Polisi Selidiki Dugaan Keuntungan Penyelundupan 310 Kg Sabu untuk Terorisme Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dalam konferensi pers di Hotel N 1 Petamburan Tanah Abang Jakarta Pusat, Selasa (11/5) malam. ANTARA/Mentari Dwi Gayati.

MerahPutih.com - Polres Metro Jakarta Pusat tengah mengusut kasus penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu seberat 310 kilogram dari Iran ke Jakarta.

Pasalnya, keuntungan dari narkoba senilai Rp400 miliar tersebut berpotensi digunakan untuk melakukan kejahatan lainnya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan, pihaknya juga mengusut indikasi aliran dana yang masuk ke kelompok teroris atau narcoterrorism.

Baca Juga:

Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Penyelundupan 310 Kg Sabu Asal Iran

"Narkoba ini memiliki korelasi dengan organisasi crime dengan yang lainnya. Bisa saja memiliki korelasi dengan kelompok teror, kelompok kartel, dan pelaku-pelaku people smuggling dan sebagainya," beber Fadil, Rabu (12/5).

Fadil Imran mengungkap modus penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 310 kilogram dengan menyembunyikan barang haram tersebut dalam piston.

“Karena diletakkan di dalam piston sehingga kalau dibawa bergerak tanpa gunakan alat khusus seperti x-ray maka narkotika ini sulit untuk dideteksi,” kata Fadil.

Polres Jakarta Pusat yang dipimpin Kombes Hengki Haryadi ini menyelidiki kasus ini selama tiga bulan. Yakni dibantu oleh Ditnarkoba Polda Metro Jaya dan Drug Enforcement Administration (DEA) badan narkotika di Amerika Serikat.

Narkoba itu dibawa dari luar negeri lewat jalur laut ke Aceh. Kemudian diantar ke Hotel N1 di Jalan KS Tubun, Jakarta Pusat lewat darat.

Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat membongkar penyeludupan narkoba jenis sabu dari jaringan internasional asal Iran. Foto: MP/Kanu
Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat membongkar penyeludupan narkoba jenis sabu dari jaringan internasional asal Iran. Foto: MP/Kanu

Dari hotel itu, dua tersangka NR dan HK mengambil narkoba tersebut dan membawanya ke daerah Gunung Sindur, Jawa Barat dengan menggunakan sebuah mobil.

Di sanalah kedua tersangka diamankan dengan barang bukti 310 kilogram sabu.

"Di dalam pemantauan sekitar 3 bulan dari mulai bulan Februari kelompok ini diidentifikasi oleh Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat," kata Fadil.

Menurut Fadil, dengan gagal edarnya sabu itu telah menyelamatkan banyak nyawa.

"Kalau digunakan oleh masyarakat yang ketergantungan bisa digunakan 1,2 juta pengguna aktif. Ini yang bisa kita selamatkan," kata Fadil.

Ia mengatakan, pengungkapan kasus ini merupakan yang terbesar di tingkat polres. Ia mengapresiasi pencapaian tersebut.

"Saya apresiasi langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh Kapolres beserta Kasat Narkoba Polres Jakarta Pusat (Kompol Indrawienny Panjiyoga) tentunya dengan koordinasi Ditresnarkoba Polda atas prestasi yang spektakuler ini," kata Fadil.

Baca Juga:

Lima Anggota Serse Narkoba Surabaya Ditangkap Propam Saat Pesta Sabu

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi menyebut, penangkapan ini merupakan bentuk pencegahan.

"Jangan sampai narkoba sebanyak ini menyebar ke masyarakat. Makanya dari hulunya kami lakukan penangkapan," jelas Hengki.

Kedua tersangka telah ditahan. Mereka dijerat dengan pasal berlapis tentang narkotika.

Yakni pasal 115 ayat 2 subsider pasal 114 lebih lagi ke pasal 112 ayat 2 juncto pasal 132 di UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancamannya paling singkat 6 tahun paling lama 20 tahun penjara atau hukuman mati. (Knu)

Baca Juga:

BNN Bongkar Jaringan Dumai-Madura Pengedar Ratusan Kg Sabu dan Ekstasi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Komnas HAM Ungkap Kekhawatirannya KKB Dilabeli Teroris
Indonesia
Komnas HAM Ungkap Kekhawatirannya KKB Dilabeli Teroris

Suara perdamaian dari para tokoh masyarakat itu sudah kami sampaikan di dalam berbagai kesempatan

Dikira Ada Ledakan Bom, Pengunjung Sunrise Mall Mojokerto Berhamburan Keluar
Indonesia
Dikira Ada Ledakan Bom, Pengunjung Sunrise Mall Mojokerto Berhamburan Keluar

Akibat gempa berkekuatan 6,7 SR di Malang, ratusan pengunjung Sunrise Mall Kota Mojokerto bubar dan berupaya mengamankan diri ke luar gedung, Sabtu (10/4).

Jumlah Tes Acak Penumpang KRL Ditambah Dua Kali Lipat
Indonesia
Jumlah Tes Acak Penumpang KRL Ditambah Dua Kali Lipat

Pada pekan pertama sebanyak 912 calon pengguna KRL mengikuti tes acak antigen

Pemkot Tangerang Minta Polisi Turun Tangan Tindak Pungli Bansos COVID-19
Indonesia
Pemkot Tangerang Minta Polisi Turun Tangan Tindak Pungli Bansos COVID-19

Pemkot Tangerang meminta kepada aparat kepolisian untuk turun tangan menindak pelaku pungutan liar (pungli) yang merugikan masyarakat penerima bantuan sosial (bansos) COVID-19.

Sepanjang 2020, KPK Tetapkan 109 Tersangka
Indonesia
Sepanjang 2020, KPK Tetapkan 109 Tersangka

Perkara yang saat ini sedang berjalan sebanyak 130

[Hoaks atau Fakta]: Batik Air Jemput WNI di Afghanistan
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Batik Air Jemput WNI di Afghanistan

Menteri Luar Negeri RI melalui media sosial twitternya pada 20 Agustus 2021, menginformasikan bahwa pemerintah telah berhasil mengevakuasi WNI dari Kabul.

311 Ribu Warga Jakarta Belum Divaksin COVID-19
Indonesia
311 Ribu Warga Jakarta Belum Divaksin COVID-19

“Sisa cakupan vaksinasi yang harus dipenuhi oleh DKI Jakarta adalah sebesar 311.122 ini yang akan kita kejar terus,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus

Serangan di Mabes Polri, DPR Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Intelijen
Indonesia
Serangan di Mabes Polri, DPR Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Intelijen

Maka, pesantren dari NU dan Muhammadiyah bisa dilibatkan sebagai jangkar deradikalisasi

Usai Diperiksa Polisi, Rachel Vennya Mengaku Khilaf
Indonesia
Usai Diperiksa Polisi, Rachel Vennya Mengaku Khilaf

Rachel pun mengungkapkan permohonan maaf atas tindakannya tersebut

Merapi Muntahkan Abu Vulkanik, Penerbangan di Bandara Adi Soemarmo Normal
Indonesia
Merapi Muntahkan Abu Vulkanik, Penerbangan di Bandara Adi Soemarmo Normal

Hujan abu vulkanik hanya terjadi di kawasan lereng Gunung Merapi saja tidak sampai ke kawasan bandara