Polisi Segera Proses Pidana Keluarga yang Bawa Paksa Jenazah COVID-19 di Makassar Ilustrasi: Petugas medis yang bertugas menggunakan APD di tengah pandemi COVID-19. (Antaranews)

Merahputih.com - Polisi menyebut tindakan membawa paksa pulang jenazah COVID-19 di rumah sakit Makassar termasuk tindak pidana. Keluarga yang membawa pulang bisa diproses hukum.

"Itu pidana dan akan kita proses," kata Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan, Kombes Ibrahim Tompo saat dikonfirmasi wartawan, Senin (8/6).

Baca Juga:

Polda Jateng Tangkap Ketua RT di Semarang yang Tolak Pemakaman Perawat Terpapar COVID-19

Masyarakat diminta paham prosedur yang ditetapkan dalam proses pemakaman jenazah COVID-19 guna menghindari penyebaran.

Apabila dimakamkan secara umum, dampaknya akan dirasakan masyarakat luas. Diharap kedepannya masyarakat memahami prosedur yang telah ditetapkan.

"Kita prihatin dengan hal tersebut, karena pemahaman masyarakat akan penyebaran covid ini bisa berdampak penyebaran ke masyarakat yang lain dan seharusnya juga dipahami bahwa prosedur itu untuk melindungi masyarakat yang lebih luas," katanya.

Penolakan Pemakaman COVID-19
personel TNI menjaga proses pemakaman jenazah yang positif virus Corona. Di beberapa tempat sempat terjadi penolakan pemakaman jenazah yang positif Corona sampai akhirnya aksi itu dikategorikan sebagai melawan hukum. (Antaranews)

Sebelumnya diberitakan, setelah terjadi sebelumnya, kini upaya pemulangan paksa jenazah pasien PDP corona terjadi lagi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Kali ini, warga memaksa mengambil jenazah keluarga mereka dari Rumah Sakit Stella Maris, Kota Makassar.

Baca Juga

Mantan Anggota DPR Kritik Perppu Jokowi Soal COVID-19

Jenazah dipaksa untuk diambil pada Minggu malam, 7 Juni 2020. Ada ratusan orang yang memaksa menjemput jenazah pasien PDP corona yang merupakan seorang wanita bersusia 53 tahun. Kejadian ini memaksa petugas dari Polsek Ujung Pandang untuk melakukan pengamanan. Karena jumlah massa yang hadir cukup banyak. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Nyaris 100 Perkara Pilkada Diteruskan ke Polisi
Indonesia
Nyaris 100 Perkara Pilkada Diteruskan ke Polisi

Polri sudah menaikkan 99 perkara tersebut ke tahap penyidikan sebanyak 31 perkara.

Pasien Tes Corona Membeludak, RS Unair Kewalahan
Indonesia
Pasien Tes Corona Membeludak, RS Unair Kewalahan

Antrean sempat terlihat sekitar pukul 08.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB

Jokowi Janji Vaksinasi Pekerja Publik Seluruh Wilayah Indonesia Setelah Jakarta
Indonesia
Jokowi Janji Vaksinasi Pekerja Publik Seluruh Wilayah Indonesia Setelah Jakarta

Presiden Jokowi meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi COVID-19 para pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Rabu (17/2) pagi.

Eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan Dituntut 8 Tahun Penjara
Indonesia
Eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan Dituntut 8 Tahun Penjara

Jaksa juga meyakini Wahyu menerima uang sebesar Rp 500 juta

Muncul Klaster Kantor, Anies Diminta Gandeng Pemerintah Pusat Kumpulkan Pengelola Gedung
Indonesia
Muncul Klaster Kantor, Anies Diminta Gandeng Pemerintah Pusat Kumpulkan Pengelola Gedung

Aturan protokol kesehatan di perkantoran sudah cukup bagus

Es Sebesar Telur Puyuh Hujani Yogyakarta, Warung Siomai Pakualam Rusak
Indonesia
Es Sebesar Telur Puyuh Hujani Yogyakarta, Warung Siomai Pakualam Rusak

Akibat hujan es, belasan pohon tumbang di daerah Pakualaman

Pemerintah Diminta Tegas soal RUU HIP, Setuju atau Tidak?
Indonesia
Pemerintah Diminta Tegas soal RUU HIP, Setuju atau Tidak?

Namun, persoalan ini sudah membuat masyarakat gaduh. Apalagi draf RUU HIP sudah tersebar luas.

DPR Sebut Pembahasan RUU HIP Ada di Tangan Jokowi
Indonesia
DPR Sebut Pembahasan RUU HIP Ada di Tangan Jokowi

"Kita masih belum pada tahap untuk mengesahkan atau tidak mengesahkan,” paparnya

Catat, Indonesia Perpanjang Status Darurat Virus Corona Sampai Lewat Lebaran!
Indonesia
Catat, Indonesia Perpanjang Status Darurat Virus Corona Sampai Lewat Lebaran!

"Iya, benar," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo

Langgar PPKM Mikro, 4 Lokasi Usaha di Solo Ditutup Paksa
Indonesia
Langgar PPKM Mikro, 4 Lokasi Usaha di Solo Ditutup Paksa

Satpol PP Solo, Jawa Tengah, telah menutup empat lokasi usaha dan memberikan surat peringatan kedua (SP2) kepada puluhan pemilik tempat usaha di Solo.