Polisi Selidiki Kematian Misterius Pasangan Suami-Istri di Pacitan Ilustrasi. (Antara/Ist)

MerahPutih.com - Aparat Kepolisian Resor (Polres) Pacitan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus kematian sepasang suami istri (pasutri) di dalam kamar mandi rumah mereka, wilayah Kebonagung, Pacitan, Jawa Timur.

Kapolres Pacitan AKBP Wiwit Ari Wibisono mengatakan, penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) telah dilakukan satuan reserse kriminal bersama tim identifikasi. Namun, belum ada temuan tanda-tanda kekerasan dalam peristiwa tersebut.

"Kami sudah lakukan visum dan tidak ada tanda-tanda kekerasan," kata Kapolres Wiwit menjawab pertanyaan awak media, Senin (14/12), seperti dikutip Antara.

Baca Juga:

Polisi Ringkus Pedagang yang Ancam Kapolda Metro Jaya

Pasutri yang meninggal diidentifikasi dengan inisial SI (29) dan YA (49). Saat ditemukan pertama kali oleh saksi, anak korban yang berusia 15 tahun, tubuh keduanya sudah terbaring tak bernyawa dalam kamar mandi yang terkunci dari dalam.

Ilustrasi. (Foto: Instagram @polres_pacitan)
Ilustrasi. (Foto: Instagram @polres_pacitan)

Polisi yang menyelidiki kasus tersebut menemukan material muntahan dan kotoran di samping jenazah pasutri tersebut.

"Untuk memastikan penyebab pasti kematian korban, jenazah dibawa ke RSUD dr Moewardi, Solo," katanya.

Baca Juga:

Kodam Jaya-Polda Metro Jaya Gelar Patroli Berskala Besar

Peristiwa kematian pasutri dalam kamar mandi di Kebonagung itu sempat membuat warga sekitar gempar.

Banyak orang berdatangan saat polisi melakukan evakuasi dan olah TKP.

Apalagi, petugas berpakaian hazmat atau APD lengkap sempat datang melakukan evakuasi jenazah untuk dibawa ke rumah sakit guna dilakukan visum. (*)

Baca Juga:

Terungkap! Alasan Empat Pengawal Rizieq Enggak Diborgol Usai Diciduk di Tol Japek

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemerintah Segera Ambil Alih Pengelolaan TMII dari Yayasan Harapan Kita
Indonesia
Pemerintah Segera Ambil Alih Pengelolaan TMII dari Yayasan Harapan Kita

Luas lahan TMII mencapai 146,7 hektare dan berlokasi di kawasan strategis Jakarta Timur. Nilai aset dari lahan TMII, menurut perhitungan revaluasi aset pada 2018, mencapai Rp20 triliun.

Nyaris 100 Ribu Pengendara Langgar Aturan, Paling Banyak Ditindak di Depok
Indonesia
Nyaris 100 Ribu Pengendara Langgar Aturan, Paling Banyak Ditindak di Depok

3.288 diberikan penindakan berupa tilang di Depok

PPDB 2021 Dibuka Hari Ini, Disdik DKI Akui Daya Tampung Siswa Terbatas
Indonesia
PPDB 2021 Dibuka Hari Ini, Disdik DKI Akui Daya Tampung Siswa Terbatas

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2021/2022 di DKI Jakarta dibuka pada Senin (7/6).

Kasus COVID-19 Solo Meroket Dalam Sehari, Terbanyak Sejak Kasus Pertama Muncul
Indonesia
Kasus COVID-19 Solo Meroket Dalam Sehari, Terbanyak Sejak Kasus Pertama Muncul

Satgas Penanganan COVID-19 Solo, Jawa Tengah mencatat adanya penambahan kasus baru corona sebanyak 32 kasus dalam sehari.

AHY Tegaskan Satu Nyawa Prajurit TNI Sangat Berharga
Indonesia
AHY Tegaskan Satu Nyawa Prajurit TNI Sangat Berharga

AHY mengajak seluruh umat beragama, khususnya umat Islam dalam bulan suci Ramadan untuk mendoakan keselamatan awak KRI Nanggala 402

Dalam Sehari, 80 Petugas Kesehatan Divaksinasi di Jakarta Pusat
Indonesia
Dalam Sehari, 80 Petugas Kesehatan Divaksinasi di Jakarta Pusat

Ia berharap pemberian vaksin untuk tenaga kesehatan ini berjalan lancar

Pemprov DKI Bantah Ratusan PNS Tak Ikut Lelang Jabatan Gegara TGUPP
Indonesia
Pemprov DKI Bantah Ratusan PNS Tak Ikut Lelang Jabatan Gegara TGUPP

Pemprov DKI Jakarta membantah 239 PNS yang tidak ikut seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama karena Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP).

Konstruksi Tol Serpong-Cinere Segera Rampung
Indonesia
Konstruksi Tol Serpong-Cinere Segera Rampung

Jalan Tol ini tersambung dengan Jalan Tol Serpong-Kunciran yang sudah beroperasi serta Jalan Tol Cinere-Jagorawi.

Pekan Ini Polisi Ungkap Tersangka Kebakaran Kejagung
Indonesia
Pekan Ini Polisi Ungkap Tersangka Kebakaran Kejagung

Bareskrim Polri menyimpulkan adanya peristiwa pidana dalam kebakaran markas Korps Adhyaksa itu