Polisi Selidiki Unsur Pidana dalam Situs IndoXXI Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra (kiri). (ANTARA/ Anita Permata Dewi)

MerahPutih.com - Polri menilai tepat pemblokiran web streaming bajakan ilegal IndoXXI (Lite) yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Kabagpenum Humas Polri Kombes (Pol) Asep Adi Saputra mengatakan, situs bajakan tersebut sangat merugikan dunia usaha dan insan perfilman.

Baca Juga:

Gara-Gara Diretas Tulisan 'RIP KPK', Situs Kemendagri Belum Bisa Diakses

Asep menuturkan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Kominfo guna memastikan pelanggaran hukum yang dilakukan IndoXXI.

"Pada prinsipnya tentu berdasarkan informasi masyarakat baik juga pemetaan kita. Di mana ada pelanggaran HAKI di situ karena mempublikasikan yang menjadi hak orang lain ditayangkan secara ilegal oleh orang yang tidak punya kompetensi," jelas Asep kepada wartawan, Senin (23/12).

IndoXXI diblokir pemerintah. (Foto: MP/net)
IndoXXI diblokir pemerintah karena dinilai merugikan dunia usaha. (Foto: MP/net)

Asep menambahkan, pihaknya akan menunggu perkembangan usai Kominfo memblokir situs tersebut.

"Saya kira ini adalah website yang merugikan dan tentu kita akan tunggu perkembangannya apa yang dilakukan Kominfo dan jajarannya," tegas Asep.

Asep menyebut, penyelidikan situs-situs akan dilakukan guna menelusuri adakah pelanggaran hak cipta dan intelektual dalam situs-situs film bajakan.

“Kita akan koordinasi lebih lanjut apakah di situ ada sebuah indikasi pelanggaran hukum terutama penegakan hukum terkait dengan hak atas kekayaan intelektual, maka kita akan bekerja lebih lanjut yang bersama-sama Kominfo,” ujarnya.

Penelusuran situs-situs itu, kata Asep, berasal dari aduan masyarakat dan pemegang hak siar film original.

“Kan aduan masyarakat baik juga pemegang hak cipta, ini menjadi sebuah peluang terbesar di mana ada pelanggaran HAKI di situ karena mempublikasikan yang menjadi hak orang lain, tayangkan ya secara ilegal oleh orang-orang yang tidak punya kompetensi atau tidak punya kewenangan adalah sebuah website yang merugikan,” jelasnya.

Baca Juga:

Website PN Jakarta Pusat Dibajak, Muncul Gambar Lutfi Alfiandi

Direktur Jenderal Aptika Kominfo Semuel Pangerapan menyampaikan bahwa pihaknya telah menghapus lebih dari 1.000 laman terkait pembajakan, salah satunya seperti yang dilakukan oleh IndoXXI.

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra (kiri). (ANTARA/ Anita Permata Dewi)
Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra (kiri). (ANTARA/ Anita Permata Dewi)

Berdasarkan survei dari YouGov untuk Coalition Against Piracy (CAP) atau koalisi melawan pembajakan, pemblokiran tersebut telah dilakukan Kominfo dalam waktu enam bulan terkahir atau sekitar Juli 2019.

Dalam survei itu dijelaskan bahwa hampir 63 persen (dari 1.045 sampel) konsumen online di Indonesia memiliki perilaku menonton konten online dengan cara mengakses situs web streaming bajakan atau situs torrent demi tidak membayar biaya langganan.

Sementara itu, IndoXXI merupakan aplikasi paling populer dan digunakan oleh 35 persen perangkat streaming gelap (ISD).

Menurut keterangan resmi yang disampaikan oleh CAP, IndoXXI populer bagi kalangan pengguna yang berusia di rentang 18-24 tahun, yakni sebanyak 44 persen. (Knu)

Baca Juga:

Kritik Pemprov DKI, PSI Tuntut Transparansi APBD Diunggah di Situs Resmi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Amankan Demo Buruh dan Mahasiswa, Polisi Tutup Sebagian Jalan Merdeka Barat
Indonesia
Amankan Demo Buruh dan Mahasiswa, Polisi Tutup Sebagian Jalan Merdeka Barat

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menutup sebagian jalan di kawasan Istana Merdeka khususnya Jalan Medan Merdeka Barat mulai Senin (19/10).

Komnas HAM Sampaikan Laporan Dugaan Kekerasan di Intan Jaya
Indonesia
Komnas HAM Sampaikan Laporan Dugaan Kekerasan di Intan Jaya

Komisioner Komnas HAM menemui Menko Polhukam Mahfud MD dan menyerahkan hasil investigasi peristiwa kekerasan di Intan Jaya.

Gara-Gara Narkoba, Anak Sekda Karawang Diciduk Polisi
Indonesia
Gara-Gara Narkoba, Anak Sekda Karawang Diciduk Polisi

Saat dilakukan penggeledahan di kamarnya, kami temukan 5 butir inex

Angka Kesembuhan Makin Tinggi, Penanganan Corona Tanah Air Miliki Harapan Cerah
Indonesia
Angka Kesembuhan Makin Tinggi, Penanganan Corona Tanah Air Miliki Harapan Cerah

Presentase kesembuhan penderita COVID-19 di tanah air diklaim meningkat.

Dokter Paru: Pakai Masker Cegah Penularan COVID-19 hingga 80 Persen
Indonesia
Dokter Paru: Pakai Masker Cegah Penularan COVID-19 hingga 80 Persen

Dokter spesialis paru, dr Pad Dilangga, Sp.P mengatakan, bahwa pemakaian masker bisa mencegah penularan COVID-19 hingga 80 persen

Enggak Pernah Kontak dengan Costumer, Satu Pegawai Bank 'Plat Merah' Positif Corona
Indonesia
Enggak Pernah Kontak dengan Costumer, Satu Pegawai Bank 'Plat Merah' Positif Corona

Ada tiga penyesuaian sistem kerja yang diterapkan oleh BNI

KPK Ajukan Banding Atas Vonis 2 Tahun Bui Romahurmuziy
Indonesia
KPK Ajukan Banding Atas Vonis 2 Tahun Bui Romahurmuziy

Ali Fikri menjelaskan sejumlah hal sehingga banding tersebut dilakukan JPU. Di antaranya vonis majelis hakim belum memenuhi rasa keadilan masyarakat.

Viral Video Ferrari Dikirim Pakai Pesawat, Garuda: Itu Legal
Indonesia
Viral Video Ferrari Dikirim Pakai Pesawat, Garuda: Itu Legal

Mobil tersebut telah melalui prosedur kepabeanan resmi

Pengamat Nilai Wibawa Negara Bisa Runtuh Jika Jokowi Diamkan Upaya Pelemahan KPK
Indonesia
Pengamat Nilai Wibawa Negara Bisa Runtuh Jika Jokowi Diamkan Upaya Pelemahan KPK

Hikam menambahkan, dugaan keterlibatan parpol penguasa dalam perkara ini makin menambah kesan ada upaya pelemahan terhadap KPK.

Buntut Demo Pekerja Ambulans, DPRD Panggil Anak Buah Anies
Indonesia
Buntut Demo Pekerja Ambulans, DPRD Panggil Anak Buah Anies

Saat ini Dinkes DKI masih menggali terkait permasalahan yang ada di jajaran AGD hingga sampai menggelar aksi demonstrasi di Balai Kota.