Polisi Segera Gelar Perkara Kasus Video Syur Mirip Artis Ilustrasi. (Foto: MerahPutih/Alfi Rahmadhani)

Merahputih.com - Penyidik Polda Metro Jaya dalam waktu dekat bakal melakukan gelar perkara untuk menentukan apakah kasus video asusila mirip artis JI dan GA bisa naik ke tahap penyidikan atau tidak.

"Mudah-mudahan hari ini bisa naik sidik. Setelah itu baru bisa kita pelan bisa mengetahui (terkait pemeran dalam video). Kita sudah profiling para pemilik akun (penyebar) itu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Yusri Yunus kepada wartawan di Jakarta, Kamis (12/11).

Baca Juga:

Tito Bakal Pidanakan Praja IPDN Pelaku Kekerasan

Polisi pun masih berupaya mengungkap pemilik akun yang menyebarkan video syur mirip penyanyi GA.

Kendati sebagian akun penyebar itu sudah ditutup, pihaknya memastikan pemilik akun bakal tetap terungkap nantinya.

Yusri menjelaskan, terdapat lima akun yang dilaporkan oleh seorang berinisial FD. Tiga di antaranya sudah ditutup. Dua akun masih aktif. Kendati demikian, pihaknya sudah menyelidiki kelima akun tersebut.

"Mudah-mudahan secepatnya kami mengetahui siapa pemilik dua akun tersebut. Sedangkan tiga akun yang ditutup itu tidak hilang. Saya tegaskan, jejak digital tidak akan pernah hilang sampai kapanpun," kata Yusri.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. (ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat)
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. (ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat)

Yusri pun mengingatkan agar masyarakat menggunakan media sosial secara bijak. Jangan mengunggah konten yang bisa tersangkut kasus hukum karena jejak digital tak bisa dihapus.

"Mau HP-nya dibanting atau dirusak, jejak digital tidak pernah hilang. Ini pembelajaran bagi masyarakat," kata Yusri menegaskan.

Terkait penyelidikan kasus ini, lanjut dia, kini sudah memasuki tahap gelar perkara awal. Sebelumnya, pihaknya sudah periksa dua saksi yang diajukan pelapor. Terdapat pula satu saksi ahli yang dimintai pendapatnya.

Baca Juga:

Polri Prihatin Tiktok dan Youtuber Lebih Dikenal Anak Indonesia Dibanding Pahlawan

"Sekarang sudah lengkap, bisa diangkat dari penyelidikan ke penyidikan melalui mekanisme gelar perkara. Sore ini mudah-mudahan ada hasil gelar perkara," kata Yusri.

Yusri menambahkan, para penyebar video tersebut dapat dijerat Pasal 27 Ayat 1 Juncto Pasal 45 Undang-Undang (UU) Nomor 19 tahun 2016 tentang ITE. Sedangkan pengunggah awal juga bisa dikenakan Pasal 8 Juncto Pasal 34 UU Nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Indikasikan Edhy Prabowo Bayar Sewa Apartemen Putri Elok Pakai Duit Benur
Indonesia
KPK Indikasikan Edhy Prabowo Bayar Sewa Apartemen Putri Elok Pakai Duit Benur

Uang suap yang berasal dari eksportir benih lobster atau benur.

Serangan di Mabes Polri, DPR Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Intelijen
Indonesia
Serangan di Mabes Polri, DPR Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Intelijen

Maka, pesantren dari NU dan Muhammadiyah bisa dilibatkan sebagai jangkar deradikalisasi

LPSK: Korban Pelecehan Seksual Anak Buah Anies Lebih dari Satu Orang
Indonesia
LPSK: Korban Pelecehan Seksual Anak Buah Anies Lebih dari Satu Orang

LPSK membenarkan pemecatan Blessmiyanda dari Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI terkait dugaan kasus pelecehan seksual.

Yayasan Harapan Kita Hormati Keputusan Negara Ambil Alih TMII
Indonesia
Yayasan Harapan Kita Hormati Keputusan Negara Ambil Alih TMII

Pihaknya telah berkesempatan melayani kunjungan masyarakat serta pejabat negara

Hari Pertama Kerja, Kapolri Jenderal Listyo Datangi PBNU
Indonesia
Hari Pertama Kerja, Kapolri Jenderal Listyo Datangi PBNU

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersilaturahmi dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Ali Kalora Cs Belum Tertangkap, Masa Tugas Satgas Tinombala Diperpanjang
Indonesia
Ali Kalora Cs Belum Tertangkap, Masa Tugas Satgas Tinombala Diperpanjang

Tim Densus 88 Antiteror Polri sepanjang tahun 2020 sudah menangkap sebanyak 32 orang terduga teroris

9.734 Warga Disanksi Gegara Langgar Protokol Kesehatan Saat PSBB Jakarta
Indonesia
9.734 Warga Disanksi Gegara Langgar Protokol Kesehatan Saat PSBB Jakarta

"Total sanksi ini 9.734 orang. Dan nilai denda cukup besar yaitu Rp 88.665.000,- ," jelas Nana.

Komjen Listyo Diminta Waspadai Kelompok yang Ingin Mengancam Pancasila
Indonesia
Komjen Listyo Diminta Waspadai Kelompok yang Ingin Mengancam Pancasila

Tugas berat menanti calon tunggal Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo. Salah satunya adalah menjaga ideologi Pancasila.

18.304 Pelaku UMKM Solo Lolos Syarat Administrasi Bantuan Sosial Produktif Rp2,4 juta
Indonesia
18.304 Pelaku UMKM Solo Lolos Syarat Administrasi Bantuan Sosial Produktif Rp2,4 juta

Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah mengingat proses verifikasi masih terus berjalan.

Trump Diganti Biden, Iran Diminta Patuhi Kesepakatan Nuklir
Dunia
Trump Diganti Biden, Iran Diminta Patuhi Kesepakatan Nuklir

Trump hengkang dari kesepakatan itu pada 2018 dan menerapkan kembali sanksi AS pada Taheran.