berita-singlepost-banner-1
Polisi Sebut Aeon Mall Diserang 400 Orang karena Persoalan Banjir Konferensi pers terkait penyerangan Aeon Mall, Jakarta Garden City (JGC), Cakung Timur, Jakarta Timur pada Selasa (25/2) lalu. (Foto: MP/Kanugrahan)
berita-singlepost-banner-2
berita-singlepost-mobile-banner-7

MerahPutih.com - Polisi menetapkan delapan tersangka penyerangan Aeon Mall, Jakarta Garden City (JGC), Cakung Timur, Jakarta Timur pada Selasa (25/2) kemarin.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi mengatakan, Aeon Mall diserang sekitar 300-400 orang yang merupakan warga Kelurahan Cakung Timur. Awalnya warga mendatangi mal tersebut untuk berdemonstrasi.

Baca Juga:

Pemprov DKI Sebut AEON Mall Cakung Belum Penuhi Kewajiban Buat Waduk

"Diawali dengan mendorong dan merusak pagar, kemudian melempari mal dengan batu, kayu dan sebagainya," kata Suyudi di Mapolres Metro Jakarta Timur, Rabu (26/2).

Suyudi mengatakan, massa berdemonstrasi di area mal dan melakukan perusakan sehingga membuat sejumlah fasilitas rusak.

"Ada yang memecahkan dinding-dinding, kaca-kaca," ujar Suyudi yang merupakan ayah tujuh orang anak ini.

Konferensi pers terkait penyerangan Aeon Mall, Jakarta Garden City (JGC), Cakung Timur, Jakarta Timur pada Selasa (25/2) lalu. (Foto: MP/Kanugrahan)
Konferensi pers terkait penyerangan Aeon Mall, Jakarta Garden City (JGC), Cakung Timur, Jakarta Timur pada Selasa (25/2) lalu. (Foto: MP/Kanugrahan)

Alasan warga melakukan perusakan karena geram dengan dugaan pengelolaan Waduk JGC yang tidak baik sehingga menimbulkan banjir di wilayah permukiman warga sekitar.

"Ada beberapa kampung di sekitar JGC. Pertama Kampung Rorotan, Kampung Kayu Tinggi dan Kampung Tambun Rengas. Diduga tiga kampung itu. Nah emang ada latar belakang yang tadi saya sampaikan. Tapi apapun alasanya, tidak bisa melakukan kekerasan," ujar Suyudi.

Suyudi mengungkapkan, para pelaku yang melakukan perusakan berasal dari tiga kampung di sekitar JGC yakni Kampung Rorotan, Kampung Kayu Tinggi, dan Kampung Tambunrengas.

Baca Juga:

Polisi Tangkap 24 Orang Terkait Kerusuhan di AEON Mall Cakung

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Arie Ardian menjelaskan, peristiwa perusakan itu terjadi saat warga memprotes manajemen JGC terkait dugaan banjir rumah mereka disebabkan dari waduk di JGC.

“Mereka menganggap, pengelola tidak optimal sehingga ketika air di dalam Waduk JGC meluap,” kata Arie.

Arie mengatakan, saat berdialog, ada warga yang mendatangi Aaeon Mall dan langsung merusak berbagai fasilitas di lokasi.

Pihaknya juga mengamankan berbagai jenis batu berbagai ukuran yang digunakan untuk melempar ke arah pusat belanja yang baru beroperasi akhir tahun lalu itu.

“Sehingga polisi mengambil tindakan tegas seperti yang tadi disampaikan Dirkrimum Polda Metro Jaya. Kita sudah mengamankan 23 orang dan yang ditetapkan sebagai tersangka sebanyak 8 orang,” pungkasnya. (Knu)

Baca Juga:

Polisi Tangkap Seorang Pelaku Penyerangan AEON Mall Jakarta Timur


berita-singlepost-mobile-banner-3

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH


berita-singlepost-banner-4
berita-singlepost-banner-5
berita-singlepost-banner-6