinya bagaimana masyarakat mentaatin aturan yang ditetapkan oleh pemerintah," katanya.

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi di Kantor Polres Jakarta Pusat Kemayoran, Rabu (7/7/2021). ANTARA/Mentari Dwi Gayati.
Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi di Kantor Polres Jakarta Pusat Kemayoran, Rabu (7/7/2021). ANTARA/Mentari Dwi Gayati.

Saat ini, Polres Metro Jakarta Pusat juga telah berkoordinasi dengan Pemkot Jakarta Pusat terkait penyekatan di sembilan titik. Hanya saja pihaknya juga menerima berbagai masukan terkait penyekatan itu.

"Kemarin di Selemba Raya ada yang memberikan masukan kalo di sana banyak rumah sakit sehingga pasien terhalang karena macet, nah ini kita analisis," ujarnya.

Di Jakarta Pusat titik utama yang paling menjadi sorotan yaitu Pasar Jiung Kemayoran, Jakarta Pusat. Di sana masih ditemukan adanya PKL yang berdagang.

"Intinya kita akan rapatkan hari ini dengan pak Kajari bagaimana sehingga ini tidak terjadi kerumunan, dan memberikan sanksi tegas di samping itu sebelumnya juga dilakukan sosialisasi," ucapnya.

Di Polda Metro Jaya, tiga petinggi perusahaan dari 2 perusahaan non-esensial ditetapkan tersangka karena melanggar PPKM darurat. Ketiganya mengaku mengetahui adanya informasi aturan PPKM darurat, namun memilih bersikap abai.

"Hasil pemeriksaannya mereka tahu soal PPKM darurat ini. Mereka akui kesalahan, mempekerjakan tetap ya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

Kedua perusahaan yang ditindak adalah PT DPI di Tanah Abang, Jakarta Pusat dan PT LMI di daerah Sudirman, Jakarta Selatan. Dari dua perusahaan tersebut, polisi menetapkan petinggi tiap perusahaan itu menjadi tersangka.

Menurut Yusri, dua orang petinggi perusahaan dari PT DPI telah jadi tersangka. Dua orang itu berinisial ERK dan AV, yang masing-masing merupakan direktur utama dan manajer HR PT DPI.

Sementara itu, polisi juga telah menetapkan CEO PT LMI inisial SD menjadi tersangka. SD dinilai bertanggung jawab dalam meminta karyawannya untuk tetap masuk ke kantor, padahal perusahaannya tidak termasuk ke dalam sektor esensial dan kritikal.

Saat dimintai keterangan polisi alasan tetap memaksa karyawannya masuk ke kantor di tengah aturan PPKM darurat, ketiganya menjawab jawaban serupa. Ketiganya hanya mementingkan bisnis perusahaannya.

"Arahnya adalah supaya perusahaan untuk tetap berjalan. Sekali lagi ini bukan untuk menyusahkan tapi menyelamatkan. Non-esensial sudah di rumah saja," jelas Yusri.

Ketiganya tidak dilakukan penahanan oleh polisi mengingat ancaman pidana di bawah lima tahun.

Tiga tersangka tersebut dijerat dengan Pasal 14 ayat 1 juncto Pasal 55 dan 56 UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit dengan ancaman satu tahun penjara dan denda Rp 100 juta. (Knu)

Baca Juga

Equity Life Indonesia Tampik Langgar PPKM Darurat hingga Disegel Anies

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Vaksinasi Nasional Baru 13 Persen Jumlah Penduduk
Indonesia
Vaksinasi Nasional Baru 13 Persen Jumlah Penduduk

Sebanyak 2.301.978 orang atau 5,71 persen telah divaksin COVID-19 dosis pertama dan kedua hingga Sabtu (20/3).

Arus Lalu Lintas Kawasan Istana Negara Bakal Dialihkan Saat May Day
Indonesia
Arus Lalu Lintas Kawasan Istana Negara Bakal Dialihkan Saat May Day

Polisi juga akan melakukan tes swab antigen kepada buruh

[HOAKS atau FAKTA]: Masjid di Prancis Diserang Polisi dan Jamaahnya Ditangkap
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Masjid di Prancis Diserang Polisi dan Jamaahnya Ditangkap

Akun Facebook bernama Alam mengunggah sebuah video dengan narasi yang menyebut bila sebuah masjid di Paris, Francis diserang polisi dan jamaahnya ditangkap.

Vaksin Akhiri Wabah Maut Hitam di Priangan Jabar
Indonesia
Vaksin Akhiri Wabah Maut Hitam di Priangan Jabar

Jauh sebelum pandemi COVID-19, sejumlah daerah di Indonesia pernah dilanda wabah sampar, penyakit yang dikenal juga dengan sebutan pes. Penyakit ini dipicu bakteri Yersinia pestis dari hewan pengerat seperti tikus.

Kelola TMII, Kemensetneg Minta Masukan Rakyat
Indonesia
Kelola TMII, Kemensetneg Minta Masukan Rakyat

Pengelolaan TMII ke depan berbasis konsep 4.0, edukasi nusantara yang dikemas lebih modern, melibatkan partisipasi budayawan, seniman, duta wisata, dan duta budaya.

KAI Commuter Tambah 12 Perjalanan KRL Jabodetabek
Indonesia
KAI Commuter Tambah 12 Perjalanan KRL Jabodetabek

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menambah 12 perjalanan kereta rel listrik (KRL) Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek) pada Kamis (22/7).

Novel Sebut Korupsi Bansos Rp100 Triliun, KSP: Pernyataan Itu Tidak Produktif
Indonesia
Novel Sebut Korupsi Bansos Rp100 Triliun, KSP: Pernyataan Itu Tidak Produktif

Pemerintah berkomitmen untuk menutup berbagai celah yang mungkin bisa digunakan untuk korupsi

Satgas COVID-19 Ungkap Tingkat Keamanan Vaksinasi Bagi Lansia
Indonesia
Satgas COVID-19 Ungkap Tingkat Keamanan Vaksinasi Bagi Lansia

BPOM menerbitkan EUA vaksin Coronavac untuk usia 60 tahun ke atas

Penyebab Jatuhnya Helikopter di Bandara Curug Tangerang Masih Misterius
Indonesia
Penyebab Jatuhnya Helikopter di Bandara Curug Tangerang Masih Misterius

KNKT masih menginvestigasi penyebab kecelakaan helikopter milik Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan (BBKFP) Kementerian Perhubungan di Bandara Budiarto, Curug, Tangerang.

Masih Suasana Pandemi, Pemprov DKI Gelar Acara Imlekan Secara Virtual
Indonesia
Masih Suasana Pandemi, Pemprov DKI Gelar Acara Imlekan Secara Virtual

Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi dengan sejumlah komunitas dalam menyemarakkan Tahun Baru Imlek 2021 dikemas secara virtual.