Polisi Perpanjang Penahanan Tersangka Penyebaran Konten Rasis Ambroncius Kampanye Stop Rasis. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri memperpanjang masa penahanan tersangka kasus penyebaran konten rasis Ambroncius Nababan selama 40 hari sejak hari ini hingga 24 Maret 2021.

"Penahanan diperpanjang karena (kasus) belum dilimpahkan (ke Kejaksaan)," kata Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Slamet Uliandi di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (16/2).

Baca Juga:

Penyidik Pegang Bukti Kuat Penjarakan Ambroncius Nababan

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan, penyidik sedang mempercepat pemberkasan agar berkas perkara bisa segera diserahkan ke Kejaksaan.

Ambroncius ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyebaran konten rasis terhadap mantan Anggota Komnas HAM Natalius Pigai, pada Selasa (26/1), kemudian ditahan di Rutan Bareskrim.

Ambroncius dijerat pasal berlapis yakni Pasal 45A ayat (2) jo Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2018 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Ambrosius Nababan. (foto: FB)
Ambrosius Nababan. (Foto: FB)

Selain itu, ia dijerat Pasal 16 jo Pasal 4 huruf b ayat (2) UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis. Lalu Pasal 156 KUHP dengan ancaman di atas lima tahun penjara.

Ambroncius Nababan mengunggah konten bernuansa rasis terhadap Natalius Pigai. Konten itu berupa foto kolase Natalius Pigai dan satwa yang diunggah oleh Ambroncius Nababan di akun Facebook-nya.

Unggahan Ambroncius itu untuk menyikapi pernyataan Natalius yang menyebut masyarakat berhak untuk menolak vaksin COVID-19. Postingan Ambroncius pun kemudian viral di media sosial dan dianggap sebagai tindakan rasisme. Ambroncius telah membantah bertindak rasis. (Knu)

Baca Juga:

Jadi Tersangka, Ambroncius Nababan Langsung Dijemput Polisi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anak Santoso MIT Tewas Setelah Bom di Badannya Meledak
Indonesia
33 Desa Terpencil di Kaltim Bakal Dapat Pasokan Listrik Sebelum 2022
Indonesia
33 Desa Terpencil di Kaltim Bakal Dapat Pasokan Listrik Sebelum 2022

Biaya pemasangan jaringan, menjadi berkali lipat dari biaya pemasangan di kampung yang sudah tersedia infrastrukturnya.

Temui Petinggi Mabes Polri, Mantan Pegawai KPK Apresiasi Tawaran Kapolri
Indonesia
Temui Petinggi Mabes Polri, Mantan Pegawai KPK Apresiasi Tawaran Kapolri

Dari sembilan orang tadi mengapresiasi apa yang menjadi harapan bapak Kapolri

BNN Bongkar Jaringan Dumai-Madura Pengedar Ratusan Kg Sabu dan Ekstasi
Indonesia
BNN Bongkar Jaringan Dumai-Madura Pengedar Ratusan Kg Sabu dan Ekstasi

Tim BNN kemudian menangkap M di tepi pantai Dusun Sampan, Aceh Timur

Setengah Tahun Diparkir, Bus Wisata di Solo Kembali Beroperasi
Indonesia
Setengah Tahun Diparkir, Bus Wisata di Solo Kembali Beroperasi

Screening bagi penumpang dengan menunjukkan bukti vaksin dengan PeduliLindungi belum diterapkan. Kebijakan itu dilakukan karena belum semua masyarakat divaksin.

KPK Tahan Pengusaha Rudi Hartono Iskandar Tersangka Korupsi Lahan DKI
Indonesia
KPK Tahan Pengusaha Rudi Hartono Iskandar Tersangka Korupsi Lahan DKI

Akan dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari

KPK: RUU Perampasan Aset Berikan Efek Jera bagi Koruptor
Indonesia
KPK: RUU Perampasan Aset Berikan Efek Jera bagi Koruptor

KPK menyambut baik langkah PPATK meminta Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly mendorong ditetapkannya RUU Perampasan Aset Tindak Pidana sebagai RUU prioritas.

DPR Dapat Apresiasi Gegara Masukkan RUU PKS ke Prolegnas Prioritas 2021
Indonesia
DPR Dapat Apresiasi Gegara Masukkan RUU PKS ke Prolegnas Prioritas 2021

Komnas Perempuan juga akan mensosialisasikan pemahaman tentang pentingnya RUU ini kepada masyarakat

Pemerintah Pusat Monitor Hitung Suara Pilkada Sumbawa
Indonesia
Pemerintah Pusat Monitor Hitung Suara Pilkada Sumbawa

Pilkada Sumbawa sejatinya diikuti lima pasangan calon

Biar Warga Mau Vaksin, Bupati Indramayu Bagikan Ayam Sebagai Hadiah
Indonesia
Biar Warga Mau Vaksin, Bupati Indramayu Bagikan Ayam Sebagai Hadiah

keikutsertaan seluruh masyarakat mengikuti vaksinasi massal sebagai upaya bersama dalam melakukan pencegahan guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19.