Polisi Putar Balik 156 Ribu Kendaraan Selama Operasi Ketupat 2020 Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono memimpin upacara penutupan Operasi Ketupat 2020 di halaman kantor NTMC Polri, Jakarta, Senin (8/6/2020). (ANTARA/ Anita Permata Dewi)

MerahPutih.com - Korlantas Polri menutup Operasi Ketupat 2020 yang diselenggarakan selama masa mudik-balik Idul Fitri 1441 H. Larangan mudik pun sudah berakhir.

Selama Operasi Ketupat 2020, petugas kepolisian menjaring pengendara yang nekat mudik atau balik. Soalnya, pemerintah telah melarang masyarakat mudik Lebaran di tengah pandemi virus Corona.

Baca Juga

Anies Dinilai Blunder karena Ingin Berlakukan Ganjil Genap Sepeda Motor

Selama Operasi Ketupat 2020, sebanyak 156.774 kendaraan diputar balik pada arus mudik dan arus balik. Jumlah kendaraan yang diputar balik selama arus mudik sebanyak 78.455 kendaraan di 56 titik penyekatan arus mudik.

Sedangkan saat arus balik, petugas menghalau 78.319 kendaraan yang berniat kembali ke Jakarta. Untuk kecelakaan juga terjadi penurunan sekitar 31 persen dibandingkan dengan 45 hari di tahun lalu 2019 pada hari yang sama.

"Karena ini membandingkannya nggak ada operasi ketupat 45 hari, kita bandingkan tahun lalu pada bulan yang sama," kata Kakorlantas Polri Irjen Istiono.

Polisi lakukan penyekatan arus lalu lintas saat Operasi Ketupat Lodaya 2020. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)
Polisi lakukan penyekatan arus lalu lintas saat Operasi Ketupat Lodaya 2020. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Istiono mengungkap jumlah korban yang meninggal dunia juga menurun. Penurunan terjadi hingga 63 persen.

"Jumlah meninggal dunia juga turun sampai 63 persen," ucapnya.

Operasi ketupat tahun ini berjalan dengan kondusif. Dia menyebut total kendaraan yang diputarbalikkan sekitar 156.000 selama operasi ketupat berlangsung.

"Kemudian juga penyekatan yang kita lakukan sampai hari ini sekitar 156.000. Pada waktu mudik sekitar 78.000. Balik pun sampai hari ini 78.000 lebih kita lakukan," katanya.

Istiono mengimbau jajarannya dapat menyesuaikan diri dalam situasi 'new normal'.

Baca Juga

Hari Kerja Pertama Masa Transisi PSBB DKI Picu Antrean Mengular di Stasiun KRL

Dia meminta jajarannya terus menggunakan perlengkapan pencegahan protokol COVID-19 dalam bertugas.

"Kemudian pada situasi 'new normal' ini kita juga harus menyesuaikan diri baik pada tataran pelaksanaan di lapangan. Kita harus sudah menggunakan perlengkapan-perlengkapan pencegahan protokol COVID-19, misalnya harus pakai masker, harus pakai tameng pelindung wajah, kemudian harus sering cuci tangan, jaga jarak, dan seterusnya," ujarnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kecewa dengan Pemprov DKI, Orang Tua Siswa: PPDB Kejamnya Melebihi Corona
Indonesia
Kecewa dengan Pemprov DKI, Orang Tua Siswa: PPDB Kejamnya Melebihi Corona

Kekecewaan itu mereka sampaikan melalui karangan bunga yang terpajang di depan kantor Gubernur Anies Baswedan Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Senin (6/7).

Pilkada Berlanjut, Pemerintah dan DPR Hanya Mikir Kekuasaan
Indonesia
Pilkada Berlanjut, Pemerintah dan DPR Hanya Mikir Kekuasaan

"Kekuasaan disamakan dengan kepemimpinan dan kekuasaan tidak lagi mengindahkan aspek moral dalam kehidupan kita sebagai bangsa," tutur Allisa.

Picu Kerumunan Orang di Angkutan Umum, Alasan Polisi Belum Berlakukan Gage
Indonesia
Picu Kerumunan Orang di Angkutan Umum, Alasan Polisi Belum Berlakukan Gage

"Itu belum mampu untuk menampung shifting dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum jika dilakukan pembatasan lalu lintas dengan ganjil genap," ujar Nana

[HOAKS atau FAKTA]: Setelah COVID-19, Umat Islam Arab Banyak Yang Murtad
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Setelah COVID-19, Umat Islam Arab Banyak Yang Murtad

Pencarian juga dilakukan menggunakan kata kunci berbahasa Arab

 Fahri Hamzah Nilai Wajar Prabowo Jadi Menteri Terpopuler Versi survei
Indonesia
Fahri Hamzah Nilai Wajar Prabowo Jadi Menteri Terpopuler Versi survei

"Ya karena survei capres pun Prabowo nomor dua. Jadi wajar kalau survei menterinya nomor satu," kata Wakil Ketua Umum Partai Gelora itu

Jakarta PSBB, Depok Masih Terapkan Jam Malam Sampai Akhir September
Indonesia
Jakarta PSBB, Depok Masih Terapkan Jam Malam Sampai Akhir September

Pemerintah kota mengoptimalkan peran Kampung Siaga COVID-19 dalam mendata dan mengawasi pendatang.

Survei Alvara: 72,7 Persen Masyarakat Puas Kinerja Polri
Indonesia
Survei Alvara: 72,7 Persen Masyarakat Puas Kinerja Polri

Menurut Hasanuddin, Polri bisa ada di posisi kedua karena adanya program Promoter

KPK Tahan Dua Eks Legislator Sumut
Indonesia
KPK Tahan Dua Eks Legislator Sumut

Ahmad dan Mulyani bakal mendekam di rutan setidaknya selama 20 hari pertama terhitung sejak 28 Juli hingga 16 Agustus 2020

Sebelum Kongres, Demokrat Koordinasi dengan Anies Baswedan
Indonesia
Sebelum Kongres, Demokrat Koordinasi dengan Anies Baswedan

Ia juga dengan tegas membantah ada pembicaraan politik di balik koordinasi tersebut

Swedia Bisa Jadi Pasar Potensial Buat Sepeda Asal Indonesia
Indonesia
Swedia Bisa Jadi Pasar Potensial Buat Sepeda Asal Indonesia

Inovasi dan teknologi yang dimiliki Swedia digabung dengan kapasitas teknis Indonesia berpotensi untuk produksi peralatan olah raga dan sepeda.