Polisi Sebut Demo Ricuh Akibat Salah Paham Antara Pegawai KPK dengan Massa Aksi Kerusuhan depan Gedung KPK Jakarta (MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.Com - Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Bastoni Purnama mengatakan demo yang berjung ricuh di depan Gedung KPK akibat kesalahpahaman antara kelompok yang berunjuk rasa dengan pegawai KPK.

Diketahui, aksi berujung ricuh saat massa aksi mencoba masuk ke Gedung KPK untuk mencopot kain hitam yang menutupi logo KPK.

Baca Juga:

Kontras Kritik Proses Hukum Terhadap Pelaku Kerusuhan Papua

Logo kain hitam sebagai aksi simbolik jika revisi Undang-Undang KPK disetujui dan pimpinan KPK ke depan diisi orang-orang bermasalah yang telah dipasang sejak Minggu (8/9).

Rusuh depan KPK  Wadah Pegawai KPK minta polisi bertindak tegas
Massa membakar pot bunga dan bersitegang dengan Wadah Pegawai KPK (MP/Ponco Sulaksono)

"Jadi, rekan-rekan sekalian ada sedikit kesalahpahaman antara kelompok yang melakukan unjuk rasa terkait keputusan pansel capim KPK dengan pegawai atau wadah dari KPK," kata Bastoni di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (13/9).

Menurut Bastoni ada tiga aliansi yang berunjuk rasa dengan estimasi massa sekitar 300 orang. "Tiga aliansi tersebut yang mendukung keputusan pansel capim KPK," ujarnya.

Baca Juga:

Pesan Tokoh NU pada Pimpinan KPK yang Baru

Saat dikonfirmasi terkait adanya pengrusakan terhadap gedung KPK maupun karangan bunga, ia mengaku akan mendalaminya dengan mengumpulkan bukti-bukti.

"Nanti akan kita lihat, baik dokumentasi atau foto video pelakunya akan kita identifikasi kemudian bukti-bukti lainnya akan kita kumpulkan kalau ada barang yang rusak atau dibakar nanti kita akan kumpulkan buktinya," tutup Bastoni.(Pon)

Baca Juga:

Polisi Ancam Kerahkan Interpol Buru Veronica Koman

Kredit : ponco


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH