Polisi Puji 'Work From Home' Luar Biasa Turunkan Macet Jakarta Warga beraktivitas di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (15/3). (ANTARA FOTO/ Aprillio Akbar/ama)

MerahPutih.com - Imbauan 'Work From Home' dinilai sangat berdampak pada kepadatan lalu lintas di Jakarta. Hasilnya, terjadi penurunan volume kendaraan sebesar 14-18 persen di jalur protokol khususnya di Jalan Jenderal Sudirman-Thamrin dari arah utara ke selatan maupun sebaliknya.

"Dilihat dari sisi lalu lintas memang turun luar biasa. Bahkan ada ruas jalan di pintu tol itu yang penurunannya sampai 20 persen," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo di Jakarta, Kamis (19/3).

Baca Juga:

Mobil Listrik Bebas Polusi Udara dan Suara Bahkan Kebal Ganjil Genap

Sambodo menyebutkan volume kendaraan yang melintasi Jalan Sudirman-Jalan MH Thamrin dari Ratu Plaza menuju Sarinah menurun sebesar 14 persen dari 57.536 unit pada Senin (9/3) menjadi 49.279 unit pada Senin (16/3).

Sedangkan dari Sarinah menuju Ratu Plaza menurun sebesar 18 persen dari 28.244 unit pada Selasa (10/3) menjadi 23.027 unit pada Selasa (17/3). "Seperti yang kita lihat arus lalu lintas saat ini cukup lenggang," tegas Sambodo.

Kendaraan bermotor terjebak kemacetan di Jalan KH. Abdullah Syafei, Jakarta, Senin (7/1/2019). - ANTARA/Dhemas Reviyanto
Ilustrasi: Kendaraan bermotor terjebak kemacetan di Jalan KH. Abdullah Syafei, Jakarta, Senin (7/1/2019). - ANTARA/Dhemas Reviyanto

Kebijakan lalu lintas melibatkan sejumlah instansi dan pihak terkait sehingga membutuhkan diskusi agar tepat sasaran melalui forum lalu lintas dalam mengambil keputusan

Sambodo mencontohkan kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang membatasi operasional dan rute transportasi massal khususnya TransJakarta pada Senin (16/3) guna menghindari pergerakan massa terkait antisipasi penyebaran COVID-19.

Baca Juga

Perluasan Ganjil Genap Cetak Rekor, 1 Juta Warga Beralih ke Transportasi Umum

Namun, kebijakan pembatasan transportasi publik pada hari pertama imbauan kerja di rumah itu berdampak terhadap masyarakat hingga terjadi antrean panjang pada beberapa Halte TransJakarta.

Hal itu, dapat teratasi dan pergerakan penumpangan busway kembali normal setelah ada diskusi dengan manajemen TransJakarta. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jumlah Kasus COVID-19 Tembus 180 Ribu, Lonjakan akibat Libur Panjang
Indonesia
Jumlah Kasus COVID-19 Tembus 180 Ribu, Lonjakan akibat Libur Panjang

Jumlah kasus virus Corona COVID-19 pada Rabu (2/9) bertambah 3.075 kasus.

Corona Bikin The Fed 'Tembakkan Peluru Kendali', SBY: Situasi Sudah Serius
Indonesia
Corona Bikin The Fed 'Tembakkan Peluru Kendali', SBY: Situasi Sudah Serius

Banyak pakar ekonomi, pemimpin dunia usaha, elemen pemerintah di banyak negara yang khawatir gejolak ini bisa membuat dunia jatuh

Jokowi Sebut Masjid Istiqlal Bakal Kembali Dibuka Bulan Depan
Indonesia
Jokowi Sebut Masjid Istiqlal Bakal Kembali Dibuka Bulan Depan

Presiden Jokowi mengecek perkembangan renovasi masjid tersebut yang sampai saat ini telah rampung lebih dari 90 persen

Penumpang KAI di Bawah 3 Tahun Wajib Pakai 'Face Shield'
Indonesia
Penumpang KAI di Bawah 3 Tahun Wajib Pakai 'Face Shield'

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta kembali mengoperasikan kereta api (KA) Jarak Jauh

Klaster Perkantoran Meningkat 10 Kali Lipat Sejak PSBB Transisi di Jakarta
Indonesia
Klaster Perkantoran Meningkat 10 Kali Lipat Sejak PSBB Transisi di Jakarta

Dewi kembali menegaskan bahwa protokol kesehatan tetap harus diterapkan dengan disiplin dimana saja.

Dinkes DKI Belum Dapat Info Rizieq Shihab Sudah Jalani Tes COVID-19
Indonesia
Dinkes DKI Belum Dapat Info Rizieq Shihab Sudah Jalani Tes COVID-19

"Saya belum dapat info," ucap Kepala Dinkes DKI, Widyastuti

Periksa Jaksa Pinangki, Bareskrim Minta Izin Kejagung
Indonesia
Periksa Jaksa Pinangki, Bareskrim Minta Izin Kejagung

Penyidik ingin mengklarifikasi dugaan aliran dana dari Djoko Tjandra ke Jaksa Pinangki

Anies Langsung Kirim Surat Rekomendasi Dua Nama Cawagub DKI ke DPRD
Indonesia
Anies Langsung Kirim Surat Rekomendasi Dua Nama Cawagub DKI ke DPRD

Anies terlebih dahulu mengirimkan surat usulan itu kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)