Polisi Ringkus Otak Pencurian Pecah Kaca Mobil Lintas Kabupaten di Jateng Kapolresta Surakarta Kombes Ade Safri Simanjuntak menunjukkan barang bukti berupa kasus pencurian pecah kaca mobil, Kamis (19/8). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Polresta Surakarta, Jawa Tengah menangkap satu orang otak pelaku pencurian dengan pemberatan dengan modus pecah kaca mobil pada 11 Agustus 2021.

Petugas terpaksa melumpuhkan kedua kaki pelaku lantaran melawan petugas saat hendak ditangkap.

Kapolresta Surakarta Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan, sindikat pelaku pencurian dengan modus pecah kaca mobil terlibat beberapa kasus sama di wilayah Jawa Tengah. Pelaku atas nama Hamzah Pasuri warga Lampung, Sumatera.

Baca Juga:

Diminta Bayar Tes PCR Lebihi Harga Ketentuan Pemerintah, Warga Diminta Lapor Polisi

"Kami menangkap pelaku di rumah kontrakannya di Yogyakarta. Pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan dua tembakan karena melawan petugas," kata Ade dalam konferensi pers di Mapolresta Surakarta, Kamis (19/8).

Ia mengatakan, tersangka melakukan aksinya bersama dua rekan lainnya. Dua orang rekannya ini dibawa ke Polda Jawa Tengah karena terlibat kasus serupa di sejumlah daerah Jateng.

"Pelaku melakukan aksi kejahatannya pada 2 Agustus 2021 lalu, sekitar pukul 16.30 WIB di depan Toko Elektronik Megastore, Karangasem, Solo," katanya.

Polresta Surakarta, Jawa Tengah menangkap satu orang otak pelaku pencurian dengan pemberatan dengan modus pecah kaca mobil pada 11 Agustus 2021. (Foto: MP/Ismail)
Polresta Surakarta, Jawa Tengah menangkap satu orang otak pelaku pencurian dengan pemberatan dengan modus pecah kaca mobil pada 11 Agustus 2021. (Foto: MP/Ismail)

Dalam aksi bersama rekan-rekannya, kata dia, Hamzah bertindak sebagai otak sekaligus surveyor. Kasus bermula saat korban melakukan transaksi di bank kawasan Serengan, Solo untuk mengambil uang Rp 10 juta.

"Saat transaksi di dalam bank itulah, pelaku mengamati gerak-gerik korban. Kemudian selesai bertransaksi, pelaku mengikuti mobil korban dengan melakukan koordinasi dengan rekannya," papar dia.

Ade mengatakan, pelaku ini memberitahukan dua rekannya yang lain untuk eksekusi pencurian dengan memecah kaca mobil korban. Korban mendapati kaca mobilnya sudah pecah dan kehilangan sejumlah uang. Korban kemudian melapor pada polisi.

"Pelaku (Hamzah) merupakan seorang residivis dengan kasus yang sama di Purbalingga tahun 2013 lalu," papar dia.

Baca Juga:

Stiker di Rumah Warga yang Belum Vaksin Dipersoalkan, Polisi: Kok Baru Ribut Sekarang

Ia mengatakan, komplotan ini beraksi di sejumlah tempat di antaranya Kabupaten Temanggung, Cilacap, Kendal, Purworejo dan Solo. Khusus di Solo baru kali pertama dilakukan.

"Kerugian pelaku dalam kasus ini senilai Rp 10 juta. Barang bukti di antaranya sejumlah uang, sepeda motor dan pakaian yang dipakai pelaku saat melakukan aksinya, serta handphone," kata dia

Ia menambahkan, atas dasar itu pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

Polresta menghimbau pada masyarakat yang mengambil uang banyak di bank bisa meminta pengamanan. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Polisi Akui Larang Pengibaran Bendera Merah Putih di PIK

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sikapi Konflik Ukraina-Rusia, DK PBB Akan Pungut Suara untuk Sidang Khusus Darurat
Dunia
Sikapi Konflik Ukraina-Rusia, DK PBB Akan Pungut Suara untuk Sidang Khusus Darurat

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Minggu (27/2) akan melakukan pemungutan suara untuk memutuskan perlu menggelar sidang khusus darurat terkait invasi Rusia ke Ukraina.

Pasien Positif COVID-19 Jumat (24/12) Bertambah 204 Orang
Indonesia
Pasien Positif COVID-19 Jumat (24/12) Bertambah 204 Orang

Sementara jumlah yang meninggal kembali bertambah 5 orang

Bupati Langkat Nonaktif Jadi Tersangka Kasus Kerangkeng Manusia
Indonesia
Bupati Langkat Nonaktif Jadi Tersangka Kasus Kerangkeng Manusia

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara menetapkan Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Peranging-angin (TRP) sebagai tersangka.

Tidak Punya TPA di 2024, Kota Bandung Bakal Buang Sampah di Lahan Milik TNI
Indonesia
Tidak Punya TPA di 2024, Kota Bandung Bakal Buang Sampah di Lahan Milik TNI

Masa operasional Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sarimukti akan berakhir pada 2024 mendatang.

Rampas Handphone Wartawan saat Meliput Ferdy Sambo, Oknum Polisi Diturunkan Jabatan
Indonesia
Rampas Handphone Wartawan saat Meliput Ferdy Sambo, Oknum Polisi Diturunkan Jabatan

Anggota polisi yang diproses hukum akibat kelalaian dalam penanganan perkara Irjen Ferdy Sambo kembali bertambah.

OJK Cabut Izin Usaha OVO Finance Indonesia
Indonesia
OJK Cabut Izin Usaha OVO Finance Indonesia

Alasan pencabutan izin usaha dilakukan sebagai tindak lanjut dari pembubaran karena keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Harga Telur Ayam Tembus Rp 65 Ribu
Indonesia
Harga Telur Ayam Tembus Rp 65 Ribu

Pedagang mengaku sebenarnya harga telur ayam di Kupang sempat tembus ke Rp 70.000 per rak. Namun turun lagi menjadi Rp 65.000.

Dua Jenderal Anak Buah Ferdy Sambo juga Dimutasi
Indonesia
Dua Jenderal Anak Buah Ferdy Sambo juga Dimutasi

Bukan hanya Irjen Ferdy Sambo saja yang dicopot dari kursi Kadiv Propam. Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga mengeluarkan surat telegram terkait mutasi jabatan lainnya di lingkungan kepolisian.

[HOAKS atau FAKTA]: Dampak COVID-19 Bikin Kesuburan Pria Menurun
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Dampak COVID-19 Bikin Kesuburan Pria Menurun

Tidak ada validasi Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang menyebutkan bahwa akan ada masalah pada organ reproduksi

Kebijakan Bantalan Sosial Jelang Kenaikan Harga BBM Dinilai Sudah Tepat
Indonesia
Kebijakan Bantalan Sosial Jelang Kenaikan Harga BBM Dinilai Sudah Tepat

Pemerintah telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) menyusul rencana kenaikan bahan bakar minyak (BBM).