Polisi Ringkus 6 Anggota Geng Motor Pelaku Penganiayaan 2 Remaja di Matraman Ilustrasi geng motor. (MP/Alfi Rahmadhani)

MerahPutih.com - Jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur meringkus enam anggota geng motor pelaku pembacokan yang menewaskan dua remaja bernama Lestianto (12) dan Yaris Riadi (17).

Kedua korban tewas seusai diserang sekelompok orang saat asyik nongkrong di Jalan Pramuka Barat, Kelurahan Utan Kayu Utara, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (18/8) dini hari.

Baca Juga

Hakim di PN Jakarta Pusat Positif COVID-19

Wakapolres Jakarta Timur, AKBP Stefanus Tamuntuan mengatakan, total ada 6 orang yang ditangkap. Kekinian, para pelaku tengah menajalani pemeriksaan secara intensif.

"Iya sudah diamankan oleh tim Satreskrim dan sekarang dalam pemeriksaan intensif," kata dia saat dikonfirmasi, Rabu (19/8).

Hanya saja, Stefanus belum merinci secara detail mengenai kronologi penangkapan tersebut. Selain itu, identitas para pelaku yang diringkus juga belum dibeberkan secara rinci.

Merujuk pada informasi di akun Instagram @warung_jurnalis, para pelaku ditangkap di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Rata-rata, mereka yang diamankan masih remaja.

"Para pelaku yang rata-rata remaja ditangkap di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur," tulis akun tersebut.

Menurut kesaksian Atarik Kaustsar sebelum pembacokan, kedua korban sedang nongkrong di Jalan Pramuka Barat. Dari arah Jalan Rawamangun datang sekelompok orang yang mengendarai 15 sepeda motor ke arah kawasan Pramuka.

Sesampai di flyover Tanjung Priok, para pengendara sepeda motor berhenti. Sejurus kemudian, mereka menyerang Atarik, Aditya, dan Yaris.

Perut sebelah kiri Aditya dibacok, punggungnya juga dibacok (dua luka), jari kaki kiri dan kanannya juga lecet-lecet. Sedangkan Yaris Riadi dibacok di bagian punggung dan kepala, dengkul bagian kiri juga lecet-lecet akibat penyerangan.

Setelah melakukan penyerangan, para pelaku kabur ke Tanjung Priok. "Meninggalkan korban di TKP," kata Stefanus, kemarin.

Kasus kekerasan itu kemudian dilaporkan ke polisi oleh anggota Babinsa Serda Arief pada pukul 06.00 WIB. Sementara para korban dilarikan ke RSUD Matraman, Jakarta Timur.

Baca Juga

PSI Nilai KAMI Kebelet Rebut Kekuasaan

"Info dari pihak RSUD Matraman bahwa kedua korban dibawa kawannya dengan naik sepeda motor sudah dalam keadaan meninggal dunia," ujar Stefanus.

Kasus tersebut sekarang sedang dalam penyelidikan anggota Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur. Sejauh ini, polisi belum menginformasikan apakah pelaku dan motifnya sudah ketahuan. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Sidik Dugaan Korupsi Pembangunan Gereja di Papua
Indonesia
KPK Sidik Dugaan Korupsi Pembangunan Gereja di Papua

Tim penyidik saat ini tengah melakukan pengumpulan bukti-bukti terkait dugaan tindak pidana korupsi tersebut.

Motif Sejoli Pelaku Mutilasi Rinaldi, Kelaparan hingga Dipecat Akibat COVID-19
Indonesia
Motif Sejoli Pelaku Mutilasi Rinaldi, Kelaparan hingga Dipecat Akibat COVID-19

Keduanya mengklaim belum makan beberapa hari sebelum menghabisi korban

Pendekatan Gugus Tugas Riau Tangani Kasus COVID-19
Indonesia
Pendekatan Gugus Tugas Riau Tangani Kasus COVID-19

Ini merupakan strategi yang lebih intensif

Kapolri Ungkap Ada Surplus 288 Kombes dan 213 Pati di Polri
Indonesia
Kapolri Ungkap Ada Surplus 288 Kombes dan 213 Pati di Polri

Ada surplus 288 untuk jabatan Kombes dan 213 personel untuk jabatan Pati.

Apakah COVID-19 Benar-benar Ada?
Indonesia
Apakah COVID-19 Benar-benar Ada?

Dokter Reisa mengatakan bahwa virus yang pertama kali ditemukan pada Desember 2019 memiliki banyak jenis.

Pansus Banjir Beri Lima Rekomendasi Atasi Banjir ke Pemprov DKI
Indonesia
Pansus Banjir Beri Lima Rekomendasi Atasi Banjir ke Pemprov DKI

"Mau digunakan atau tidak, yang jelas kami sudah bekerja dengan serius agar DKI bebas banjir," terangnya

Asa Tau Samawa Jati Diri Rakyat Sumbawa
Tradisi
Asa Tau Samawa Jati Diri Rakyat Sumbawa

Dalam ekosistem pacuan, ada anak‚Äďanak tangguh yang sedari kecil disatukan jiwanya dengan kuda.

Ahli Bahasa Sakit, Sidang Jumhur Hidayat Kembali Ditunda
Indonesia
Ahli Bahasa Sakit, Sidang Jumhur Hidayat Kembali Ditunda

Jumhur Hidayat, yang ditangkap sejak tahun lalu, telah didakwa oleh jaksa dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong.

Ngaku Sakit, Hadi Pranoto Tak Datang Pemeriksaan Polisi
Indonesia
Ngaku Sakit, Hadi Pranoto Tak Datang Pemeriksaan Polisi

Dia harusnya diperiksa sebagai saksi terlapor atas laporan yang dibuat oleh Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid.

Vaksin Corona Diprioritaskan Kelompok Usia 18-59 Tahun dan tak Miliki Penyakit Bawaan
Indonesia
Vaksin Corona Diprioritaskan Kelompok Usia 18-59 Tahun dan tak Miliki Penyakit Bawaan

Menurut Yurianto, hal itu jadi syarat dari produsen vaksin yakni Sinovac, Sinofarm, dan Cansino.