Polisi Segera Beberkan Tersangka Baru Kasus Kebakaran Lapas Tangerang Foto udara kondisi Blok C2 usai kebakaran yang melanda Lapas Klas 1A Tangerang, Kota Tangerang, Banten, Rabu, (8/9/2021). Merahputih.com/ho/Bagus Baik.

MerahPutih.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya akan akan mengungkap hasil gelar perkara tahap 2 kasus kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten.

"Gelar perkara sudah hari ini. Mudah-mudahan besok bisa kita umumkan," kata Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat saat dikonfirmasi kepada wartawan, Senin (27/9).

Sebelumnya, tiga orang pegawai lapas telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten. Ketiganya masing-masing berinisial RU, S, dan Y.

Baca Juga:

Lakukan Gelar Perkara Kedua Kebakaran Lapas Tangerang, Polisi: Akan Ada Tersangka Baru

Berdasarkan hasil penyelidikan dan gelar perkara yang dilakukan Polda Metro Jaya, ketiga tersangka terbukti melanggar pasal 359 KUHP yang mengakibatkan seseorang meninggal dunia.

"Faktanya ada berapa orang yang meninggal artinya materil sudah ada, kemudian sebab meninggal karena apa," jelasnya.

Berdasarkan hasil visum dari keterangan ahli ada beberapa tanda, seperti ada jelaga di tenggorokan. Lalu ada kandungan CO2 dalam darah.

"Meninggalnya itu karena kebakaran karena terbakar," sambungnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya kembali memeriksa 6 saksi tambahan untuk mengungkap penyebab kebakaran Lapas Kelas I Tangerang.

Jenazah korban kebakaran Lapas Klas 1 A Tangerang akan dikirim ke RS Polri Kramat Jati. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)
Jenazah korban kebakaran Lapas Klas 1 A Tangerang akan dikirim ke RS Polri Kramat Jati. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) melakukan pemeriksaan terhadap saksi yang di antaranya Kepala Pengamanan Lembaga Permasyarakatan dan Kepala Sub Bagian Umum Lapas Kelas I Tangerang.

Kedua kepala bagian itu diperiksa sekaligus untuk dilakukan berita acara pemeriksaan tambahan.

"Hari ini ada 6 yang dilakukan pemeriksaan untuk BAP tambahan. Ada KPLP dan Kasubag umumnya, yang mana keduanya sudah pernah diperiksa tapi dipanggil lagi untuk tambahan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Kamis (23/9).

Sementara itu, saksi lainnya adalah dua orang teknisi listrik yang bertanggung jawab di Lapas Klas 1 Tangerang. Sisanya yakni tiga orang sebagai saksi ahli.

"Saudara BB diketahui sebagai teknisi listrik yang memasang listrik di sana (Blok C2 Lapas Kelas 1 Tangerang) dan tiga saksi ahli, jadi total yang dipanggil ada enam," lanjutnya.

Baca Juga:

Polisi Isyaratkan Bakal Ada Tersangka Baru Dalam Kasus Kebakaran Lapas Tangerang

Pemeriksaan ini dilakukan untuk mempercepat gelar perkara guna menentukan tersangka baru.

Polisi berharap hasil pemeriksaan hari ini bisa mengungkap peristiwa yang menewaskan 49 warga binaan tersebut.

"Rencana tindak lanjut ke depan, Jumat atau Sabtu kita akan gelar perkara lagi semoga ada tersangka yang baru biar bisa selesai cepat," tutup Yusri. (Knu)

Baca Juga:

Polisi Kembali Periksa Lima Tahanan Lapas Tangerang soal Kebakaran

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Harga Komoditas Tambang dan Karet Bikin Ekonomi Bertahan  di 3,5 Persen
Indonesia
Harga Komoditas Tambang dan Karet Bikin Ekonomi Bertahan di 3,5 Persen

Pertumbuhan ekonomi yang tumbuh positif 3,51 persen (yoy) pada Q3 2021, menunjukkan pemulihan ekonomi Indonesia tetap berlanjut dan terjadi resiliensi di tengah lonjakan kasus positif COVID-19 di Q3 tahun 2021.

Pemerintah Nyatakan Tidak Ada Lockdown, Kecuali Lingkungan RT/RW
Indonesia
Pemerintah Nyatakan Tidak Ada Lockdown, Kecuali Lingkungan RT/RW

Pemerintah karantina wilayah atau mikro lockdown hanya dapat dilakukan di tingkat RT atau RW yang berstatus zona merah.

Biar Ekonomi Bergerak, Kadin Dorong Pemulihan Kesehatan Warga
Indonesia
Biar Ekonomi Bergerak, Kadin Dorong Pemulihan Kesehatan Warga

Kadin juga berpartisipasi dengan membantu ketersediaan oksigen. Upaya tersebut, adalah untuk membantu memulihkan kesehatan, sehingga jika semuanya sudah, ekonomi secara otomatis akan bangkit.

228 Terduga Teroris Ditangkap Selama Tahun 2020
Indonesia
228 Terduga Teroris Ditangkap Selama Tahun 2020

Densus 88 Antiteror telah menangkap 228 terduga teroris selama tahun 2020.

Baru Beroperasi, Satu Tower Rusun Nagrak Langsung Penuh
Indonesia
Baru Beroperasi, Satu Tower Rusun Nagrak Langsung Penuh

"Pemprov DKI Jakarta membuka kesempatan berkolaborasi bagi pihak-pihak yang ingin membantu untuk beberapa kebutuhan logistik dasar untuk kamar isolasi dan sarana poliklinik," tulis @dkijakarta dalam unggahannya yang dilihat, Jumat (25/6).

Campur Tangan Kemenpan RB Bikin Polri Temukan Posisi Pas Buat Novel Baswedan Cs
Indonesia
Campur Tangan Kemenpan RB Bikin Polri Temukan Posisi Pas Buat Novel Baswedan Cs

Rusdi memastikan tidak ada kendala dalam perekrutan Novel Baswedan dan kawan-kawan

Pesan Puan ke Pemda: Ekonomi Penting Tapi Kesehatan Warga yang Utama
Indonesia
Pesan Puan ke Pemda: Ekonomi Penting Tapi Kesehatan Warga yang Utama

Mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) periode 2014-2019 ini menegaskan kesehatan dan keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama.

Polisi Panggil Kalapas Tangerang untuk Diperiksa Sebagai Saksi
Indonesia
Polisi Panggil Kalapas Tangerang untuk Diperiksa Sebagai Saksi

Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya juga telah mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP)

Dewas KPK Pecat Penyidik Robin
Indonesia
Dewas KPK Pecat Penyidik Robin

Dewas KPK menjatuhkan sanksi etik pemberhentian secara tidak hormat terhadap penyidik KPK Ajun Komisaris Polisi (AKP) Stepanus Robin Pattuju.

Tim DVI Polri Janji Ungkap Semua Jenazah Napi Lapas Tangerang
Indonesia
Tim DVI Polri Janji Ungkap Semua Jenazah Napi Lapas Tangerang

Proses identifikasi korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten masih terus dilakukan tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri.