Polisi Selidiki Vidio Yang Diduga Hina Lambang Negara Pancasila. (Internet).

MerahPutih.com - Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan seorang wanita yang melakukan penghinaan terhadap lambang negara dan Ideologi Indonesia yakni Pancasila dengan sebutan 'Pancasila sampah'.

Dalam video yang diupload akun instagram @Viralterkini99 itu viral dan berhasil mendapatkan tanggapan dari netizen yang geram melihat kelakuan perempuan yang mengaku bernama Ani tersebut.

Baca Juga:

Kisah Inspiratif Survivor Kasus 01 COVID-19 Sita Tyasutami Menghadapi Perundungan

"Ani akan menerangkan tentang Pancasila, liat ya ini garuda lambang negara Indonesia ya, lambang negara Indonesia, pancasila ya. Pancasila sampah ini sampah Pancasila sampah ya, ini hanya kotoran, layak gue injek-injek ini Pancasila, ini hanya Pancasila sampah," kata perempuan itu sambil memegang buku berlambang Garuda seperti dikutip, Minggu (3/1).

Dalam video tersebut, wanita itu menghina Pancasila dengan raut muka yang kesal. Entah apa yang ada dipikirannya sehingga dia berani menghina ideologi Indonesia tersebut.

Disamping itu, banyak netizen yang melontarkan komentar negatif untuk perempuan yang memakai sweater berwarna biru tersebut.

Tidak sedikit netizen yang menyindir jika ditangkap polisi karena hal itu, maka perempuan tersebut akan berlagak seperti orang gila.

"Fix, kalau keciduk pura2 gila dan bebas gitu saja, tanpa dikasih sesuatu yang bikin jera, misal ditpol pakai panci panas gitu," ucap akun @Cabralink.

Selain itu, komentar negatif juga datang dari akun @bejoe1996. Dia menyebut jika pelaku tertangkap, pelaku akan meminta maaf dan tidak akan mengulangi aksinya kembali.

Kadiv Humas Argo
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono

"Ketangkep, paling-paling nangis minta maaf, tanda tangan enggak akan ngulangin lagi.. Udah dilepas deh.. Pengen viral ae cara ne begitu," sebutnya.

Mabes Polri angkat suara soal adanya video viral seorang wanita yang menghina ideologi Indonesia yakni Pancasila. Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan soal video tersebut.

"Dilidik ya," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat dihubungi, Minggu (3/1).

Hingga saat ini, polisi belum bisa mengidentifikasi di mana dan kapan video tersebut dibuat. Tim Siber Polri masih melakukan penyelidikan. (Knu)

Baca Juga:

Indonesia Amputee Football (INAF) Ubah Keterbatasan Jadi Kesuksesan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Diperiksa Selama Sejam, Luhut Bantah Punya Bisnis di Papua
Indonesia
Diperiksa Selama Sejam, Luhut Bantah Punya Bisnis di Papua

Luhut menegaskan dirinya tidak terlibat dalam bisnis tambang di Papua seperti yang ditudingkan oleh terlapor.

Hasrat Seksual sampai Urusan Ranjang Suami-Istri Jadi Poin Krusial RUU PKS
Indonesia
Hasrat Seksual sampai Urusan Ranjang Suami-Istri Jadi Poin Krusial RUU PKS

"Di satu sisi fakta kekerasan seksual yang terus meningkat dan di sisi lain punya beberapa adab yang tidak bisa 'gebyah uyah' (menyamaratakan)," kata Wakil Ketua Badan Legislasi Willy.

KPK Diminta Pastikan Kewenangan Penyadapan Hingga Penggeledahan Tak Langgar HAM
Indonesia
KPK Diminta Pastikan Kewenangan Penyadapan Hingga Penggeledahan Tak Langgar HAM

KPK diberikan kewenangan dalam melakukan upaya paksa

Kasatpol PP DKI Minta Anak Buahnya Tak Bosan Tindak Warga Langgar Prokes
Indonesia
Kasatpol PP DKI Minta Anak Buahnya Tak Bosan Tindak Warga Langgar Prokes

Pemerintah DKI Jakarta wajib melakukan pengawasan pada masyarakat agar aturan yang telah dibuat dapat berjalan baik.

Buntut Kontak Tembak Aparat-KKB di Sugapa, Prajurit Banteng Raider Meninggal Dunia
Indonesia
Buntut Kontak Tembak Aparat-KKB di Sugapa, Prajurit Banteng Raider Meninggal Dunia

Jenazah Prada Ginanjar saat ini sudah dievakuasi ke Timika

Risma 'Bantu' Kemenangan Eri-Armuji
Indonesia
Risma 'Bantu' Kemenangan Eri-Armuji

Salah satu faktor dominan kemenangan Er-Ji, Faktor keunggulan Eri Cahyadi-Armuji, lanjut Imam, disebabkan kuatnya Risma Effect

Update COVID-19: Vaksin Kedua 35 Persen, Korban Meninggal Harian 38 Orang
Indonesia
Update COVID-19: Vaksin Kedua 35 Persen, Korban Meninggal Harian 38 Orang

Jumlah masyarakat yang sudah divaksinasi dosis kedua mencapai 74.905.667 orang atau setara 35,92 persen dari target sasaran.

Dihantam Pandemi COVID-19, Bank DKI Cetak Laba Rp191 Miliar
Indonesia
Dihantam Pandemi COVID-19, Bank DKI Cetak Laba Rp191 Miliar

Bank DKI mencetak laba bersih sebesar Rp191,60 miliar pada kuartal I 2021 meningkat 4,16 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp183,95 miliar.

Strategi Ampuh Mendongkrak Bisnis di Masa Pandemi
Indonesia
Strategi Ampuh Mendongkrak Bisnis di Masa Pandemi

Mantan jurnalis yang sudah menggeluti di bidang media selama 14 tahun membuatnya mengambil keputusan di mulai 6 bulan yang lalu, untuk memulai bisnis baru di bidang content creative.

81 Ribu Lebih Pasien Sembuh dari COVID-19 di RSD Wisma Atlet
Indonesia
81 Ribu Lebih Pasien Sembuh dari COVID-19 di RSD Wisma Atlet

Untuk jumlah pasien yang rawat inap terdata sebanyak 1.222 orang