Akhirnya, Polisi Pulangkan Aktivis Ravio Patra Karopenmas Polri Brigjen Argo Yuwono (Foto: antaranews)

Merahputih.com - Polri memulangkan aktivis Ravio Patra setelah ditangkap atas kasus dugaan ujaran kebencian

“Sudah dipulangkan,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono saat dihubungi wartawan, Jumat (24/4).

Baca Juga:

Hati-Hati, Ancaman Pidana Menanti Penyeleweng Dana Bansos

Argo belum membeberkan alasan pemulangan Ravio Patra. Ia hanya menyebut, status Ravio Patra masih sebagai saksi.

Ravio Patra ditangkap bersama warga negara asing (WNA) asal Belanda berinisial RS. Polda Metro Jaya melakukan penangkapan terhadap Ravio Patra setelah mendapatkan laporan bahwa ada pesan WhatsApp berisi akan melakukan aksi penjaraan.

"Polda Metro Jaya telah menerima laporan dari saksi inisial DR yang mendapatkan pesan melalui akun WhatsApp berisi akan melakukan aksi penjarahan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono saat virtual konferensi pers melalui akun Youtube, Kamis (23/4).

Brigjen Argo Yuwono jelaskan Ravio Patra mengajak untuk berbuat rusuh pada bulan April
Karo Penmas Div Humas Mabes Polri, Brigjen Argo Yuwono (Foto: antaranews)

Ia menerangkan laporan Polda Metro Jaya menyebutkan terdapat pesan hoaks memuat rencana melakukan aksi penjarahan yang menyebar melalui media sosial.

"Lalu, dari hasil penyelidikan kepolisian saat ini sudah menangkap RPS dan WNA dari Belanda yaitu RS," kata dia.

Baca Juga:

Saat Ditangkap, Aktivis Ravio Tengah Berada di Mobil Kedubes Belanda

Ia menjelaskan penangkapan terhadap Ravio dilakukan di Menteng, Jakarta Pusat. Kala itu, RPS sedang memasuki kendaraan berpelat diplomatik kedutaan Belanda. Setelah ditangkap, RPS dan RS menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

"Pengakuan dari RPS kalau akun WhatsApp nya telah diretas. Pengakuannya seperti itu. Saat ini PMJ mengirimkan hasil laporannya ke labfor. Kami mau lihat jejak digitalnya seperti apa. Apakah diretas atau tidak? Ditunggu ya," kata dia. (Knu)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Profesi Gembong Teroris di Aceh, dari Pengusaha Kafe sampai ASN
Indonesia
Profesi Gembong Teroris di Aceh, dari Pengusaha Kafe sampai ASN

Densus 88 Antiteror Mabes Polri telah mengamankan lima terduga teroris di sejumlah lokasi di wilayah Aceh, yakni di Kota Langsa, Banda Aceh dan di Aceh Besar.

Pimpinan DPRD DKI Minta Perusahaan Patuhi Instruksi Jokowi Pekerjakan Pegawainya di Rumah
Indonesia
Pimpinan DPRD DKI Minta Perusahaan Patuhi Instruksi Jokowi Pekerjakan Pegawainya di Rumah

Menurut Taufik, langkah itu merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk menangani pencegahan penularan penyebaran virus corona.

Resesi Mengancam, Pembahasan RUU Cipta Kerja Diklaim Jalan Terbaik
Indonesia
Resesi Mengancam, Pembahasan RUU Cipta Kerja Diklaim Jalan Terbaik

RUU Cipta Kerja harusnya bisa jadi payung hukum yang sangat kuat untuk peningkatan ekonomi dan lapangan kerja yang berkualitas.

Kampanye Daring, 40 Akun Medsos Milik Gibran-Teguh dan Bajo Telah Didaftarkan KPU
Indonesia
Kampanye Daring, 40 Akun Medsos Milik Gibran-Teguh dan Bajo Telah Didaftarkan KPU

Akun medsos yang telah didaftarkan KPU boleh dijadikan sebagai alat kampanye paslon selama tahapan masa kampanye berlangsung.

Vonis Anggota Anarcho  Provokator Rusuh Massal Corona Cuma 4 Bulan Bui
Indonesia
Vonis Anggota Anarcho Provokator Rusuh Massal Corona Cuma 4 Bulan Bui

3 dari 5 anggota geng Anarcho sudah menjalani sidang.

Enam Pengawal Rizieq Tewas, Kapolri Minta Anggota Pakai Rompi Anti Peluru
Indonesia
Enam Pengawal Rizieq Tewas, Kapolri Minta Anggota Pakai Rompi Anti Peluru

Arahan itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: STR/873/XII/PAM.3.3/2020

Dampak Solo KLB Corona, Kemenag Imbau Ibadah di Gereja dan Masjid Dipercepat
Indonesia
Dampak Solo KLB Corona, Kemenag Imbau Ibadah di Gereja dan Masjid Dipercepat

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menetapkan kejadian luar biasa (KLB) virus corona atau Covid-19.

Tol Cipali Siapkan Langkah Antisipasi Libur Natal dan Tahun Baru
Indonesia
Tol Cipali Siapkan Langkah Antisipasi Libur Natal dan Tahun Baru

Untuk arus kendaraan pada normalnya sebelum masa pandemi COVID-19 per hari bisa rerata mencapai 30 ribu yang melintasi Tol Cipali.

Cegah Resesi, Ekonomi Masyarakat Harus Dibuka Bertahap
Indonesia
Cegah Resesi, Ekonomi Masyarakat Harus Dibuka Bertahap

"Ketika mencoba meningkatkan permintaan, harus ada kemampuan pasar, kemampuan masyarakat, untuk benar-benar menyerap produk yang ada di pasar," kata Nurhaida.

DPR Ingatkan Pemerintah Jangan Salahkan Rakyat Wabah COVID-19 Makin Parah
Indonesia
DPR Ingatkan Pemerintah Jangan Salahkan Rakyat Wabah COVID-19 Makin Parah

Imbauan physical distancing maupun social distancing yang dilakukan jadi kontraproduktif.