Polisi Segera Proses Hukum Pihak yang Ancam Eks Wamenlu Dino Patti Djalal Dino Patti Djalal bersama ibunya saat bertemu dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A Djalil untuk menyampaikan masalah sindikat tanah. Foto: Twitter/

Merahputih.com - Lama tak terdengar kabarnya, Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal kembali tampil ke publik. Kali ini, ia mengaku mendapatkan ancaman dari salah satu tersangka mafia tanah berinisi M alias T.

Ancaman tersebut diterimanya agar ia berhenti mendalami kasus mafia tanah dengan korban sang ibu.

Baca Juga

Delapan Sindikat Mafia Tanah Ditangkap, Tega Menipu Nenek hingga Rugi Miliaran

Polda Metro Jaya pun akan memberikan perlindungan dan pengamanan terhadap Dino Patti Djalal usai menerima ancaman.

"Ada rekaman dari saudara Topan yang memberikan instruksi ke seseorang yang bersifat ancaman dan bisa mengancam jiwa pak Dino," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan kepada wartawan, Selasa (4/1).

Bahkan, Polisi tak segan akan memproses hukum siapapun yang memberikan ancaman itu. "Kami juga akan memproses siapapun yang memberikan ancaman itu," sambungnya.

Dino Patti Djalal saat diwawancarai awak media massa (ANTARA (Muhammad Zulfikar)
Dino Patti Djalal saat diwawancarai awak media massa (ANTARA (Muhammad Zulfikar)

Sementara, Dino mengatakan pihak yang mengancamnya sudah gelap mata.

"Karena asumsinya dia itu yang membela ibu saya di keluarga saya ini kan hanya saya. Mungkin asumsinya kalau saya dilenyapkan, kasusnya aman," kata Dino saat dihubungi wartawan, Senin (3/1).

Ia bahkan telah bertemu dengan Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran untuk melaporkan ancaman dari M.

Baca Juga

Aksi Dugaan Mafia Tanah Resahkan Warga Pemilik Hak Tanah di Kawasan Pulau Komodo

"Dirkrimum juga sudah mengetahui ancaman ini. Jadi saya memberikan data dan rekaman terkait ancaman itu ke polisi," jelas Dino.

Sebagai informasi, dalam kasus mafia tanah dengan korban ibu Dino Patti Djalal, polisi telah menetapkan 15 orang tersangka, diantaranya AS, F, dan DR. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
BPPTKG Nilai Ada Kemungkinan Erupsi Gunung Merapi Seperti Semeru
Indonesia
BPPTKG Nilai Ada Kemungkinan Erupsi Gunung Merapi Seperti Semeru

Pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya

Kemenag Imbau Keluarga Tak Lakukan Penjemputan di Bandara maupun Asrama Haji
Indonesia
Kemenag Imbau Keluarga Tak Lakukan Penjemputan di Bandara maupun Asrama Haji

Kementerian Agama (Kemenag) menyatakan penjemputan jamaah haji oleh anggota keluarga hanya dilakukan di kota ataupun kabupaten masing-masing.

122.718 Pasien Positif COVID-19 di Wisma Atlet Sembuh
Indonesia
122.718 Pasien Positif COVID-19 di Wisma Atlet Sembuh

Terdapat empat tower yang menampung pasien rawat inap tersebut

Kotak Hitam Kedua China Eastern Terpendam 1,5 Meter di Bawah Tanah
Dunia
Kotak Hitam Kedua China Eastern Terpendam 1,5 Meter di Bawah Tanah

Pusat Tanggap Darurat Nasional China telah menemukan kotak hitam kedua dari pesawat China Eastern Airlines yang jatuh di perbukitan Daerah Otonomi Guangxi pada Minggu pagi (27/3).

Warga Yogyakarta Keluhkan Minyak Goreng Subsidi Sulit Dicari di Pasaran
Indonesia
Warga Yogyakarta Keluhkan Minyak Goreng Subsidi Sulit Dicari di Pasaran

Warga di sejumlah kabupaten dan Kota Yogyakarta mengeluh sulit menemukan minyak goreng bersubsidi seharga Rp 14 ribu per liter.

Besok PPN Naik Jadi 11 Persen, Ini Barang yang Harganya Berpotensi Naik
Indonesia
Besok PPN Naik Jadi 11 Persen, Ini Barang yang Harganya Berpotensi Naik

Masyarakat akan mengeluarkan lebih besar uang untuk belanja segala hal. Pasalnya, mulai Jumat 1 April 2022 besok, pemerintah menaikkan tarif Pajak Pertambahan Nilai atau PPN sebesar 11 persen.

Golkar Disebut-Sebut Tolak Penundaan Pemilu
Indonesia
Golkar Disebut-Sebut Tolak Penundaan Pemilu

Partai Golkar berubah sikap terkait wacana perpanjangan jabatan Presiden alias penundaan Pemilu 2024. Awalnya mendukung, kini dikabarkan menyatakan menolak.

Geledah Kantor Bupati Hulu Sungai Utara, KPK Amankan Uang Hingga Bukti Elektronik
Indonesia
Geledah Kantor Bupati Hulu Sungai Utara, KPK Amankan Uang Hingga Bukti Elektronik

Penyidik KPK mengamankan sejumlah uang hingga dokumen dan barang elektronik usai menggeledah Kantor Bupati Kabupaten Hulu Sungai Utara pada Selasa (21/9) kemarin.

Keluh Kesah Emak-emak Harga Pangan Melonjak, Begini Harapannya
Indonesia
Keluh Kesah Emak-emak Harga Pangan Melonjak, Begini Harapannya

Masyarakat mengeluhkan sejumlah bahan pokok yang mengalami kenaikan harga tinggi saat bulan suci Ramadan 1443 Hijriah/2022. Tak tanggung-tanggung kenaikannya ada yang capai 100 persen.

Kasus Asabri, Kejagung Periksa Dua Saksi dari Danareksa Sekuritas
Indonesia
Kasus Asabri, Kejagung Periksa Dua Saksi dari Danareksa Sekuritas

"Keduanya diperiksa sebagai saksi untuk nama tersangka RARL," Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Ketut Sumedana dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (6/4).