Polisi Segera Periksa Pegawai KPI yang Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Ilustrasi pelecehan seksual. - Istimewa

MerahPutih.com - Polres Metro Jakarta Pusat, berencana memeriksa para terlapor terkait kasus dugaan pelecehan dan kekerasan yang diduga dialami pegawai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), MSA. Pemeriksaan bakal berlangsung Senin (6/9).

Baca Juga

DPR Desak KPI Pecat Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual

"Rencananya Senin akan dilakukan pemanggilan. Nanti semua kita panggil dari pihak terlapor," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Wisnu Wardana di Jakarta, Jumat (3/9).

Menurut Wisnu, penyidik rencananya juga akan memanggil dan meminta keterangan saksi dan psikolog, hari ini. Hingga saat ini, penyidik baru memeriksa satu orang saksi.

"Panggil saksi-saksi yang lain untuk menguatkan, ada psikolog yang sudah dia konsultasi sebelumnya," ungkap lulusan AKPOL 2004 ini.

KPI
Komisi Penyiaran Indonesia (MP/Eddy Flo)

Wisnu menyampaikan, penyidik masih dalam rangka mengumpulkan bukti-bukti, memeriksa saksi, dan melakukan pendalaman.

"Kita masih pendalaman, mendalami petunjuk, keterangan saksi yang ada," kata mantan Kapolsek Ciledug ini.

Kasus pelecehan seksual dan perundungan pada MS ramai setelah viral di aplikasi WhatsApp.

Polres Metro Jakarta Pusat memang tengah melakukan pendalaman dari kasus tersebut untuk menemui titik terang.

MSA telah membuat laporan terkait kasus dugaan pelecehan, perbuatan tidak senonoh, perundungan, dan kekerasan, di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Rabu (1/9). Terlapornya ada lima oknum pegawai KPI berinisial RN, MP, RT, EO, dan CL. (Knu)

Baca Juga

Polisi Duga Pelecehan Seksual dan Perundungan Pegawai KPI Pusat Terjadi Oktober 2015

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tiga Orang Tewas Ditikam di Nice Prancis
Indonesia
Tiga Orang Tewas Ditikam di Nice Prancis

Presiden Prancis, Emannuel Macron mengatakan, aksi itu merupakan serangan teroris Islam

Lebihi Daya Tampung, Hari Ketiga PPDB DKI 2021 Capai 238 Ribu Pendaftar
Indonesia
Lebihi Daya Tampung, Hari Ketiga PPDB DKI 2021 Capai 238 Ribu Pendaftar

Pemprov DKI Jakarta menyampaikan, proses pendaftaran hari ketiga PPDB tahun ajaran 2021/2021 sudah mencapai ratusan ribu akun.

[HOAKS atau FAKTA]: PP Muhammadiyah Tolak Vaksinasi Penduduk KTP Non-Islam
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: PP Muhammadiyah Tolak Vaksinasi Penduduk KTP Non-Islam

Beredar di media sosial unggahan yang menyebut organisasi masyarakat Muhammadiyah menolak memberikan pelayanan vaksinasi kepada pemilik kartu tanda penduduk (KTP) yang beragama non-Islam.

Pakai Mafela Palestina Saat Sidang, Rizieq Shihab Ditegur Hakim
Indonesia
Pakai Mafela Palestina Saat Sidang, Rizieq Shihab Ditegur Hakim

Setelah melepas mafela, Rizieq kembali duduk di kursi pesakitan

Warga 15 Desa di Kabupaten Cirebon Serentak Ikuti Literasi Digital
Indonesia
Warga 15 Desa di Kabupaten Cirebon Serentak Ikuti Literasi Digital

Ratusan warga di 15 desa di Kabupaten Cirebon, secara serentak dilatih literasi digital oleh 45 pandu digital yang dibentuk oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Wali Kota Bekasi bakal Diperiksa Dalam Kasus Dugaan Sengketa Tanah
Indonesia
Wali Kota Bekasi bakal Diperiksa Dalam Kasus Dugaan Sengketa Tanah

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi bakal diperiksa Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya terkait kasus sengketa tanah.

Polisi Klaim Tak Loloskan Pemudik di Kedungwaringin, Hanya Mengurai Kemacetan
Indonesia
Polisi Klaim Tak Loloskan Pemudik di Kedungwaringin, Hanya Mengurai Kemacetan

Operasi Ketupat Jaya 2021 dimulai pada 6 Mei 2021 pukul 00.00 WIB

Penyuntik Vaksin Kosong di Pluit Mengaku Ikhlas Jadi Vaksinator
Indonesia
Penyuntik Vaksin Kosong di Pluit Mengaku Ikhlas Jadi Vaksinator

Yusri memastikan polisi akan memeriksa sejumlah saksi, termasuk saksi ahli

Ayah Pramugara Sriwijaya Air Berharap Anaknya Mati Syahid
Indonesia
Ayah Pramugara Sriwijaya Air Berharap Anaknya Mati Syahid

Sementara, Kedatangannya untuk mengkonfirmasi kepada tim DVI Polri

Polisi Tangkap Admin Facebook Grup STM se-Jakarta Hasut Berbuat Anarkis saat Demo UU Ciptaker
Indonesia
Polisi Tangkap Admin Facebook Grup STM se-Jakarta Hasut Berbuat Anarkis saat Demo UU Ciptaker

Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menangkapi sejumlah admin facebook grup STM se-Jakarta.